EKSPLORASI MAKNA DALAM PERMAINAN FLYING BALL PADA KEGIATAN OUTBOUND OLEH GESHA ADVENTURE
DOI:
https://doi.org/10.2238/5rgv8268Keywords:
Outbound, Flying Ball, Pemaknaan, Komunikasi Kelompok, Experiential LearningAbstract
Kegiatan outbound merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang banyak dimanfaatkan sebagai media pengembangan kemampuan individu dan kelompok. Salah satu permainan outbound yang sering digunakan adalah permainan flying ball, yang menekankan kerja sama, komunikasi, dan koordinasi antarpeserta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemaknaan permainan flying ball dalam kegiatan outbound yang diselenggarakan oleh Gesha Adventure serta memahami makna yang dibangun peserta melalui proses komunikasi kelompok selama permainan berlangsung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada peserta kegiatan outbound, observasi selama permainan berlangsung, serta dokumentasi pendukung. Informan penelitian dipilih secara purposive, yaitu peserta yang terlibat langsung dalam permainan flying ball. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan flying ball dimaknai oleh peserta sebagai simbol kerja sama tim dalam mencapai tujuan bersama. Bola dimaknai sebagai tujuan yang harus dicapai, sementara alat permainan lainnya merepresentasikan peran, tanggung jawab, dan koordinasi setiap individu dalam kelompok. Perbedaan pemaknaan antar peserta dipengaruhi oleh pengalaman pribadi, persepsi individu, serta proses komunikasi yang terjadi selama permainan. Permainan flying ball terbukti efektif sebagai media pembelajaran berbasis pengalaman yang mampu menumbuhkan nilai kerja sama, komunikasi, dan tanggung jawab dalam konteks komunikasi kelompok.References
Azuai, L., Hamidah, D., & Puspita, M. (2025). Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Proyek Untuk Meningkatkan Kreatifitas Siswa. FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 7(3), 1025–1040. https://ejournalstitibnurusyd.id/index.php/FIK/article/view/344
Bakar, R. M., Poerwanto, B., & Madjid, A. F. (2022). Peningkatan Komunikasi Efektif dan Kerja Tim Melalui Outbound Training. INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat, 2(1). https://resekianimasbakar.com/wp content/uploads/2023/01/Outbound-Training.pdf
Berlianti, Y. (2018). Pengaruh Kegiatan Outbound Terhadap Kepercayaan Diri Anak Usia 5-6 Tahun Di Sekolah Pgtk Citra Alam Ciganjur Jakarta Selatan. Jurnal Pendidikan PAUD, 03(1).
Febrya, I. W. V. (2021a). Manfaat Outbound Dalam Membentuk Karakter Teamwork Mahasiswa Baru Prodi D3 Keperawatan Stikes Pn Pekanbaru. PROCEEDING UMSURABAYA. surabaya.ac.id/Pro/article/view/7872
Febrya, I. W. V. (2021b). Manfaat Outbound Dalam Membentuk Karakter Teamwork Mahasiswa Baru Prodi D3 Keperawatan Stikes Pn Pekanbaru. Proceeding Umsurabaya. surabaya.ac.id/Pro/article/view/7872 https://journal.um
Gumilar, N. (2025). Pembelajaran Eksploratif. PT Kimhsafi Alung Cipta.
Hidayat, M., & Sukari, S. (2024). Relevansi Kurikulum Pendidikan Islam di Madrasah dengan Kebutuhan Dunia Modern. Moral : Jurnal Kajian Pendidikan Islam, 2(1), 39–49. https://doi.org/10.61132/moral.v2i1.483
Ivonesti, S., Fitriany, R., & Maghviroh, L. (2020). Pelatihan Outbound Untuk Meningkatkan Self Efficacy Pada Siswa Smk. Jurnal Psikologi Malahayati, 2(2), https://www.academia.edu/download/73349623/pdf.pdf
Kementerian Pendidikan Nasional Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Depdiknas.
Martin, A., Mott, M., & Watson, G. (2020). Core Values, Challenges, and Cultural Change: 50+ Years of Outward Bound New Zealand Courses. Journal of Experiential Education, https://doi.org/10.1177/1053825920910187 43(3), 248–261.
Mateer, T. J., Pighetti, J., Taff, B. D., & Allison, P. (2022). Outward Bound and outdoor adventure education: A scoping review, 1995-2019. Annales Kinesiologiae, 13(2), 143–181. https://doi.org/10.35469/ak.2022.368
Rinanda, A. A. (2015). Outbound Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas Ix Tahun Ajaran 2014/2015 SMP Muhammadiyah 3 Depok [PhD Thesis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta]. https://digilib.uin suka.ac.id/id/eprint/16185/
Sugimura, K., Gmelin, J.-O. H., Van Der Gaag, M. A. E., & Kunnen, E. S. (2022). Exploring Exploration: Identity Exploration in Real-Time Interactions among Peers. Identity, https://doi.org/10.1080/15283488.2021.1947819 22(1),
Susanta, T. (2007). Outbound: Mencetak Tim Tangguh. Pustaka Al-Kautsar. 17–34.
Syafila, A. E., & A’yun, D. Q. (2024). Analisis eksplorasi konsep pendidikan konstruktivis dalam pembelajaran berbasis proyek. Jurnal Media Akademik (JMA), https://jurnal.mediaakademik.com/index.php/jma/article/view/1175 2(12).
T’Sas, J., & Daems, F. (2024). Exploratory talk in times of globalizationand digitalisation: A narrative review. L1-Educational Studies in Language and Literature, 24(2), 1–38. https://doi.org/10.21248/l1esll.2024.24.2.609
Thomas, G. (2010). Facilitator, Teacher, or Leader? Managing Conflicting Roles in Outdoor Education. Journal of Experiential Education, 32(3), 239–254. https://doi.org/10.1177/105382590903200305
Yildiz, K. (2022). Experiential learning from the perspective of outdoor education leaders. Journal of Hospitality, Leisure, Sport & Tourism Education, 30, 100343. https://doi.org/10.1016/j.jhlste.2021.100343
Zahroh, L. (2017). Pembelajaran Luar Kelas, Aplikasi Pembelajaran AKIK. Halaqa: Islamic Education https://doi.org/10.21070/halaqa.v1i2.1244 Journal, 1(2), 87–96.
Zuhdiyah, N. (2022). Pelaksanaan Kegiatan Outbound Dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Pada Kelas A Di Tk Dharma Rini 1 Kota Pasuruan Tahun Pelajaran 2021/2022 [Skripsi]. Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember.

