ANALISIS HONG KONG, CHINA - ORIGIN MARKETING REQUIREMENT (DS597)
DOI:
https://doi.org/10.2238/fn63b920Keywords:
WTO, DS597, Hong Kong, Amerika Serikat, GATT 1994, Penyelesaian Sengketa WTOAbstract
Sengketa antara Hong Kong, China dengan Amerika Serikat (DS597) dalam konteks hukum perdagangan global di bawah sistem penyelesaian sengketa WTO. Sengketa ini muncul ketika Amerika Serikat mewajibkan produk dari Hong Kong untuk dilabeli "Made in China" sebagai respons terhadap perubahan kebijakan mengenai status khusus Hong Kong yang berlandaskan pertimbangan keamanan nasional. Hong Kong mengajukan keberatan terhadap kebijakan itu, yang dianggap melanggar ketentuan GATT 1994, terutama terkait Marks of Origin, serta bertentangan dengan prinsip perdagangan internasional yang menjamin perlakuan yang adil dan tidak diskriminatif bagi anggota WTO. Dengan menggunakan pendekatan yuridis normatif, kajian ini meneliti landasan hukum yang disampaikan oleh kedua pihak, argumen seputar penerapan Pasal XXI GATT 1994 berkenaan dengan pengecualian untuk keamanan nasional, serta pertimbangan hukum yang disampaikan oleh Panel WTO. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Panel WTO menilai bahwa kebijakan yang diterapkan oleh Amerika Serikat tidak sesuai dengan kewajiban yang diatur dalam GATT 1994 dan menegaskan bahwa penerapan pengecualian untuk keamanan nasional tetap bisa dievaluasi dalam konteks hukum WTO. Kasus ini menggambarkan dinamika antara perlindungan kepentingan keamanan nasional suatu negara sekaligus kewajiban untuk mengikuti ketentuan perdagangan internasional, serta menegaskan peranan penting WTO sebagai lembaga penyelesaian sengketa dalam menjaga kepastian hukum dan kestabilan pada sistem perdagangan multilateral.References
Akpofure, S., Use, T., Report, P., Report, P., Rights, I. P., Report, P., Voon, T., & Products, C. (2023). International decisions. 45(2019), 488–493.
Bao, S. (2026). Public Policy Defences in the Name of Security : Unconventional Security Claims in WTO General Exceptions Jurisprudence. 1–23. https://doi.org/10.1017/S1474745626101463
Chaisse, J., & Olaoye, K. F. (2023). United States-origin Marking Requirement, Wt/ds597/r. American Journal of International Law, 117(3), 488-493. https://doi.org/10.1017/ajil.2023.29
Folake, K. (2026). UNITED STATES—ORIGIN MARKING REQUIREMENT, WT/DS597/R CHAISSE, Julien; OLAOYE, Kehinde Folake.
Ren, Y. (2026). The Question of “ Territory ” in the WTO Jurisprudence : A Critique of Panel ’ s Decision on US-Origin Marking Requirement Dispute. 16(1).
Report, A. B. (1994). 506 507. 2(d), 95–96.
Report, A. B. (1994). WTO Report on DS597. 2(d), 95–96.
Ryan. (n.d.). summary_first_written_submission.pdf.
The, O. F., & Of, T. (2021). United states – origin marking requirements.
WTO | dispute settlement - DS597: United States — Origin Marking Requirement. (n.d.-b). Www.wto.org. https://www.wto.org/english/tratop_e/dispu_e/cases_e/ds597_e.htm
Xing, W., & Yao, L. (2023). Heliyon Hong Kong as a separate customs territory : Past , present and prospect. Heliyon, 9(10), e20486. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e20486

