ANALISIS BIBLIOMETRIK PERKEMBANGAN KAJIAN STIGMA AFILIASI PADA ORANG TUA ANAK DENGAN AUTISM SPECTRUM DISORDER (ASD)
DOI:
https://doi.org/10.2238/h506tn71Keywords:
Affiliate Stigma, Autism Spectrum Disorder, Parents, Social stigma, Bibliometric Analysis, VOSviewer, Orang Tua, Stigma Afiliasi, Stigma Sosial, Analisis BibliometrikAbstract
Social stigma directed toward children with Autism Spectrum Disorder (ASD) is often experienced indirectly by parents as the primary caregivers. This condition can develop into affiliate stigma, which refers to the internalization of negative societal attitudes by parents toward their child’s condition. This study aims to map the development of research on affiliate stigma among parents of children with ASD through a bibliometric analysis. The study employed a descriptive quantitative approach using bibliometric methods. Data were collected from relevant scientific publications and analyzed using VOSviewer to identify publication trends, keyword relationships, and emerging research themes related to affiliate stigma among parents of children with ASD. The findings indicate that publications on this topic have generally increased during the 2016–2026 period, with the highest number of publications recorded in 2025. The co-occurrence analysis identified five main clusters: stigmatization and social behavior, family psychosocial impacts, the clinical framework of ASD, adolescence and social inclusion, and public awareness and gender-related stigma. The overlay visualization revealed that themes such as parental stress, social isolation, and social stigma have gained increasing attention in recent years. Meanwhile, the density visualization showed that Autism Spectrum Disorder is the most dominant concept in the literature, whereas affiliate stigma remains a relatively underexplored topic. These findings suggest that research on affiliate stigma among parents of children with ASD continues to grow and offers considerable opportunities for further development, particularly in relation to cultural contexts, gender perspectives, and psychosocial interventions. Stigma sosial yang diterima oleh anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) sering kali turut dirasakan oleh orang tua sebagai pengasuh utama. Kondisi ini dapat berkembang menjadi affiliate stigma atau stigma afiliasi, yaitu proses ketika orang tua menginternalisasi pandangan negatif masyarakat terhadap kondisi anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan perkembangan kajian mengenai stigma afiliasi pada orang tua anak ASD melalui analisis bibliometrik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode bibliometrik terhadap artikel-artikel ilmiah yang relevan. Data dianalisis menggunakan perangkat lunak VOSviewer untuk mengidentifikasi tren publikasi, keterkaitan antarkata kunci, serta tema-tema yang berkembang dalam penelitian terkait stigma afiliasi pada orang tua anak ASD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengenai topik ini cenderung meningkat selama periode 2016–2026, dengan puncak publikasi terjadi pada tahun 2025. Analisis co-occurrence menghasilkan lima kluster utama, yaitu stigmatisasi dan perilaku sosial, dampak psikososial keluarga, kerangka klinis ASD, remaja dan inklusi sosial, serta kesadaran publik dan stigma gender. Visualisasi temporal menunjukkan bahwa tema seperti parental stress, social isolation, dan social stigma menjadi fokus yang semakin berkembang dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, visualisasi kepadatan memperlihatkan bahwa Autism Spectrum Disorder merupakan konsep yang paling dominan dalam literatur, sedangkan affiliate stigma masih tergolong topik yang relatif terbatas. Temuan ini menunjukkan bahwa kajian mengenai stigma afiliasi pada orang tua anak ASD terus berkembang dan masih memiliki peluang untuk dikembangkan lebih lanjut, terutama dalam konteks budaya, gender, dan intervensi psikososial.References
Azzahrawaani, Z., Johan, R. C., & Ardiansah. (2023). Analisis Bibliometrik Tren Penelitian Literasi pada Lansia dengan Menggunakan VOSviewer. BACA: Jurnal Dokumentasi dan Informasi, 44(2).
Kirby, A. (2023). Exploratory Bibliometrics: Using VOSviewer as a Preliminary Research Tool. Publications, 11(1), 10.
Al Fikroni, Z. F., Challi, A., Ainiyah, H., Sugiarti, L. R., & Suhariadi, F. (2025). Menerima, bertahan, dan bangkit: Makna stigma sosial dalam kehidupan orang tua dari anak berkebutuhan khusus. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4861–4870.
Dewi, S., & Morawati, S. (2024). Gangguan autis pada anak. Scientific Journal (SCIENA), 3(6), 418–431.
Khoiriyah, A. N. (2026). Representasi stigma dan pandangan masyarakat terhadap anak autisme dalam film Dancing in the Rain: Analisis semiotika John Fiske. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(3), 413–426.
Ma, Y., Lee, L. Y., & Zhang, X. (2023). Affiliate stigma and related factors among parents of autism spectrum condition: A pilot study from mainland China. Autism & Developmental Language Impairments, 8, 1–10.
Salami, S., & Alhalal, E. (2024). Affiliate stigma among caregivers of children with autism spectrum disorder: The role of coping strategies and perceived social support. Journal of Disability Research, 3, e20240009. https://doi.org/10.57197/JDR-2024-0009
Septiana, R., Juita, L., Putri, F. H., Puteri, M. N. M., Suryani, Y. D., & Zulaiha, D. (2025). Perilaku anak dengan autisme usia 8 tahun di YPAC Palembang. Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, 3(2), 322–330.
Surya, N. F., Nuryani, R., & Lindasari, S. W. (2025). Stigma afiliasi pada orang tua dengan anak Down syndrome. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 7(6), 435–442.
Tresnaugi, K. M. R., & Susilawati, L. K. P. A. (2026). Penerimaan diri orang tua dengan anak Down syndrome: Literature review. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 6(1), 48–59.
Wardany, O. F., & Oktari, S. S. (2025). Stigma experienced by parents of children with autism spectrum disorder. Jurnal Unik: Pendidikan Luar Biasa, 10(2), 107–117.

