PENGALAMAN KOMUNIKASI PRIA HIDUNG BELANG (Studi Fenomenologi pada Pria Pengguna PSK di Kecamatan Arjasari)

Authors

  • Fadisya Alya Junita Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Bisnis, International Women University Author
  • Affan Neskisyah Ramadhan Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Bisnis, International Women University Author

Keywords:

fenomenologi Alfred Schutz, pengalaman komunikasi, pengguna jasa PSK, motif tindakan, komunikasi interpersonal

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengalaman komunikasi pria pengguna jasa pekerja seks komersial (PSK) di Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, dengan menggunakan perspektif fenomenologi Alfred Schutz. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keterbatasan kajian mengenai pengalaman pria sebagai pengguna jasa PSK, yang selama ini lebih banyak menempatkan perempuan sebagai subjek penelitian. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan terdiri atas dua pria dewasa awal berusia 20–30 tahun yang memiliki pengalaman menggunakan jasa PSK lebih dari satu kali dan dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif masa lalu (because motive) kedua informan berkaitan dengan kondisi emosional yang belum terselesaikan, meskipun sumber dan intensitas dorongannya berbeda. Motif tujuan (in-order-to motive) bersifat dinamis dan mengalami perubahan seiring pengalaman informan, sedangkan pemaknaan terhadap pengalaman tersebut terbentuk secara kontekstual dan reflektif. Kedua informan juga menunjukkan perbedaan dalam penerimaan diri dan konflik batin yang muncul. Penelitian ini menunjukkan bahwa fenomenologi Alfred Schutz dapat digunakan untuk memahami pengalaman dan tindakan sosial yang tersembunyi serta dipengaruhi konflik antara kebutuhan pribadi, nilai, dan norma sosial.

References

Barber, M. (2021). Alfred Schutz. Dalam E. N. Zalta (Ed.), The Stanford Encyclopedia of Philosophy (Rev. ed.). Stanford University. https://plato.stanford.edu/entries/schutz/

Berger, P. L., & Luckmann, T. (1990). Tafsir sosial atas kenyataan: Risalah tentang sosiologi pengetahuan (H. Basari, Terj.). LP3ES. (Karya asli diterbitkan 1966).

Burns, R. B. (1993). Konsep diri: Teori, pengukuran, perkembangan, dan perilaku. Arcan.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2011). The SAGE handbook of qualitative research (4th ed.). SAGE Publications.

Fitts, W. H. (1971). The self concept and self actualization. Western Psychological Services.

Hurlock, E. B. (1990). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan dalam rentang kehidupan. Erlangga.

Kuswarno, E. (2009). Fenomenologi: Metodologi penelitian komunikasi (Konsepsi, pedoman, dan contoh penelitiannya). Widya Padjadjaran.

Mead, G. H. (1934). Mind, self, and society from the standpoint of a social behaviorist. University of Chicago Press.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Schutz, A. (1967). The phenomenology of the social world (G. Walsh & F. Lehnert, Trans.). Northwestern University Press.

Smith, J. A., Flowers, P., & Larkin, M. (2009). Interpretative phenomenological analysis: Theory, method and research. SAGE Publications.

Bahunar, M. H. (2024). Intentionality in Edmund Husserl's phenomenology. Journal of Social Sciences – Kabul University, 7(1), 221–239. https://doi.org/10.62810/jss.v7i1.13

Cudjoe, E. (2023). Making sense of Husserlian phenomenological philosophy in empirical research. International Journal of Qualitative Methods, 22, 1–9. https://doi.org/10.1177/16094069231171099

Dethan, G. M., Manafe, Y. D., & Tuhana, V. E. (2026). Pengalaman komunikasi pekerja seks komersial dengan pelanggan (Studi fenomenologi pekerja seks komersial di Kampung Wisata Karaoke Alak, Kota Kupang). RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 5(1), 9783–9798. https://doi.org/10.31004/riggs.v5i1.7451

Dos Santos, L. M., & Lo, H. F. (2024). The relationship between social stigma and career decisions of individualized and freelance male sex workers. The Qualitative Report, 29(3), 747–765. https://nsuworks.nova.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=5985&context=tqr

Gros, A. E. (2017). Typifications and stock of knowledge in Alfred Schutz's social phenomenology: A theoretical-systematical review. Revista Mexicana de Ciencias Políticas y Sociales, 62(231), 23–45. https://www.scielo.org.mx/scielo.php?script=sci_abstract&pid=S0185-19182017000300023&lng=en&nrm=iso

Hasbiansyah, O. (2008). Pendekatan fenomenologi: Pengantar praktik penelitian dalam ilmu sosial dan komunikasi. Mediator: Jurnal Komunikasi, 9(1), 163–180. https://doi.org/10.29313/mediator.v9i1.1146

Hammond, N., & van Hooff, J. (2020). “This is me, this is what I am, I am a man”: The masculinities of men who pay for sex with women. The Journal of Sex Research, 57(5), 650–663. https://doi.org/10.1080/00224499.2019.1644485

Manggola, A., & Thadi, R. (2021). Fenomenologi Alfred Schutz: Studi tentang motif pemakaian peci hitam polos. JOPPAS: Journal of Public Policy and Administration Silampari, 3(1), 19–25. https://doi.org/10.31539/joppas.v3i1.3111

Downloads

Published

2026-09-11