Pendampingan Orientasi dan Pelantikan Pengurus untuk Penguatan Karakter Kepemimpinan Racana Dewaraja-Batari Politeknik Dewantara
DOI:
https://doi.org/10.2238/r15x5p03Keywords:
kepramukaan, pendidikan karakter, pelantikan penguru, pramuka pandegaAbstract
Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat karakter kepemimpinan, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama calon pengurus Racana Dewaraja-Batari melalui pendampingan orientasi dan pelantikan. Kegiatan dilaksanakan pada 11–13 Mei di Desa Salubua, Kecamatan Suli Barat, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dengan sasaran calon pengurus dan anggota Racana Gugus Depan 04.017–04.018 Politeknik Dewantara. Pendekatan yang digunakan adalah pendampingan partisipatif berbasis pengalaman langsung yang meliputi koordinasi, orientasi organisasi, pembagian tugas, praktik kegiatan lapangan, prosesi pelantikan, serta refleksi. Evaluasi dilakukan secara kualitatif melalui observasi partisipasi, kepatuhan terhadap tata tertib, pelaksanaan tanggung jawab, diskusi reflektif, dan dokumentasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh rangkaian dapat terlaksana dengan tertib dan menghasilkan pemahaman bersama mengenai identitas Racana, struktur kepengurusan, etika organisasi, serta komitmen menjalankan amanah. Aktivitas lapangan dan prosesi pelantikan menjadi media pembiasaan disiplin, komunikasi, kerja sama, keberanian, dan tanggung jawab. Pendampingan lanjutan melalui program kerja, rapat evaluasi, dan latihan rutin diperlukan agar nilai yang terbentuk selama kegiatan berkembang menjadi budaya organisasi yang berkelanjutan.References
Cahya, R. D., Suzana, Febri, R., Arfika, L., & Oktavia, R. (2023). Improving student character through scout extracurriculars with a lesson study model. Edukasi, 11(2), 95–110. https://doi.org/10.61672/judek.v11i2.2633
Fajar, D. W., Cholifah, P. S., & Ahdhianto, E. (2024). Implementation of discipline character education through scout activities at elementary school. Indonesian Journal of Primary Education, 8(1), 33–40. https://doi.org/10.17509/ijpe.v8i1.68194
Indonesia. (2010). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. https://peraturan.bpk.go.id/Details/38554/uu-no-12-tahun-2010
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2014 tentang Pendidikan Kepramukaan sebagai Kegiatan Ekstrakurikuler Wajib pada Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
Kwartir Nasional Gerakan Pramuka. (2023). Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka: Hasil Musyawarah Nasional XI Tahun 2023. https://pramuka.or.id/files/document/edaran/Perubahan-AD-ART-2023.pdf
Nurmalia, N., Nurhayati, S., Noor, A. H., Rohaeti, E. E., & Mulyana, E. (2022). Developing students’ leadership spirit during COVID-19 pandemic through virtual-based scouting activities. Society, 10(2), 546–555. https://doi.org/10.33019/society.v10i2.412
Pratiwi, S. I. (2020). Pengaruh ekstrakurikuler Pramuka terhadap karakter disiplin siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(1), 62–70. https://doi.org/10.31004/edukatif.v2i1.90
Rahman, A., Wasliman, I., Hanafiah, H., & Iriantara, Y. (2021). The implementation of strengthening character education program through scouts extracurricular activities in Islamic senior high school. Journal of Education Research and Evaluation, 5(4), 633–644. https://doi.org/10.23887/jere.v5i4.32858
Ratnawati, I., Imron, A., & Benty, D. D. N. (2018). Manajemen pendidikan karakter peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 1(3), 284–292. https://doi.org/10.17977/um027v1i32018p284
Yusdinar, P., & Manik, Y. M. (2023). Pengaruh ekstrakurikuler Pramuka terhadap pembentukan karakter siswa. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(1), 183–190. https://doi.org/10.47709/educendikia.v3i01.2407

