AZARINE DALAM RUANG FANDOM: MAKNA LEE MINHO SEBAGAI BRAND AMBASSAOR

Authors

  • Stevia Syalomita Westrenen Universitas Kristen Indonesia Author
  • Chontina Siahaan Universitas Kristen Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/bqm2r142

Keywords:

Brand Ambassador, Azarine, Lee Min Ho, komunitas penggemar, makna

Abstract

Penelitian ini membahas pemaknaan Brand Ambassador Lee Min Ho pada produk Azarine dalam konteks komunitas penggemar Official Minoz Indonesia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kuatnya pengaruh Korean Wave, penggunaan figur publik Korea dalam industri kecantikan, serta kecenderungan penggemar memaknai produk yang berkaitan dengan idolanya secara emosional dan simbolik. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana makna Brand Ambassador Lee Min Ho pada produk Azarine bagi komunitas penggemar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pembentukan makna tersebut melalui pengalaman fandom, hubungan parasosial, dan persepsi terhadap brand. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan wawancara mendalam terhadap enam informan yang merupakan penggemar Lee Min Ho dan mengetahui kolaborasinya dengan Azarine. Data dianalisis secara tematik melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lee Min Ho dimaknai sebagai pembawa kepercayaan, penghubung emosional, simbol kebanggaan terhadap brand lokal, dan pemicu tindakan konsumsi. Azarine tidak hanya dipahami sebagai produk skincare, tetapi juga sebagai brand yang terhubung dengan pengalaman fandom. Namun, penggemar tetap melakukan evaluasi kritis terhadap kualitas, tekstur, harga, dan kecocokan produk. Dengan demikian, Brand Ambassador berperan sebagai pembentuk relasi makna antara brand, idol, dan komunitas penggemar.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian KUALITATIF. Makassar: Syakir Media Press.

Dwiyanto, A. (2011). Mengembalikan kepercayaan publik melalui reformasi birokrasi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Eovriza Luluk Zakia, I. W. (2023). Collaborative Governance dalam Mewujudkan Desa. TRILOGI: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Eksakta, 3, 1-11.

Farazmand, A. (2004). 'Sound Governance in the Age of Globalization: A Conceptual Framework', in Ali Farzmand, ed., Sound Governance: Policy and Administrative Innovation. Wesport: Preager.

Gash, C. A. (2008). Collaborative Governance in Theory and Practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543-571.

Gibson, R. (2011). A Primer on Collaborative Multi-Level Governance. In Canadian Regional Development: A Critical Review of Theory, Practice, and Potentials, 1-11.

Jo Ann, G. E. (2001). Theories of Governance and New Public Management: Links to Understanding Welfare Policy Implementation. Igrass 2001, 1, 1-5.

M. Rosyid Ridla, B. M. (2016). ANALISIS SOUND GOVERNANCE SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN DAYA SAING PERGURUAN TINGGI ISLAM (Studi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga). Jurnal Manajemen Dakwah, UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 213-229.

Maulana, A. (2023). AKSELERASI PEMERINTAH DAERAH MENUJU AGILE GOVERNANCE (Studi di Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Pemerintah Kabupaten Banyuwangi). Jember: Disertasi, Universitas Jember.

Mukhtar Tompo, M. M. (2021). Penerapan Prinsip-Prinsip Good Governance Dalam Pelayanan Publik Di Rsud Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto. JPPM: Journal of Public Policy and Management, 3(1), 43-52.

Nasution, A. F. (2023). METODE PENELITIAN KUALTATIF. Bandung: Harfa Creative.

Retno Sunu Astuti, H. W. (2020). Collaborative Governance Dalam Perspektif Administrasi Publik. Semarang: Universitas Diponegoro Press.

Wahyuningsih, I. S. (2021). PERAN EKONOMI KREATIF DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI MASYARAKAT DI DESA WISATA ROTAN TRANGSAN, GATAK, KABUPATEN SUKOHARJO. Global Financial Accounting Journal, 5, 1-5.

Wicaksono, I. (2021). INTEGRATION OF DEVELOPMENT PROGRAMS BASED ON COLLABORATIVE GOVERNANCE ON REGIONAL VILLAGE. Jurnal Politico, 21(1), 53-66.

Zulkarnain, A. &. (2014, April15). Komitmen Terhadap Organisasi Ditinjau Dari Kesejahteraan Psikologis Pekerja. INSAN, 54-62.

Downloads

Published

2026-07-27