SIMANTRI : INOVASI TATA KELOLA AIR MANDIRI DI LINGKNGAN PESANTREN

Authors

  • Natalia Sari Pujiastuti Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Semarang Author
  • Nadya Puspa Zahra Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Semarang Author
  • Rayhan Atalla Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Semarang Author
  • Tasya Choirunnisa Muncar Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi, Universitas Semarang Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/btbd5h78

Keywords:

SIMANTRI, Pesantren, Tata Kelola Air, Mitigasi Banjir, Akreditasi Nasional, Jawa Tengah

Abstract

Provinsi Jawa Tengah menghadapi tantangan ekologis sistemik berupa kerentanan bencana banjir dan penurunan permukaan tanah akibat eksploitasi air tanah yang masif, salah satunya dipicu oleh tingginya konsentrasi populasi santri di lingkungan pondok pesantren yang masih menerapkan sistem pembuangan air domestik searah secara konvensional. Guna memutus rantai permasalahan tersebut, penelitian ini mengenalkan SIMANTRI (Sistem Manajemen Air Mandiri Santri), sebuah inovasi tata kelola air mandiri berbasis teknologi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal yang mengintegrasikan proses filtrasi fisik, biologi (biofilter anaerob dan aerob), serta sterilisasi ultraviolet (UV) untuk mengubah air sisa domestik menjadi air hasil olahan siap pakai non-konsumsi. Untuk mempercepat adopsi inovasi ini, riset ini juga mengusulkan transformasi kebijakan berskala nasional dengan mengintegrasikan manajemen daur ulang air SIMANTRI ke dalam instrumen dan parameter penilaian akreditasi pesantren di bawah Kementerian Agama secara bertahap selama tiga tahun. Hasil analisis menunjukkan bahwa implementasi SIMANTRI tidak hanya efektif memitigasi risiko banjir melalui reduksi signifikan beban debit air pada drainase publik, tetapi juga mampu mendorong kemandirian ekonomi pesantren lewat diversifikasi air olahan untuk sektor perikanan, pertanian, dan pemeliharaan infrastruktur, sekaligus mewujudkan efisiensi anggaran operasional dan kelestarian ekologi yang berkelanjutan.

References

BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah. (2023). Laporan Analisis Penurunan Muka Tanah (Land Subsidence) di Wilayah Pesisir Utara Jawa Tengah. Semarang: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Kementerian Agama RI. (2020). Statistik Pendidikan Islam: Data EMIS Pondok Pesantren di Indonesia. Jakarta: Dirjen Pendidikan Islam.

Mulyadi, A., & Saputra, H. (2021). 'Analisis Beban Pencemaran Air Limbah Domestik dari Aktivitas Santri di Kawasan Padat Penduduk.' Jurnal Teknik Lingkungan, 12(2), 145-158.

Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 30 Tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren. Jakarta: Kementerian Agama Republik Indonesia.

Priyanto, S. (2022). 'Dampak Penurunan Air Tanah Akibat Eksploitasi Masif Asrama dan Pemukiman di Wilayah Jawa Tengah.' Jurnal Geologi Terapan, 8(3), 210-225.

Said, N. I. (2017). Teknologi Pengolahan Air Limbah: Teori dan Aplikasi Manual IPAL. Jakarta: BPPT Press.

Subekti, S. (2020). 'Pengelolaan Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat di Pondok Pesantren Kabupaten Semarang.' Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 34-42.

Sutrisno, T., & Sucipto, C. D. (2021). Teknologi Penyediaan Air Bersih dan Sanitasi di Wilayah Rawan Bencana. Yogyakarta: Deepublish.

Undang-Undang No. 18 Tahun 2019 tentang Pesantren. Jakarta: Lembaran Negara Republik Indonesia.

Downloads

Published

2026-07-20