STRATEGI KOMUNIKASI KUA MENTENG DALAM MENSOSIALISASIKAN NILAI KELUARGA ISLAMI MELALUI TEPUK SAKINAH KEPADA CALON PASANGAN SUAMI ISTRI

Authors

  • Nathania Amanda Amelia Putri Universitas Bhayangkara Surabaya Author
  • Ratna Setyarahajoe Universitas Bhayangkara Surabaya Author
  • Muhammad Fadeli Universitas Bhayangkara Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/eg7ce573

Keywords:

Strategi Komunikasi; KUA Menteng; Tepuk Sakinah; Keluarga Islami; Calon Pengantin

Abstract

Fenomena meningkatnya angka perceraian di Indonesia menunjukkan bahwa masih banyak pasangan yang memasuki kehidupan rumah tangga tanpa memiliki kesiapan yang memadai, baik dari aspek komunikasi, pemahaman nilai keluarga, maupun penyelesaian konflik. Kondisi tersebut mendorong Kantor Urusan Agama (KUA) Menteng mengembangkan Program Tepuk Sakinah sebagai media sosialisasi nilai-nilai keluarga Islami dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang diterapkan KUA Menteng dalam mensosialisasikan nilai keluarga Islami melalui Program Tepuk Sakinah kepada calon pasangan suami istri serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pihak KUA Menteng, penyuluh agama, serta calon pasangan suami istri yang mengikuti program bimbingan pranikah. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi KUA Menteng dilakukan melalui penyusunan pesan yang sederhana, komunikatif, dan mudah dipahami dengan memanfaatkan metode interaktif berupa Tepuk Sakinah. Strategi tersebut didukung oleh komunikasi persuasif, penggunaan media digital, keterlibatan aktif peserta, serta pendekatan edukatif yang sesuai dengan karakteristik generasi muda. Program ini mampu meningkatkan perhatian, partisipasi, dan pemahaman calon pasangan suami istri mengenai pentingnya membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan waktu pelaksanaan, perbedaan tingkat pemahaman peserta, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital sebagai sarana edukasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Program Tepuk Sakinah merupakan strategi komunikasi yang efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keluarga Islami kepada calon pasangan suami istri karena mampu mengombinasikan pendekatan edukatif, persuasif, dan partisipatif sesuai dengan karakteristik masyarakat modern.

References

Choirin, M., Dwijayanto, A., Yumna, L., & Muaz, Y. A. (2024). Nurturing Moderate Islam: Strategic Da’wah Communication in the Digital Era for Generation Z. Jurnal Ihya Ulum al-Din.

Estaswara, H. (2021). Komunikasi Strategis: Konsep dan Praktik. Jakarta: Gramedia.

Fadeli, M., Fitriawardhani, T., & Oktavianto, M. A. (2022). Proses penataan pesan digital content pada akun sosial media (Facebook & Instagram) Klinik Kecantikan Lalita Sidoarjo dalam menjangkau konsumen di usia 25–40 tahun. Jurnal Intelektual Administrasi Publik dan Ilmu Komunikasi, 10(1).

Febrianti, T. (2024). Strategi Komunikasi dalam Penyampaian Informasi Publik. Yogyakarta: Deepublish.

Hidayat, N. L. (2020). Strategi komunikasi dakwah penyuluh agama Islam dalam pembinaan keluarga sakinah. Indonesian Journal of Islamic Communication, 3(1).

Jasman, Dewita, Maiseptian, & Thaheransyah. (2024). Bimbingan pra nikah dalam membentuk keluarga sakinah di Kantor Urusan Agama Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok. Menara Pengabdian.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2020). Pengembangan Strategi Komunikasi Bimas Islam dalam Sosialisasi Program Bimwin. Jakarta: Direktorat Bimas Islam.

Luthfi, M. (2020). Strategi Komunikasi dalam Kegiatan Sosialisasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Maharani, D., et al. (2025). Integrasi nilai Islam dalam pemanfaatan teknologi digital pada generasi muda Muslim. Jurnal Pendidikan Islam dan Teknologi.

Mahfudz, L., Marita, E., & Fauzi, P. (2025). Analisis program pusat layanan keluarga sakinah dalam menjaga ketahanan keluarga. Jurnal Kajian Syariah dan Hukum.

Nasution, A., & Lubis, A. (2024). KUA’s efforts in maintaining harmonious families based on religious moderation values. Journal of Law, Policy and Humanities.

Najib, M. F. A., & Rohman, M. (2025). Optimization of educational da’wah on social media for Islamic religious education for Gen Z. Journal of Communication Studies.

