PEMANFAATAN MEDIA DIGITAL DESA DALAM MENINGKATKAN KEPERCAYAAN PUBLIK MASYARAKAT DESA WARUDUWUR KECAMATAN MUNDU KABUPATEN CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.2238/tqpaw988Keywords:
media digital, kepercayaan publik, komunikasi publik, digitalisasi desa, SIDESIAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemanfaatan media digital oleh Pemerintah Desa Waruduwur Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyampaian informasi dan pelayanan Desa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang bagaimana pemerintah desa memanfaatkan media digital dan bagaimana masyarakat menanggapi informasi. Metode pengumpulan informasi mencakup wawancara mendalam dan observasi dengan kepala desa, pengelola media digital desa, dan masyarakat Desa Waruduwur. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan interaktif, termasuk penyederhanaan data, penyajian informasi, dan perumusan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Desa Waruduwur menggunakan media digital berupa WhatsApp Instagram TikTok dan web SIDESI sebagai sarana penyampaian informasi kepada masyarakat. WhatsApp adalah platform yang paling unggul karena mendukung interaksi langsung antara warga dan pejabat desa. Instagram dan TikTok dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi tentang proyek pembangunan, aktivitas di desa, dan mempublikasikan data penggunaan dana desa. Situs web SIDESI berfungsi sebagai pusat informasi dan administrasi untuk desa. Penggunaannya masih belum maksimal karena banyak orang lebih suka menerima layanan secara langsung di kantor desa. Penggunaan media digital mampu meningkatkan pemahaman informasi serta memperkuat kepercayaan publik. Studi ini menyatakan bahwa media digital memainkan peran penting dalam meningkatkan transparansi informasi dan komunikasi publik di tingkat pemerintahan desa. Penguatan sumber daya manusia, pengembangan literasi digital di masyarakat, dan optimalisasi pengelolaan media digital merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan digitalisasi desa dan meningkatkan kepercayaan publik.References
Amelia. (2025). Diplomasi Publik Digital: Strategi Pemerintah Indonesia dalam Membangun Citra Internasional pasca-Ibu Kota Baru. Co-Value: Jurnal Ekonomi, Koperasi & Kewirausahaan, 16(4).
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.
Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia. (2024). Survei penetrasi internet Indonesia 2024. Jakarta: APJII.
Fazil, M., & Maryam. (2025). Komunikasi Pemerintahan dalam E-Government. (D. S. M. Si, Ed.). Yogyakarta: Penerbit KBM Indonesia.
Firdausah, A. D. S., & Lestari, Y. (2025). Implementasi Kebijakan Keterbukaan Informasi Publik (Studi pada Pengelolaan Pelayanan Informasi dan Dokumentasi Desa Tasikmadu Kabupaten Tuban). Inovant, 3(4), 235-250.
Hardani, H., Andriani, H., Ustiawaty, J., et al. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitatif. Yogyakarta: CV Pustaka Ilmu.
Hasan, A., Arfah, N., & P., R. A. (2023). Demokratisasi Birokrasi: Studi Kasus Pelayanan Keterbukaan Informasi Publik di Kota Makassar. JAKPP (Jurnal Analisis Kebijakan dan Pelayanan Publik), 9(1), 22-34.
Hidayat, A., & Kusuma, P. (2024). Digital Governance dan Transformasi Pelayanan Publik di Indonesia. Jurnal Administrasi Negara, 15(1), 32–46.
Hikmat, M. M. (Ed.). (2025). Manajemen Komunikasi: Implementasi Keterbukaan Informasi Publik. Bandung: Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Transformasi digital desa menuju masyarakat informasi. Jakarta: Kominfo.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2023). Transformasi digital desa menuju masyarakat informasi. Jakarta: Kominfo.
Muhaimin, L. O., Nasrin, Aisyah, S., & Ririn. (2022). Akses Keterbukaan Informasi Publik Terhadap Penggunaan Dana Desa (Studi di Desa Wawotimu Tomia Timur Kabupaten Wakatobi). Jurnal Ilmu Hukum Kanturuna Wolio, 3(1), 85-97
Muktiyo, W. (Ed.). (2025). Konsep Komunikasi Publik, Public Relations dan Peran Media Sosial.
Nugroho, A., & Sari, D. (2022). Pemanfaatan media digital dalam pelayanan publik desa. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 115–127.
Nugroho, A., & Sari, D. (2022). Pemanfaatan media digital dalam pelayanan publik desa. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 115–127.
Nugroho, A., & Sari, D. (2022). Pemanfaatan Media Digital Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Keterbukaan Informasi Publik. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 20(2), 115–127.
Oktarina, R. A., Supriyanto, Wulandari, N., Sihombing, P. R., Adiah, M., Wulandari, E. R., & Indinabila, Y. (2024). Digital Governance. Solok: MAFY Media Literasi Indonesia.
Pratama, R., & Yusuf, M. (2023). Efektivitas media digital pemerintah dalam membangun kepercayaan publik. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(1), 44–58.
Pratama, R., & Yusuf, M. (2023). Efektivitas media digital pemerintah dalam membangun kepercayaan publik. Jurnal Komunikasi Indonesia, 12(1), 44–58.
Pratama, R., & Yusuf, M. (2023). Efektivitas Media Digital Pemerintah dalam Membangun Kepercayaan Publik. Jurnal Administrasi Publik, 11(1), 55–68.
Rahman, F. (2021). Pengaruh Media Sosial Pemerintah terhadap Partisipasi dan Kepercayaan Masyarakat. Jurnal Ilmu Komunikasi, 18(3), 201–214.
Setyawati, D. N., & Fitriati, R. (2023). Digital Governance dalam Keterbukaan Informasi. Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 89-96.
Siregar, M., & Putri, N. (2024). Komunikasi Digital Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat. Jurnal Komunikasi dan Media, 9(2), 87–101.
Trisantosa, I. N., Kurniasih, D., & Hubeis, M. (2025). Pelayanan Publik Berbasis Digital. Bandung: PT Refika Aditama.
Yusuf, A. M. (2021). Metode Penelitian: Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.

