PEMBERDAYAAN EKONOMI PEREMPUAN DALAM INDUSTRI BATIK DI INDONESIA TAHUN 2016–2026: ANALISIS BIBLIOMETRIK

Authors

  • Fira Khairun Nissah UIN Syarif Hidayatullah Author
  • Indira Rachma Prahasti UIN Syarif Hidayatullah Author
  • Pandu Arief Laksana UIN Syarif Hidayatullah Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/hxnfnd13

Keywords:

bibliometrik, pemberdayaan perempuan, industri batik, ekonomi kreatif, VOSviewer, Indonesia, bibliometrics, women's empowerment, creative economy

Abstract

Industri batik di Indonesia menjadi salah satu bagian penting dari sektor ekonomi kreatif yang sejak lama didukung oleh peran aktif perempuan dalam berbagai tahapan proses produksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perkembangan publikasi ilmiah mengenai pemberdayaan ekonomi perempuan pada industri batik di Indonesia selama periode 2016–2026 melalui pendekatan bibliometrik. Data penelitian dikumpulkan menggunakan aplikasi Publish or Perish (PoP) dengan sumber data Google Scholar, kemudian dianalisis dan divisualisasikan menggunakan VOSviewer. Hasil penelusuran memperoleh 499 dokumen yang menunjukkan peningkatan jumlah publikasi dari tahun ke tahun, yaitu dari 10 publikasi pada tahun 2016 menjadi 97 publikasi pada tahun 2024. Analisis co-occurrence kata kunci menghasilkan lima kelompok tema utama, meliputi: (1) pemberdayaan masyarakat melalui industri batik, (2) ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), (3) budaya beserta identitas lokal, (4) kemandirian ekonomi perempuan dan keluarga, serta (5) inovasi teknik produksi dan aspek keberlanjutan. Dari keseluruhan kluster tersebut, tema ekonomi kreatif memiliki peran paling dominan karena menjadi penghubung antara aspek budaya, sosial, dan penguatan kemandirian ekonomi perempuan. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan masih terdapat peluang pengembangan kajian, terutama terkait perspektif gender interseksional, pengaruh digitalisasi terhadap perempuan pengrajin batik, serta penyusunan model pemberdayaan yang berbasis data. Temuan penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan dalam penyusunan agenda penelitian selanjutnya sekaligus memberikan masukan bagi akademisi, praktisi, dan pengambil kebijakan. The batik industry in Indonesia is an important component of the creative economy, with women playing a central role in its production processes for generations. This study aims to examine the development of scientific publications on women's economic empowerment in the Indonesian batik industry during the 2016–2026 period using a bibliometric approach. The data were collected through Publish or Perish (PoP) based on Google Scholar and analyzed and visualized using VOSviewer. A total of 499 documents were identified, indicating a substantial increase in publications, from 10 documents in 2016 to 97 documents in 2024. The keyword co-occurrence analysis revealed five major thematic clusters: (1) community empowerment through the batik industry, (2) the creative economy and micro, small, and medium enterprises (MSMEs), (3) culture and local identity, (4) women's and family economic independence, and (5) technological innovation and sustainability. Among these clusters, the creative economy emerged as the central theme, linking cultural, social, and women's economic empowerment dimensions. The findings also highlight several research gaps, particularly concerning intersectional gender perspectives, the impact of digitalization on women batik artisans, and the development of data-driven empowerment models. This study provides valuable insights for future research while offering practical implications for academics, practitioners, and policymakers

References

Affandi, A., & Abadiyah, R. (2025). Women's Empowerment Through 'Aisyiyah's Economic and Entrepreneurial Programs. Indonesian Journal of Cultural and Community Development.

Anggorojati, A., Romadhon, A. G., & Handayani, E. F. (2025). Eksplorasi Nilai Estetika Batik Kontemporer sebagai Identitas Budaya Lokal dalam Industri Kreatif Global. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence.

