Transformasi Stratifikasi Sosial dari Agraris ke Pariwisata: Dampak Kebijakan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) terhadap Struktur Masyarakat Ubud

Authors

  • Maya Riani Adhari Universitas Indraprasta PGRI Author
  • Hendi Irawan S.Pd.,M.Kesos Universitas Indraprasta PGRI Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/3z7e6002

Keywords:

stratifikasi sosial; pembangunan pariwisata; Ubud; sosiologi pembangunan; masyarakat adat.

Abstract

Penetapan Ubud sebagai bagian dari Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) telah mendorong perkembangan sektor pariwisata yang berdampak pada perubahan struktur sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi stratifikasi sosial masyarakat Ubud akibat pembangunan pariwisata, mengkaji perubahan mata pencaharian dari sektor agraris ke sektor jasa, serta menganalisis dampaknya terhadap lembaga adat dan hubungan sosial masyarakat. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan studi kasus melalui analisis berbagai jurnal ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembangunan pariwisata telah mendorong alih fungsi lahan, perubahan mata pencaharian, serta munculnya stratifikasi sosial baru yang lebih didasarkan pada kepemilikan modal ekonomi dibandingkan status tradisional. Di sisi lain, lembaga adat tetap berupaya mempertahankan nilai-nilai budaya melalui adaptasi terhadap perubahan yang terjadi. Meskipun pembangunan memberikan manfaat ekonomi, proses tersebut juga menimbulkan ketimpangan sosial, komodifikasi budaya, serta tantangan terhadap keberlanjutan identitas masyarakat lokal. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pembangunan yang lebih partisipatif dan berkelanjutan agar kesejahteraan ekonomi dapat dicapai tanpa mengabaikan nilai sosial dan budaya masyarakat Ubud.

References

Al Mubaroq, H. N. H., Sholichah, N., & Widyawati. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Partisipasi Lokal melalui Pengelolaan Desa Wisata di Desa Panglipuran,Bali untuk Mendukung Kemandirian Ekonomi. Mutiara: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia, 3(1), 103–119.

Azizah, Z. N. (2026). Perubahan Struktur Sosial Akibat Perkembangan Wisata di Ubud Bali. 13(1), 104–116.

Dewi, N. D. U., Widanti, N. P. T., Sumada, I. M., & Widnyani, I. A. P. S. (2024). Sinergi Pembangunan Wisata Bahari Berkelanjutan dalam Rangka Mewujudkan Visi Maritim 2024 di Pulau Nusa Penida, Klungkung, Bali. Perspektif, 13(2), 598–608. https://doi.org/10.31289/perspektif.v13i2.11172

Fitriyani, A. N. (2025). Dampak Kunjungan Wisatawan Tiongkok terhadap Ekonomi Lokal di Bali dalam Perspektif Hubungan Internasional. Diplomacy and Global Security Journal, 2(2), 300–323. https://doi.org/10.36859/dgsj.v2i2.4593

Gayatri, I. A. D. L. (n.d.). Implementasi Kebijakan Pengembangan Pariwisata Kawasan Nusa Penida di Kabupaten Klungkung Provinsi Bali. 1–12.

Purwanti, P. A. P., & Setyari, N. P. W. (2021). Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Wilayah di Kawasan Strategis SARBAGITA (Denpasar, Badung, Gianyar, Tabanan). Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis, 18(2), 189–200. https://doi.org/10.34001/jdeb.v18i1.2300

Suteja, I. W., Ardika, I. W., & Pujaastawa, I. B. G. (2018). Komodifikasi Kearifan Lokal Di Bidang Kesehatan Sebagai Daya Tarik Wellness Tourism Di Ubud. Jurnal Master Pariwisata (JUMPA), 05, 111. https://doi.org/10.24843/jumpa.2018.v05.i01.p06

Wirawan, P. E. (2025). Pariwisata Berbasis Kearifan Lokal di Desa Wisata Ubud: Antara Komersialisasi dan Pelestarian Budaya. Jurnal Ilmiah Pariwisata, 30(2), 249–262.

Wiryawan, I. W. G., Perbawa, K. S. L. P., & Wiasta, I. W. (2015). Hukum Adat Bali di Tengah Pembangunan dan Arus Budaya Global. Jurnal Bakti Saraswati, 4(2), 169–178.

Yohapadana, P. W. (2024). Dampak Alih Fungsi Pemanfaatan Tanah Adat terhadap Kondisi Sosial, Ekonomi dan Budaya Masyarakat (Studi di Desa Adat Ubud, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar).

Downloads

Published

2026-07-08