PROPAGANDA POLITIK PEMERINTAHAN PRABOWO GIBRAN

Authors

  • Melanie Rifkia Irawan Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Mutia Rahma Alyndra Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Muhammad Salman Alfarizi Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Muhammad Sandrian Rachman Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Bagas Bayhaqqi Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author
  • Putri Isnaini Andidah Univesitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/f0zzwe27

Keywords:

Strategi Komunikasi Politik, Propaganda, Legitimasi, Prabowo-Gibran, Political Communication Strategy, Legitimacy

Abstract

Perkembangan era digital telah mengubah pola komunikasi politik secara fundamental. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi politik dan mengidentifikasi teknik propaganda yang digunakan oleh Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka guna mendapatkan legitimasi dan suara pemilih. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi dokumentasi (media sosial, wacana politik, dan literatur). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasangan ini secara strategis memanfaatkan platform digital, narasi terarah, serta melibatkan influencer dan relawan untuk memobilisasi dukungan. Keberhasilan strategi tersebut ditopang oleh penerapan teknik propaganda secara masif, yang meliputi plain folks, bandwagon, name calling, glittering generalities, transfer, testimonial, dan card stacking. Teknik-teknik ini terbukti efektif dalam memengaruhi persepsi publik dan mengukuhkan legitimasi kekuasaan yang mereka peroleh sehingga memunculkan konsep teoretis baru, yakni “Propaganda Hibrida Berbalut Kesukarelaan Semu”. The development of the digital era has fundamentally changed political communication patterns. This study aims to analyze the political communication strategy and identify the propaganda techniques used by Prabowo Subianto and Gibran Rakabuming Raka to gain political legitimacy and votes. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through interviews and documentation studies (social media, political discourse, and literature). The results indicate that this pair strategically utilized digital platforms, directed narratives, and involved influencers and volunteers to mobilize support. The success of this strategy was heavily supported by the massive application of propaganda techniques, which include plain folks, bandwagon, name calling, glittering generalities, transfer, testimonial, and card stacking. These techniques proved highly effective in influencing public perception and solidifying their acquired political legitimacy. The main finding of this research reveals a novel theoretical concept: “Hybrid Propaganda Wrapped in Pseudo-Voluntarism”.

References

Dewi, J., Dharmayana, Sriwahyuningsih, dan Rapiadi. 2023. "Bandwagon Effect Pada E-Commerce Dalam Perspektif Buddhis." Jurnal Pendidikan dan Konseling, Vol. 5, No. 2, hlm. 2

Fatmah. (2025). Konsep propaganda politik Pemilu 2024 dalam hukum demokrasi di Indonesia perspektif UU No. 11 Tahun 2008. DE RECHT: Journal of Police and Law Enforcement, 3(1), 57-59.

Khazal Mohammad, K. (2022, November). Propaganda techniques in the American political discourse: A study case of the CNN TV show “The Situation Room with Wolf Blitzer”. Res Militaris, 12(3), 663–670.

Pandiangan, Chelsea Uly Artha, Jaduk Gilang Pembayun, dan Eny Ratnasari. "Pemberitaan Prabowo Gibran Jelang Pilpres 2024: Analisis Framing pada Media Online." Comdent: Communication Student Journal 2, no. 1 (2025): 230-249.

Putra, Bayu Pramana, Najib Husain, La Bilu, dan Dewi Anggraini. "Analisis Komunikasi Politik Prabowo Subianto Dan Gibran Rakabuming Raka Di Media Sosial Tiktok Pemilihan Presiden Dan Wakil Presiden Dalam Kampanye 2024." JAPMAS: Jurnal Politik dan Demokrasi 2, no. 2 (2024): 92-106.

Rousydiy, Lathief. Dasar-Dasar Rhetorica Komunikasi dan Informasi. Medan: Firman Rimbow, 1989.

Downloads

Published

2026-07-08