Nurhadi, et al. (2023). Strategi moderasi beragama melalui komunikasi penyuluh agama. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam.

Nurrachmah. (2024). Komunikasi Persuasif dalam Interaksi Sosial. Surabaya: Airlangga University Press.

Petty, R. E., & Cacioppo, J. T. (1986). Communication and Persuasion: Central and Peripheral Routes to Attitude Change. New York: Springer-Verlag.

Putra, S. A. (2023). Peran Kantor Urusan Agama dalam penerapan hukum keluarga Islam di masyarakat. Prosiding Hukum Keluarga Islam.

Qur, A. (2021). Pendidikan komunikasi Islami dalam keluarga perspektif Al-Qur’an. Jurnal Pendidikan Islam.

Rakhmat, J. (2018). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Rintaningrum, R., Razak, F., & Farah, R. (2025). Public speaking strategy for Muslim lecturers to attract Generation Z in da’wah. Jurnal Dakwah STAI.

Setyarahajoe, R. (2022). Pola komunikasi edukasi penghijauan guna meningkatkan ketahanan pangan melalui media hidroponik. ABDIMAS45, 1(1), 58–67.

Setyarahajoe, R. (2013). Mapping conflict anarkhists between the election candidate support regional head district in Indonesia and prevention through communications political formula. Academic Research International, 4(5).

Soekanto, S. (1992). Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Widiantini, & Fahmudin. (2024). Program pendidikan keluarga sakinah dalam membangun ketahanan rumah tangga Islami. Jurnal Keluarga dan Dakwah Islam.

Yusuf, M. (2023). Strategi pembelajaran inovatif pendidikan agama Islam di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam.

Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor Penyebab Perceraian (Perkara). https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/YVdoU1IwVmlTM2h4YzFoV1psWkViRXhqTlZwRFVUMDkjMw%3D%3D/jumlah-perceraian-menurut-provinsi-dan-faktor-penyebab-perceraian--perkara---2024.html?year=2023

Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action: A Social Cognitive Theory. New Jersey: Prentice Hall.

Hovland, C. I., Janis, I. L., & Kelley, H. H. (1953). Communication and Persuasion. New Haven: Yale University Press.

Bandura, A. (2023). Social Cognitive Theory: An Agentic Perspective on Human Nature. Wiley & Sons.

Fahmi, M., Maryadi, & Muhklis. (2024). Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Dalam Membangun Keluarga Sakinah Bagi Catin Di Kua Kecamatan Rambutan Tebing Tinggi Lama. At-Tadzkir: Jurnal Penelitian Dan Ilmu Komunikasi , 1(2), 56-63.

Firmansyah, F., Tarmizi, T., & Parasetiani, A. (2022). Aktualisasi konsep sakinah mawaddah warahmah pada keluarga Muslim di Kota Metro. Syakhshiyyah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 2(1), 90–106.

Fu’ad, A., Supriatna, E., & Fahmi, I. (2025). Konsep Keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah dalam Tinjauan Psikologi. Mahkamah : Jurnal Riset Ilmu Hukum, 2(4), 169–181.

Jackob, N., & Hueß, C. (2016). Communication and persuasion von Carl I. Hovland, Irving L. Janis und Harold H. Kelley (1953). In M. Potthoff (Ed.), Schlüsselwerke der Medienwirkungsforschung (pp. 49–60).

Luthfi, M. (2020). Pengembangan strategi komunikasi Bimas Islam Kabupaten Ponorogo dalam sosialisasi BIMWIN. Jurnal Heritage, 8(1), 45–55.

Petty, R. E., & Cacioppo, J. T. (1986). The elaboration likelihood model of persuasion. In L. Berkowitz (Ed.), Advances in experimental social psychology (Vol. 19, pp. 123–205). Academic Press.

Saraswati Sidiq, Zikri Fachrul Nurhadi, & R. Ismira Febrina. (2024). Strategi Komunikasi Bimbingan Masyarakat Islam Dalam Konseling Pranikah Sebagai Terapi Bagi Calon Pengantin. Alhadharah: Jurnal Ilmu Dakwah, 23(1), 1–22.

Sofiatul Khusnah. (2025). Strategi Bimbingan Konseling Islam dalam Pendidikan Keluarga untuk Membangun Komunikasi Harmonis . Indonesian Journal of Education, Learning, and Evaluation, 1(1), 31–40.

Wahyu, W., & Soleh, A. K. (2024). Sakinah mawaddah warahmah dalam konsep seni Islam Sayyed Hossein Nashr. MU'ASYARAH: Jurnal Kajian Hukum Keluarga Islam, 3(1), 14–27

Downloads

Published

2026-06-27