STRATEGI VISUAL DAN TEKSTUAL DALAM MENGONSTRUKSI KRITIK SOSIAL PADA IKLAN MARJAN “TIKUS RAKUS”
DOI:
https://doi.org/10.2238/wfv78b04Keywords:
Analisis Wacana Kritis, Iklan, Norman FaircloughAbstract
Perkembangan iklan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk, tetapi juga sebagai pembentuk persepsi publik melalui konstruksi bahasa, visual, dan narasi yang mengandung nilai serta ideologi tertentu. Salah satu contohnya adalah iklan Marjan tahun 2026 berjudul “Tikus Rakus” yang menampilkan visual dan narasi verbal yang berbeda dari pola iklan Marjan sebelumnya. Keunikan tersebut menjadi alasan pemilihan iklan ini sebagai objek penelitian karena selain menghadirkan unsur komersial, juga memuat pesan kritik sosial yang dikonstruksi melalui strategi visual dan tekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana strategi visual dan tekstual dalam iklan itu dibangun sehingga mampu menarik perhatian audiens sekaligus menyampaikan kritik sosial. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis model Norman Fairclough. Data dikumpulkan melalui teknik simak dan catat terhadap adegan serta teks dalam iklan. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu analisis teks, analisis praktik wacana, serta analisis praktik sosiokultural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi visual dan tekstual dalam iklan Marjan “Tikus Rakus” 2026 merepresentasikan kritik terhadap perilaku rakus, serakah, dan tidak bertanggung jawab dalam kehidupan sosial. Dengan demikian, iklan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk, tetapi juga sebagai sarana penyampaian kritik sosial dan refleksi bagi masyarakat.References
Ginting, L. B., Siregar, M. M., Lingga, I. M., & Situmorang, S. C. (2025). Analisis wacana kritis teks iklan Pepsodent berdasarkan teori Norman Fairclough. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 9(11), 274–277.
Irmayanti, I., Salam, S., & Abidin, A. (2025). Representasi Kritik Sosial dalam Novel Rumah di Seribu Ombak Karya Erwin Arnada: Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough. Bahasa: Jurnal Keilmuan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 335-351.
Munfarida, E. (2014). Analisis wacana kritis dalam perspektif Norman Fairclough. KOMUNIKA: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 8(1), 1-19.
Musliadi, M., Wahyudi, R. F., Muhlis, M., & Wahyudi, W. (2025). Bahasa visual dalam iklan digital: Studi semiotika pada platform media sosial. RETORIKA: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Penyiaran Islam, 7(1), 27-39.
Ni’am, M. K., & As’ad, M. (2026). KRITIK SOSIAL TERHADAP OLIGARKI DALAM FILM DOKUMENTER “PESTA OLIGARKI” KARYA WATCHDOC DOCUMENTARY: ANALISIS WACANA KRITIS NORMAN FAIRCLOUGH. JOURNAL SAINS STUDENT RESEARCH, 4(1), 294-308.
Nisa, F. K., & Erdiana, S. P. (2023). KAJIAN STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL PADA IKLAN ANIMASI SASA & HAROUSEL “SASA HADIRKAN RASA UNTUK INDONESIA”.
Pratami, R. (2020). Analisis Wacana Kritis Pada Penggunaan Bahasa Asing Dalam Iklan Televisi “Floridina”. MEDIALOG: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 241-254.
Purba, A., Rahmadani, P., & Sari, S. (2024). Analisis wacana kritis Fairclough dalam teks iklan Sprite 2024. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 2185-2191.
Susanti, A. (2019). Analisis Tekstual Iklan Prostitusi Online di Media Sosial Twitter. In Jogjakarta Communication Conference (Vol. 1, No. 1, p. 63).
Yasa, I. N. (2021). Teori analisis wacana kritis: relevansi sastra dan pembelajarannya. Pustaka Larasan.

