ANALISIS PEMETAAN AKTOR DAN KOMITMEN POLITIK PEMERINTAH DESA KAREDOK DALAM KEBIJAKAN CEGAH STUNTING
Keywords:
Political Will, Kebijakan, Stunting, DesaAbstract
Saat ini stunting menjadi permasalahan yang banyak dialami oleh berbagai negara di dunia. Kebijakan penanggulangan stunting di Indonesia di perluas dengan ditetapkannya 260 kabupaten atau kota sebagai prioritas pada tahun 2020 yang seiring dengan naiknya alokasi anggaran. Kabupaten Sumedang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat yang ditetapkan sebagai prioritas penurunan stunting oleh Pemerintah Pusat. Saat ini Kabupaten Sumedang menargetkan Zero New Stunting pada tahun 2023 yang salah satunya terdapat inovasi kebijakan sebagai alat untuk percepatan pencapaian prevalensi stunting. Pemerintah Kabupaten Sumedang meminta dukungan dari berbagai stakeholders untuk melaksanakan Zero New Stunting pada tahun 2023 salah satunya adalah Pemerintah Desa di tingkat Desa. Di Kecamatan Jatigede sendiri sebagai kecamatan dengan proporsi balita stunting tertinggi di Kabupaten Sumedang, terdapat pula salah satu desa yang proporsi balita stunting tertinggi yakni di Desa Karedok dengan angka 24,51%. Pada saat ini kejadian stunting sudah menjadi permasalahan struktur sosial dan pemaknaan para pemangku atau implementor kebijakan. Untuk dapat melihat bagaimana suatu birokrat dalam menjalankan suatu kebijakan, maka dapat dilihat dari political will atau komitmen politiknya sebagai wujud dari pengalokasian dana pemerintah untuk mencapai hasil kebijakan yang maksimal, kapasitas dan tekanan publik, keterlibatan negara, aturan dan regulasi, juga tanggung jawab seseorang. Penelitian ini ilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dedeskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari tujuh dimensi polticial will menurut Brinkerhoff, Pemerintah Desa Karedok belum menjalankan sebagian besar indikator dari political will sehingga komitmen politik dari Pemerintah Desa Karedok dalam kebijakan cegah stunting masih goyah dan lemah.References
Ahmad Sururi, 2016, 'Inovasi Kebijakan Publik', Jurnal Sawala, vol. 4, no. 3.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, 2022.
Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumedang, 2022, Ringkasan Per Wilayah Proporsi Balita Stunting.
Bambang Margono, dkk., 2003, Pembaharuan Perlindungan Hukum, Jakarta, Inti Ilmu.
Brinkerhoff, D. W., 2010. 'Unpacking the concept of political will to confront corruption', U4BRIEF Anti- Corruption Resource Centre.
Budiastutik dan Rahfiludin, 2019, 'Faktor Risiko Sutning pada Anak di Negara Berkembang', Amerta Nutrition.
Cahyono, dkk., 2016. 'Faktor Penentu Stunting Anak Balita pada Berbagai Zona Ekosistem di Kabupaten Kupang', Jurnal Gizi Pangan.
Cegahstunting.id, 2020, Seberapa Penting Sanitasi dalam Mencegah Stunting, diakses melalui cegahstunting.id pada tanggal 20 September 2022.
Cegahstunting.id, 2021, Konvergensi Pencegahan Stunting di Tingkat Desa, diakses dari cegahstunting.id pada tanggal 15 April 2022.
Detik.com, 2022, Sumedang Akan Bagi Pengalaman Penanganan Stunting di Ajang G20, diakses melalui detik.com pada tanggal 20 September 2022.
Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang, 2019. Profil Kesehatan Kabupaten Sumedang 2019.
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat. 2019. Open Data Jabar.
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Sumedang, 2022, Proporsi Balita Stunting di Kecamatan Jatigede.
Dwijowijoto, Riant Nugroho, 2004, Kebijakan Publik Formulasi, Implementasi dan Evaluasi, Jakarta, PT Elex Media Komputindo Kelompok Gramedia.
Fauzy Achmad, 2015, 'Political Will Pemerintah Kabupaten Pelalawan terhadap Pelestarian Satwa di Taman Nasional Tesso Nilo Tahun 2011-2012', JOM FISIP, vol. 2, no. 2.
Gerston LN, 1992, Public Policy Making in A Democratic Society: A Guide to CIVIC Engagement, New York, M.E Sharp.
Ghony dan Almanshur, 2012, Metodologi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Ar- ruzz Media.
Hasanah, Handayani, Wilti, 2021, 'Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Indonesia (Studi Literatur)', Jurnal Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lingkungan (JK3L), Vol. 02, No. 2.
Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Republik Indonesia, 2021, Percepatan Penurunan Stunting di Desa.
Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2016, Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar Tahun 2016.

