POLA KONSUMSI PAKAIAN DAN KOSMETIK PEREMPUAN SINGLE PARENT DI KECAMATAN KALIDAWIR TULUNGAGUNG

Authors

  • Nur Luqyana Nazifah Universitas Negeri Surabaya Author
  • Diyah Utami Universitas Negeri Surabaya Author

Keywords:

Single parent, pola konsumsi, pakaian, kosmetik, Compensatory Consumption

Abstract

Perceraian merupakan fenomena sosial yang menyebabkan perubahan dalam struktur keluarga, terutama ketika perempuan menjalankan peran sebagai orang tua tunggal (single parent). Perempuan single parent tidak hanya menghadapi tanggung jawab dalam pengasuhan anak, tetapi juga memiliki tuntutan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Kondisi tersebut dapat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pola konsumsi pakaian dan kosmetik. Penelitian ini bertujuan untuk memahami pola konsumsi pakaian dan kosmetik pada perempuan single parent di Kecamatan Kalidawir Tulungagung serta mengetahui makna konsumsi berdasarkan pengalaman kehidupan mereka. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap enam perempuan single parent di Desa Kalibatur dan Desa Betak, Kecamatan Kalidawir. Analisis penelitian menggunakan konsep Compensatory Consumption sebagai teori utama dan teori Conspicuous Consumption Thorstein Veblen sebagai perspektif pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola konsumsi perempuan single parent tidak memiliki bentuk yang sama pada seluruh informan. Konsumsi pakaian dan kosmetik lebih banyak dilakukan berdasarkan kebutuhan, kemampuan ekonomi, serta pengalaman hidup masing-masing individu. Pada beberapa informan, konsumsi pakaian dan kosmetik menjadi bentuk penghargaan terhadap diri (self -reward) dan upaya memperoleh kembali kepercayaan diri setelah mengalami perubahan kehidupan. Namun, pada informan lain konsumsi tersebut hanya dipandang sebagai kebutuhan fungsional. Dengan demikian, konsumsi perempuan single parent tidak dapat dipahami hanya sebagai perilaku konsumtif, tetapi sebagai praktik sosial yang dipengaruhi kondisi ekonomi, pengalaman hidup, dan nilai pribadi.

References

Rizky, A. I., & Listyani, R. H. (2021). Perempuan Dan Perceraian Dalam Perspektif Fenomenologi (Motif Perempuan Untuk Menggugat Cerai Pada Keluarga Tki Di Kabupaten Tulungagung). Paradigma, 10(1).

Bado, B. (2022). Model Pendekatan Kualitatif: Telaah Dalam Metode Penelitian Ilmiah.

Susanti, S. D., & Hayat, N. (2022). Strategi nafkah perempuan Single parents dalam mempertahankan kesejahteraan keluarga. Jurnal Pendidikan Sosiologi Dan Humaniora, 13(2), 251-259.

Puteri, P. D. A. M., & Yuliarmi, N. N. (2021). Pengaruh pendidikan, jam kerja, jumlah tanggungan rumah tangga dan status pekerjaan terhadap pendapatan perempuan Single parents. E-Jurnal EP Unud, 11(6).

Azhim, M. I. PERAN IBU RUMAH TANGGA DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELUARGA DI KELURAHAN MASALE KECAMATAN PANAKKUKANG KOTA MAKASSAR.

Putri, M. N., Ramdani, T., & Hilmi, F. (2023, December). PERAN GANDA PEREMPUAN SINGLE PARENTS DALAM MEMENUHI KEBUTUHAN EKONOMI KELURAGA DI DESA PRINGGARATA KECAMATAN PRINGGARATA. In Prosiding SeNSosio (Seminar Nasional Prodi Sosiologi) (Vol. 4, No. 1, pp. 284-298).

Sary, Y. N. E. (2021). Hubungan sosial ekonomi orang tua tunggal dengan frekuensi makan dan status gizi remaja. Oksitosin: Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8(2), 93-99.

Dera, E. P. (2023). ANALISIS TINGKAT LITERASI KEUANGAN PEREMPUAN SINGLE PARENTS DILIHAT DARI USIA, PENDIDIKAN DAN PENDAPATANNYA (Studi Kasus di Desa Sekungkung & Tambak Tinggi): EKA PUTRI DERA, EDWIN BUSTAMI, HENGKI PERNANDA. JURNAL ADMINISTRASI NUSANTARA MAHA, 5(3), 239-250.

Zahro, H., Fitria, S. D. J., & Palupi, Y. A. (2023). Peran Disorganisasi Keluarga Terhadap Strategi Pemenuhan Kebutuhan Hidup Orang Tua Tunggal Di Sumbersari, Jember. Cross-border, 6(1), 315-335.

Alim, A. (2021). Strategi Sosial Ekonomi Janda Cerai Mati Sebagai Orang Tua Tunggal Di Desa Oelongko, Kecamatan Bone, Kabupaten Muna. KABANTI: Jurnal Kerabat Antropologi, 5(2), 44-55.

Van Gasse, D., & Mortelmans, D. (2020). With or without you–starting single-parent families: a qualitative study on how Single parents by choice reorganise their lives to facilitate Single parentshood from a life course perspective. Journal of Family Issues, 41(11), 2223-2248.

Hasan, M., Arisah, N., & Rahmatullah, R. (2021). Literasi ekonomi dan pola perilaku konsumsi masyarakat kelas menengah ke bawah di era adaptasi kebiasaan baru. Organum: Jurnal Saintifik Manajemen dan Akuntansi, 4(2), 158-174.

https://jatim.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah -dan-cerai-menurut-kabupaten-kota-di-provinsi-jawa-timur--2023.html?year=2024

https://www.bps.go.id/id/statistics-table/3/VkhwVUszTXJPVmQ2ZFRKamNIZG9RMVo2VEdsbVVUMDkjMw==/nikah -dan-cerai-menurut-provinsi.html

Januari, N. (2023). Menggali Akar Masalah: Analisis Kasus Perceraian di Indonesia. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis, 3(3), 120-130.

Rizky, A. I., & Listyani, R. H. (2021). Perempuan Dan Perceraian Dalam Perspektif Fenomenologi (Motif Perempuan Untuk Menggugat Cerai Pada Keluarga Tki Di Kabupaten Tulungagung). Paradigma, 10(1).

Khair, U. (2020). Pelaksanaan Hak Asuh Anak Setelah Terjadinya Perceraian. JCH (Jurnal Cendekia Hukum), 5(2), 291-306.

Djumena, 2021 https://money.kompas.com/read/2021/06/07/060600826/apa-perbedaan-utang-konsumtif-dan-utang-produktif-simak-di-sini?page=all

Sa’adah, M. (2022). Hutang Sebagai Penopang Gaya Hidup Buruh Perempuan di Desa Sugihwaras. Paradigma, 11(1).

Salsabila, 2024 https://www.jawapos.com/health-issues/014844784/menurut-para-ahli-begini-alasan-perempuan-lebih-rentan-stres-dan-mudah-marah-simak-penjelasannya

Downloads

Published

2026-09-07