FENOMENA FEAR OF MISSING OUT: PRAKTIK SOSIAL REMAJA DI ERA DIGITAL

Authors

  • Lyra Revalina Universitas Negeri Surabaya Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/2mx4a872

Keywords:

Fenomena Fear of Missing Out (FoMO), Remaja, Era Digital, Media Sosial

Abstract

Dunia yang kini memasuki era digital mendorong perkembangan teknologi yang pesat. Perkembangan ini ditujukan untuk mempermudah pekerjaan manusia. Adanya internet atau jaringan juga memicu perkembangan terhadap aplikasi yang disebut media sosial. Media sosial kini menjadi platform yang digunakan hampir oleh seluruh individu mulai dari kalangan anak-anak hingga lanjut usia. Media sosial juga memunculkan motif individu untuk mencapai popularitas sehingga mendorong individu untuk mengikuti trend di media sosial yang disebut fenomena Fear of Missing Out (FoMO). Penelitian ini bersifat kualitatif deskriptif. Subjek pada penelitian ini adalah kalangan remaja yang menggunakan media sosial. Data ini diperoleh melalui proses observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ini dianalisis secara deskriptif menggunakan teori Dramaturgi oleh Erving Goffman dan Tindakan Sosial oleh Max Weber. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengidentifikasi motif remaja dalam fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di era digital, Mengidentifikasi praktik sosial remaja dalam fenomena Fear of Missing Out (FoMO) di era digital, dan menganalisis dampak fenomena Fear of Missing Out (FoMO) bagi remaja di era digital. Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) mendorong remaja untuk terus mengikuti perkembangan jaman atau trend sehingga tidak tertinggal dan mendapat pengakuan sosial dari lingkungan sekitar. Namun, fenomena Fear of Missing Out (FoMO) berdampak negatif jika seseorang tidak bersifat selektif terhadap trend sesuai dengan kemampuan dan budaya di lingkungan sekitar.

References

Nafiah, Z. L., Aulia, S., Fashya, N. R. N., & Auliandi, D. H. (2026, May). Strategi Mereduksi Fear of Missing Out (FoMO) Pada Remaja di Era Digital. In Proceedings National Conference Sinesia (Vol. 2, No. 1, pp. 211-223).

Hanifah, N., Putra, J., Suwandi, R., & Hasibuan, H. T. (2026). FENOMENA FOMO (FEAR OF MISSING OUT) PADA REMAJA DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(01), 296-312.

Hasanuddin, H., Azka, I., & Haramain, F. B. (2024). Peran kecerdasan emosional dalam menghadapi fear of missing out (FoMO) pada remaja. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2), 185-203.

Dewi, F. P., & Haddad, R. S. M. (2026). PENGARUH FENOMENA SOSIAL FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP RENDAHNYA TANGGUNG JAWAB REMAJA SEBAGAI WARGA NEGARA MUDA DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN:(Studi Survei di Kelas XI SMA PGRI 1 Subang). Civic Edu: Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 8(1), 25-43.

Hayani, S. (2026). Fenomena Fear of Missing Out (FOMO) pada Siswa MI dan Strategi Pendidikan Karakter dalam Mengatasinya. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(1), 194-206.

Goffman, E. (1959). The presentation of self in everyday. Life, 2, 106.

Weber, M. (2019). Economy and society: A new translation. Harvard University Press.

Downloads

Published

2026-07-20