PENGARUH KELUARGA HARMONIS DALAM MEMBENTUK KARAKTER GENERASI ANAK DI USIA REMAJA
DOI:
https://doi.org/10.2238/2tnj9294Keywords:
keluarga harmonis, karakter remaja, pendidikan keluarga, generasi mudaAbstract
Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter anak, terutama pada masa remaja yang merupakan tahap penting dalam perkembangan kepribadian. Keharmonisan keluarga berperan besar dalam membentuk sikap, perilaku, dan nilai-nilai karakter remaja. Namun, perkembangan teknologi, globalisasi, dan perubahan sosial di era modern menghadirkan berbagai tantangan dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keluarga harmonis dalam membentuk karakter remaja serta peran keluarga dalam menanamkan nilai-nilai karakter positif. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, dan artikel yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga harmonis memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pembentukan karakter remaja, terutama dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, empati, kemandirian, serta nilai moral dan religius. Keharmonisan keluarga melalui komunikasi, kasih sayang, perhatian, dan keteladanan orang tua mampu membentuk generasi muda yang berkarakter dan berintegritas.References
Ansyari, S. M., Amirah, S. A., Aqlira, S. D., & Prasojo, T. M. (2025). Pengaruh keharmonisan keluarga terhadap kenakalan remaja. Jurnal Manajemen Pendidikan, 13(2).
Araro, D. L., & Kawuwung, V. C. (2024). Sinergitas sekolah, gereja, keluarga di era revolusi industri 4.0 dalam membangun karakter anak usia 13–15 tahun di Star Generation School Bitung. Murid Kristus: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(2), 97–110.
Faidzin, S. (2022). Peran dan fungsi keluarga dalam membangun kepribadian remaja yang baik dan berkelanjutan di Indonesia: Suatu tinjauan literatur. Journal of Sustainable Development Issues, 1(1), 1–13.
Helmawati. (2014). Pendidikan keluarga: Teoretis dan praktis. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Indriani, L. (2025). Urgensi pendidikan Islam berbasis keluarga dalam pembentukan karakter anak. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 1864–1875.
Lickona, T. (2013). Pendidikan karakter: Panduan lengkap mendidik siswa menjadi pintar dan baik. Bandung: Nusa Media.
Putra, P. D., Lubis, J. P., & Iftikharuddin, M. N. (2026). Dampak pergaulan bebas bagi generasi muda. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 1(3), 73–82.
Raisha Agma, A. (2025). Analisis pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan keagamaan remaja. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 1–7.
Sjarkawi. (2011). Pembentukan kepribadian anak: Peran moral, intelektual, emosional, dan sosial sebagai wujud integritas membangun jati diri. Jakarta: Bumi Aksara.
Susiana, A., Ramadhani, I., Riandi, M. H., & Rizqa, M. (2026). Peran orang tua dalam menanamkan nilai-nilai agama Islam terhadap pembentukan karakter anak usia remaja di Desa Muara Langsat, Kabupaten Kuantan Singingi. Al-Abshor: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 3(1), 37–47.
Warouw, W. N., & Kasingku, J. (2025). Peran firman terhadap pembentukan karakter generasi muda. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(1), 513–524.
Yuliani, A. N., & Pratama, W. A. (2024). Peran keluarga dalam pembentukan karakter dan pergaulan anak di masyarakat. JGEN: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1–8.

