ANALISIS ISI VIDEO BERITA PADA KANAL YOUTUBE TVONENEWSCOM MENGENAI KEBIJAKAN PENURUNAN POTONGAN KOMISI OJEK ONLINE TERHADAP PENDAPATAN DRIVER DALAM PERSPEKTIF NEO-MARXISME
DOI:
https://doi.org/10.2238/y0dxfv96Keywords:
Neo-Marxisme, Kapitalisme Digital, Ojek Online, Platform Digital, Ketidakpastian PendapatanAbstract
Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola kerja masyarakat melalui hadirnya platform berbasis aplikasi, termasuk layanan ojek online. Di balik kemudahan dan fleksibilitas yang ditawarkan, sistem kerja tersebut juga menghadirkan tantangan berupa ketidakpastian pendapatan yang dipengaruhi oleh potongan aplikasi, mekanisme pembagian hasil, serta program promosi yang diterapkan oleh perusahaan platform. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketidakpastian pendapatan driver ojek online di Indonesia menggunakan perspektif Neo-Marxisme. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma interpretatif, sedangkan data diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap berita daring, artikel, jurnal ilmiah, dan berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan platform digital menempatkan driver pada posisi yang bergantung terhadap kebijakan perusahaan dalam menentukan besarnya pendapatan. Perspektif Neo-Marxisme menjelaskan bahwa fenomena tersebut tidak hanya berkaitan dengan aspek ekonomi, tetapi juga dipengaruhi oleh hegemoni, budaya kerja, dan rendahnya kesadaran sosial pekerja yang membuat sistem kapitalisme digital tetap berjalan. Oleh karena itu, ketidakpastian pendapatan driver ojek online dapat dipahami sebagai bagian dari dinamika relasi kekuasaan dan kontrol dalam sistem kerja berbasis platform digital.References
Cover, J. (2026). Table Of Contents. 21(1), 1–13. https://doi.org/10.21070/ijler.v21i1.1402
El, S., Nasution, H., Batubara, M., Islam, U., & Sumatera, N. (2026). ANALISIS DAMPAK POTONGAN KOMISI PLATFORM TERHADAP. 4307(April), 1855–1860.
Hatami, M. I. (2024). Analisis Relasi Ekonomi Politik Kerja Pengguna dalam Mekanisme Iklan Bertarget Platform Youtube. 5(November), 1–23. https://doi.org/10.20473/medkom.v5i1.63277
Marcello, S., Putra, E., Eka, I., Sari, N., Karima, F., Sari, R. M., Manajemen, M., Syariah, K., Ekonomi, F., Ali, U. I. N. S., & Tulungagung, R. (2026). Dampak Kebijakan Batas Maksimal Potongan Aplikasi Sebesar 8 % terhadap Kompensasi Pengemudi Ojek Online. 2(1), 577–588.
Pahlawan, U., Tambusai, T., & Hardika, F. (2023). Jurnal Pendidikan dan Konseling. 5, 5476–5481.
Resistance, D., Wiratama, L. O., Lamaddukelleng, S. R., & Putri, Z. M. (2025). The Algorithmic Precarity of ‘ Ojol ’ Drivers : 2(2), 189–214.
Venus, A., Intyaswati, D., & Ayuningtyas, F. (2024). Exploring Political Expression Among Indonesian Youth on YouTube : An Investigation of Social Identity and Source Credibility. 1, 1–11. https://doi.org/10.1177/21582440241262647
Eriyanto. (2011). Analisis isi: Pengantar metodologi untuk penelitian ilmu komunikasi dan ilmu-ilmu sosial lainnya . Kencana Prenada Media Group.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Sage Publications.

