KONSTRUKSI SOSIAL TERHADAP PERAN GENDER DALAM MASYARAKAT MODERN: SEBUAH STUDI PUSTAKA
DOI:
https://doi.org/10.2238/rm6bxt24Keywords:
Konstruksi sosial, Peran gender, Masyarakat modern, Kesetaraan genderAbstract
Peran gender dalam masyarakat modern dipahami sebagai realitas sosial yang terbentuk melalui proses konstruksi sosial dan terus mengalami perubahan seiring perkembangan budaya, globalisasi, serta kemajuan teknologi informasi. Meskipun nilai-nilai kesetaraan gender semakin memperoleh perhatian, berbagai bentuk stereotip dan pembagian peran berdasarkan gender masih banyak dijumpai dalam kehidupan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi sosial terhadap peran gender dalam masyarakat modern dengan menelaah proses pembentukan, reproduksi, dan transformasi peran gender melalui perspektif konstruksi sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka . Data penelitian bersumber dari berbagai referensi sekunder, meliputi buku, artikel ilmiah nasional dan internasional, serta laporan lembaga yang relevan. Data tersebut dianalisis menggunakan teknik analisis isi melalui tahapan reduksi data, kategorisasi, interpretasi, dan sintesis. Hasil kajian menunjukkan bahwa konstruksi sosial terhadap peran gender terbentuk melalui proses eksternalisasi, objektivasi, dan internalisasi yang memengaruhi cara masyarakat memahami peran laki-laki dan perempuan. Keluarga, lembaga pendidikan, media massa, media digital, dan lingkungan sosial berfungsi sebagai agen sosialisasi yang berperan dalam mempertahankan maupun mengubah konstruksi gender. Perkembangan masyarakat modern telah memperluas partisipasi perempuan dalam berbagai sektor publik serta meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam ranah domestik, namun berbagai stereotip gender masih terus direproduksi melalui praktik sosial dan representasi media. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa perubahan konstruksi peran gender dipengaruhi oleh interaksi antara nilai-nilai tradisional dengan tuntutan masyarakat modern. Kondisi tersebut menciptakan proses negosiasi sosial yang mendorong terbentuknya pola relasi gender yang lebih fleksibel, meskipun berbagai bentuk ketimpangan dan stereotip masih menjadi tantangan dalam kehidupan sosial.References
Arisa, Ayu Jingga, Meifiana, Neha Eka, Novitasari, Radya Putri dan Habsy, Bakhrudin Al. 2025. Peran Dan Sosialisasi Gender Dalam Perspektif Budaya. Jurnal Studi Multidisipliner, 9(5), 501-511.
Astuti, Dwi. 2020. Melihat konstruksi gender dalam proses modernisasi di Yogyakarta. POPULIKA, 8(1), 1-13.
Azzahra, Gasella Aurelia. 2023. Pengembangan Stereotip Gender terhadap Persepsi Karyawan pada Manajer Perempuan. Konstruksi Sosial : Jurnal Penelitian Ilmu Sosial, 2(6), 111–121.
Badan Pusat Statistik. 2024. Keadaan Angkatan Kerja di Indonesia Februari 2024. Badan Pusat Statistik.
Berger, Peter. L. dan Luckmann, Thomas. 1966. The social construction of reality: A treatise in the sociology of knowledge. Doubleday.
Djulijanto, Danny Khoyana, Acep, Lauw dan Priyono, Edi. 2026. Kesadaran Gender sebagai Regulasi Psikologis: Tinjauan Literatur tentang Perubahan Pola Pikir pada Laki-laki dan Perempuan. JURNAL ILMIAH NUSANTARA, 3(2), 961-969.
Eagly, Alice. H., & Wood, Wendy. 2012. Social role theory. In P. A. M. Van Lange, A. W. Kruglanski, & E. T. Higgins (Eds.), Handbook of theories of social psychology (Vol. 2, pp. 458–476). Sage Publications.
Gender Trouble: Feminism and the Subversion of Identity. 1990. Gender trouble: Feminism and the subversion of identity. Routledge.
Hasanah, Ulfa dan Musyafak, Najahan. 2017. Gender and politics: Keterlibatan perempuan dalam pembangunan politik. Sawwa: Jurnal Studi Gender, 12(3), 409-432.
Iffah, Nisa Al dan Bachtiar, Nasri. 2024. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Angkatan Kerja Wanita di Berbagai Konteks Sosial dan Geografis di Indonesia. Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis, 854-860.
Izzumi, Safira Calfina dan Avezahra, Mutia Husna. 2024. Tinjauan Pustaka: Eksplorasi Perbedaan Ideologi Peran Gender di Berbagai Lingkup Kehidupan dalam Perspektif Lintas Budaya. Jurnal Berkembang , 4 (3), 93–102.
Maharani, Vika, Safitri, Desy dan Sujarwo. 2025. Peran Media Sosial Dalam Pembentukan Pandangan Generasi Muda Tentang LGBT Dan Implikasinya Terhadap Moralitas Sosial. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 2(3), 3333-3341.
Marlina, Sari. 2025. Peran Keluarga Dalam Pembentukan Identitas Gender. Jurnal Psikologi Sosial, 1(1), 30-37.
Mobilingo, Rapli, Hatu, Dewinta Rizky R dan Tamu, Yohan. 2026. Transformasi Gender Dalam Perspektif Konstruksi Sosial (Studi Pada Transpuan Kota Gorontalo). RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 11201-11208.
Remiswal .2011. Pendidikan gender dalam kerangka peningkatan partisipasi perempuan di lingkungan nagari (Studi kualitatif di Nagari Salimpaung Kecamatan Salimpaung Kabupaten Tanah Datar). Jurnal Ilmiah Pendidikan Lingkungan Dan Pembangunan, 12(1), 62-87.
Sadriani, Andi 2025. Konstruksi Sosial Gender dalam Pola Asuh Orang Tua di Era Digital (Studi Kasus Pada Keluarga di Kota Makassar). Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(5. D), 324-332.
Sadriani, Andi dan Arifin, Ibrahim. 2025. Pendidikan Anak Perempuan di Kepulauan Saugi, Kabupaten Pangkep: Antara Tradisi dan Aspirasi. Equilibrium: Jurnal Pendidikan. Vol. XIII. Issu 3
Sadriani, Andi dan Suhaeb, Firdaus W. 2025. Dinamika Peran Orang Tua dalam Membentuk Pemahaman Gender Anak di Kota Makassar. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(11. D), 374-385.
Santoso Widjajanti. M. (2014). Problematika kebijakan pengarusutamaan gender dalam mengatasi marjinalisasi perempuan. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 16(3), 411-426.
Subkhan, Chanila Misya, Kalyla, Ezra dan Indriyany, Ika Arinia. 2026. Politik Gender dan Kontestasi Maskulinitas di Media Sosial: Analisis Representasi Emil Mario dalam Ruang Digital. Journal of Legal, Political, and Humanistic Inquiry, 1(4), 54-66.

