TREN PENELITIAN CYBERBULLYING DAN KEBERFUNGSIAN SOSIAL REMAJA: ANALISIS BIBLIOMETRIK LITERATUR GLOBAL TAHUN 2016–2025
DOI:
https://doi.org/10.2238/e7q7j667Keywords:
Cyberbullying, keberfungsian sosial, remaja, bibliometrik, VOSviewer, kesejahteraan sosialAbstract
Perkembangan teknologi informasi dan media sosial telah mengubah pola interaksi sosial remaja secara signifikan. Di sisi lain, kemajuan tersebut turut meningkatkan risiko munculnya cyberbullying sebagai bentuk kekerasan yang terjadi di ruang digital. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying memiliki dampak negatif terhadap kondisi psikologis remaja, seperti depresi, kecemasan, dan rendahnya kesejahteraan mental. Namun demikian, kajian mengenai pengaruh cyberbullying terhadap keberfungsian sosial remaja masih relatif terbatas dibandingkan dengan penelitian kesehatan mental. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan penelitian global mengenai cyberbullying dan keberfungsian sosial remaja selama periode 2016–2025 menggunakan pendekatan bibliometrik. Data diperoleh dari publikasi ilmiah yang terindeks dalam basis data akademik internasional dengan kata kunci terkait cyberbullying, adolescents, dan social functioning. Analisis dilakukan menggunakan perangkat lunak VOSviewer melalui teknik co-occurrence analysis, network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengenai cyberbullying mengalami peningkatan yang signifikan dalam satu dekade terakhir. Analisis klaster mengidentifikasi dua fokus utama penelitian, yaitu cyberbullying dan media sosial serta dampak psikososial yang mencakup kesehatan mental dan keberfungsian sosial. Selain itu, visualisasi overlay menunjukkan pergeseran perhatian penelitian dari tema victimization menuju social functioning, well-being, dan resilience. Temuan juga mengindikasikan masih terbatasnya penelitian yang mengkaji keberfungsian sosial dalam konteks negara berkembang dan perspektif kesejahteraan sosial. Oleh karena itu, penelitian mengenai cyberbullying dan keberfungsian sosial remaja masih memiliki peluang pengembangan yang luas pada masa mendatang.References
Denche-Zamorano, Á., Barrios-Fernandez, S., Galán-Arroyo, C., Sánchez-González, S., Montalva-Valenzuela, F., Castillo-Paredes, A., Rojo-Ramos, J., & Olivares, P. R. (2023). Science mapping: A bibliometric analysis on cyberbullying and the psychological dimensions of the self. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(1), 209. https://doi.org/10.3390/ijerph20010209
Maurya, C., Muhammad, T., Dhillon, P., & Maurya, P. (2022). The effects of cyberbullying victimization on depression and suicidal ideation among adolescents and young adults: A three-year cohort study from India. BMC Psychiatry, 22, Article 599. https://doi.org/10.1186/s12888-022-04238-x
Vijayarani, M., Balamurugan, G., Sevak, S., Gurung, K., Bhuvaneswari, G., Sangeetha, X., Thenmozhi, P., & Tamilselvi, S. (2024). Silent screams: A narrative review of cyberbullying among Indian adolescents. Cureus, 16(8), e66292. https://doi.org/10.7759/cureus.66292
Yin, H., Han, Z., & Li, Y. (2024). Traditional bullying, cyberbullying, and quality of life among adolescents in 35 countries: Do cultural values matter? Social Science & Medicine, 340, 116456. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2023.116456

