PUSAT PERTUMBUHAN EKONOMI DI PULAU JAWA DAN KETIMPANGAN WILAYAH LUAR JAWA : ANALISIS PERSPEKTIF MODERNISASI DAN KETERGANTUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.5281/zenodo.21543485Keywords:
Pusat Pertumbuhan Ekonomi, Pulau Jawa, Ketimpangan Wilayah, Modernisasi, KetergantunganAbstract
Pusat aktivitas ekonomi yang terletak di Pulau Jawa menjadikan daerah ini sebagai pusat pengembangan ekonomi negara, namun di sisi lain, hal ini juga menimbulkan perbedaan dalam pembangunan dengan daerah di luar Jawa. Konsentrasi pada investasi, industri, infrastruktur, dan layanan publik yang lebih kuat di Pulau Jawa mengakibatkan ketidakmerataan dalam distribusi pembangunan, yang pada gilirannya memperlebar jurang ekonomi antar daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis elemen-elemen yang berkontribusi terhadap pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa dan juga menjelaskan dampaknya terhadap ketimpangan di luar Jawa melalui perspektif teori modernisasi dan teori ketergantungan. Studi ini memanfaatkan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian pustaka yang bersumber dari buku, artikel ilmiah, dokumen pemerintah, dan sumber-sumber lain yang relevan. Analisis dilakukan dengan cara deskriptif-analitis untuk memahami fenomena pembangunan berdasarkan kedua teori tersebut. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa teori modernisasi melihat pemusatan pembangunan sebagai langkah yang krusial untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi secara nasional, sementara teori ketergantungan berpendapat bahwa model pembangunan yang terpusat malah memperkuat dominasi kawasan utama atas kawasan pinggiran, sehingga memperburuk ketimpangan pembangunan.References
Adryawning, V. A., & Widiyanto, D. (2025). Analisis hubungan tingkat perkembangan wilayah dan ketimpangan wilayah di Indonesia. Jurnal Sosiologi Pembangunan, 20(1), 210.
Daengs, A. (2020). Pembangunan Ekonomi Jawa Timur Berbasis Investasi. Unitomo Press.
Hidayat, M. (2023). Ketimpangan Pembangunan Antar Wilayah di Pulau Sumatera, Pendekatan Spasial Ekonomi. Jurnal Akuntansi dan Ekonomika, 13(1), 11–18. https://doi.org/10.37859/jae.v13i1.4860
Hirschman, A. D. (1958). The Strategy of Economic Development.
Khalil., M. (2024). Peran Pembangunan Infrastruktur dalam Pertumbuhan Ekonomi dan Reduksi Kesenjangan Regional: Analisis Fenomena dan Perspektif Teori Modernisasi. Jurnal Sosiologi Pembangunan.
Mariakasih, F. K. (2023). Praktek dan Teori Pembangunan Ketergantungan (Dependencia). Analisa, 3281(Xxix).
Muzaky, I. A., Syehabudin, A., & Apin. (2023). Pusat dan Pinggiran Dalam Pembangunan Nasional: Tinjauan Teori KetergantunganDalam Perspektif Pendidikan. Acta Universitatis Agriculturae et Silviculturae Mendelianae Brunensis, 53(1), 1–19.
Sjafrizal. (2008). Ekonomi regional: Teori dan aplikasi. Baduose Media.
Solikatun, Supono, Masruroh, Y., Zuber, D. A., & Dea. (2025). KEMISKINAN DALAM PEMBANGUNAN. 6(0), 167–186.
Todaro Michael P & Smith, S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi. Erlangga.
Walt W. Rostow. (1960). The Stages of Economic Growth: A Non-Communist Manifesto. Cambridge University Press.