Aria, M., & Cuccurullo, C. (2017). bibliometrix: An R-tool for comprehensive science mapping analysis. Journal of Informetrics, 11(4), 959–975. https://doi.org/10.1016/j.joi.2017.08.007

Asnawan, A., Alfiana, D. M., Sa'diyah, H., & Efendi, M. D. (2022). Pemberdayaan perempuan UMKM melalui digital marketing di Desa Jombang Kecamatan Jombang. NGARSA: Journal of Islamic Studies.

Astuti, A., & Gunawan, G. (2022). Proses entrepreneurial dalam upaya revitalisasi budaya dan industri di Kampung Batik Semarang. Jurnal Penelitian Pendidikan Agama Katolik.

Auliyaazahra, A., & Mulyono, S. E. (2024). Pemberdayaan masyarakat melalui produksi batik pring sedapur di KUBE Mukti Rahayu Kabupaten Magetan. Bersatu: Jurnal Penelitian.

Damayanti, A. (2023). Peran perempuan pengrajin batik Sariwarni Kabupaten Madiun dalam pengembangan ekonomi kreatif ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. AL-ITTIFAQ Jurnal Ekonomi Syariah.

Donthu, N., Kumar, S., Mukherjee, D., Pandey, N., & Lim, W. M. (2021). How to conduct a bibliometric analysis: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 133, 285–296. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.04.070

Fellani, A., Nessha, R. Y., & Hilmi, M. A. (2025). Community Empowerment Efforts Through Creative Economic Training for Housewives with Batik Jumputan in Purwajaya Village, Ciamis Regency. Nahdlatul Ulama Journal.

Feni, A. (2023). Pemberdayaan Perempuan Dalam Meningkatkan Ekonomi Keluarga Di Way Lunik Panjang Bandar Lampung. Universitas Raden Intan Lampung.

Hakim, A. (2021). Membangun dan Mengembangkan Ekonomi Mikro Melalui Batik Tulis: Studi Kasus Pemberdayaan Kelompok Perempuan Pembatik Tulis Desa Ramasari Cianjur. Neliti.

Imronah, A., & Fatmawati, N. (2021). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Home Industry Kerajinan Anyaman Bambu. JEKSYAH: Islamic Economics Journal.

Ismaya, A., & Yuliani, F. (2024). Upaya Peningkatan Produktifitas UMKM Batik Di Kabupaten Kuantan Singingi. Journal Of Research And Vocational Industry Consultation.

Kabeer, N. (1999). Resources, agency, achievements: Reflections on the measurement of women's empowerment. Development and Change, 30(3), 435–464.

Khilmiyah, A., & Surwanti, A. (2020). Pemberdayaan ekonomi aktivis 'Aisyiyah melalui pelatihan ecoprint ramah lingkungan. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Khoirunnisa, A., Permadani, K. G., & Syafira, V. (2024). Pemberdayaan Perempuan dengan Kegiatan Ecoprint di Dusun Pogalan Atas melalui Ecocreative of Sempurna. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat.

Kusumastuti, A., Atika, A., & Fitriyana, D. F. (2024). Peningkatan Efisiensi dan Keberlanjutan Produksi Pewarnaan Batik melalui Proses Berbantuan Ultrasonik. Jurnal Inovasi dan Pemberdayaan.

Longwe, S. H. (1991). Gender awareness: The missing element in the Third World development project. In T. Wallace & C. March (Eds.), Changing Perceptions: Writings on Gender and Development. Oxfam.

Nasori, A., Aslindar, D. A., & Triono, B. (2024). Pelatihan Ekonomi Kreatif Pembuatan Batik Berbasis Ecoprint Pada PKK Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Jurnal Abdimas.

Nurrofi, A., & Mahmud, N. (2024). Pemberdayaan ekonomi masyarakat dengan mengangkat usaha batik khas bakaran Kabupaten Pati. Jurnal Pengabdian Masyarakat.

Nurwakhidah, A. (2022). Upaya Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat melalui Usaha Griya Batik Sengguruh Kepanjen dalam Perspektif Ekonomi Islam. Jurnal Lentera Kajian Keagamaan.

van Eck, N. J., & Waltman, L. (2010). Software survey: VOSviewer, a computer program for bibliometric mapping. Scientometrics, 84(2), 523–538. https://doi.org/10.1007/s11192-009-0146-3

Downloads

Published

2026-07-06