ALIH FUNGSI LAHAN DAN PERUBAHAN STRUKTUR SOSIAL MASYARAKAT AGRARIS DI KAWASAN PARIWISATA BALI: STUDI KASUS PARQ UBUD

Authors

  • Ni Putu Anita Devi Universitas Indraprasta PGRI Author
  • Hendi Irawan Universitas Indraprasta PGRI Author

DOI:

https://doi.org/10.5281/zenodo.21502826

Keywords:

alih fungsi lahan, investasi pariwisata, masyarakat agraris, Parq Ubud, Teori Ketergantungan

Abstract

Alih fungsi lahan pertanian akibat perkembangan investasi pariwisata menjadi salah satu tantangan yang memengaruhi keberlanjutan masyarakat agraris di Bali, khususnya di kawasan Ubud. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana investasi pariwisata yang mendorong alih fungsi lahan memengaruhi perubahan struktur sosial masyarakat agraris di Ubud melalui studi kasus pembangunan Parq Ubud. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus serta memanfaatkan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan, meliputi artikel ilmiah, buku, peraturan perundang-undangan, dan pemberitaan media daring yang relevan. Data dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian diinterpretasikan menggunakan Perspektif Teori Ketergantungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembangunan Parq Ubud telah mendorong alih fungsi lahan pertanian menjadi kawasan komersial yang berdampak pada bergesernya penguasaan sumber daya agraris, melemahnya keberlangsungan sistem Subak, serta perubahan mata pencaharian masyarakat menuju sektor jasa dan pariwisata. Meskipun pemerintah telah memiliki regulasi mengenai perlindungan lahan pertanian dan penataan ruang, implementasinya belum mampu mengendalikan tekanan investasi terhadap kawasan agraris. Analisis Teori Ketergantungan menunjukkan bahwa pembangunan Parq Ubud membentuk hubungan yang tidak seimbang antara investor sebagai pemilik modal dan masyarakat agraris lokal yang semakin kehilangan penguasaan atas aset produksi serta bergantung pada perkembangan sektor pariwisata. Penelitian ini menegaskan bahwa alih fungsi lahan, investasi pariwisata, dan perubahan struktur sosial masyarakat agraris merupakan proses yang saling berkaitan dan dapat dipahami melalui Perspektif Teori Ketergantungan.

References

Adnantara, K. F. (2026). Kepastian Hukum Dalam Pelanggaran Regulasi Parq Kampung Rusia Di Ubud Bali. Jurnal Ilmiah Sains Sosial, Kewirausahaan Dan Kebudayaan, 4(1).

BBC. (2024, December 3). Bali: Kisah warga yang 'terjepit' di tengah perkembangan wisata dan kebutuhan hidup. BBC News Indonesia.

CNN. (2025, January 27). Bule Jerman Kuasai 34 Sertifikat Tanah Milik Warga Bali. CNN Indonesia.

Darmawansyah, Bambang Sulistyo, & Henry Farizal. (2026). Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dalam Penataan Ruang Wilayah: Tinjauan Literatur. Venus: Jurnal Publikasi Rumpun Ilmu Teknik, 4(1), 41–53.

Destishinta, L. Y., & Priadiantoro, B. C. (2025). Sosialisme dalam Utopia Subak: Pergeseran dan Krisis Nilai Kolektivitas di Era Bali Modern. MULTIKULTURA, 4(4).

DetikBali. (2025, January 20). 'Kampung Rusia' di Ubud Ditutup!

Hatu, R. A., & Hatu, D. R. (2022). SOSIOLOGI PEMBANGUNAN (Suatu Tinjauan Perspektif Teori dan Empirik). CV Mitra Ilmu.

Jamaludin, A. N. (2016). Sosiologi Pembangunan (1st ed.). CV Pustaka Setia.

Maheswari, N. N. A., & Budhi, M. K. S. (2025). Dampak Perkembangan Pariwisata Terhadap Alih Fungsi Lahan Pertanian Dan Tingkat Kesejahteraan Masyarakat Di Desa Tibubeneng. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 14(04), 341–361.

NusaBali. (2025, September 20). NUSABALI.com—2019-2024 Bali Kehilangan 6.521 Hektare Sawah.

NusaBali. (2026, February 3). NUSABALI.com—Luas Panen Padi di Bali Terus Menyusut, Kegagalan Program atau Dampak Alih Fungsi Lahan?

Pamungkas, M. I. T., Purwanto, D., & Dwi Astutik. (2024). Perubahan Struktur Sosial Masyarakat Petani di Kelurahan Mancasan Kecamatan Baki Kabupaten Sukoharjo. Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial, 10(1), 159–172.

Picard, M. (2006). Bali: Pariwisata budaya dan budaya pariwisata. Kepustakaan Populer Gramedia.

Pratama, I. G. N. W., Lilasari, L. N. T., & Widana, I. B. G. A. (2024). Dampak Pariwisata Terhadap Ekonomi di Destinasi Ubud Pasca Pencabutan Pembatasan Perjalanan. Jurnal Kepariwisataan, 23(2), 120–132.

Ramadhan, S., & Murti, R. P. W. (2024). Dinamika Alih Fungsi Lahan Sawah dan Upaya Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di Wilayah Metropolitan Sarbagita. Tunas Agraria, 7(3), 303–325.

Santi, N. wayan A., & Utomo, B. W. (2021). Analisis Perubahan Kegiatan Ekonomi Lokal Di Ubud Bali pada Masa Pandemi Covid-19. Prosiding Seminar Nasional Ekonomi Pembangunan, 1(3), 268–273.

Subhilhar. (2022). Etika Pembangunan: Kajian Alternatif dalam Studi Pembangunan. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan, 1(1), 1–8.

Suyadnya. (2021). Tourism Gentrification in Bali, Indonesia: A Wake-up Call for Overtourism. Masyarakat, Jurnal Sosiologi, 26(2).

Tempo. (2025, January 28). Fenomena Kampung WNA di Bali: Asal-usul dan Implikasi Sosial yang Ditimbulkan | tempo.co.

Tjondronegoro, S. M. P. (1999). Sosiologi Agraria: Kumpulan tulisan terpilih (1st ed.). BANDUNG: YAYASAN AKATIGA.

Downloads

Published

2026-07-22