FENOMENA OVERSHARING KEHIDUPAN PRIBADI CLARA SHINTA SEBAGAI CONTENT CREATOR DALAM PERSPEKTIF FEMINISME PSIKOANALISIS

Authors

  • Amanda Maullida, Kayla Ramadhanty, Rifma Ghulam Dzaljad Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/gqxvfy98

Keywords:

Oversharing, Social Media, Content Creator, Psychoanalytic Feminism, Clara Shinta

Abstract

Fenomena oversharing di media sosial menunjukkan semakin kaburnya batas antara ruang privat dan ruang publik. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena oversharing kehidupan pribadi Clara Shinta sebagai content creator dalam perspektif feminisme psikoanalisis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui observasi unggahan media sosial, dokumentasi digital, pemberitaan daring, dan studi pustaka, kemudian dianalisis secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik oversharing menjadi sarana mengungkapkan pengalaman emosional, memperoleh pengakuan sosial, dan membangun identitas di ruang digital. Perspektif feminisme psikoanalisis menunjukkan bahwa tindakan tersebut dipengaruhi oleh dinamika psikologis dan konstruksi sosial yang membentuk subjektivitas perempuan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa oversharing merupakan bentuk komunikasi digital yang merefleksikan ekspresi identitas perempuan di ruang publik digital.

References

Akhtar, H. (2020). Perilaku Oversharing di Media Sosial: Ancaman atau Peluang? Psikologika : Jurnal Pemikiran Dan Penelitian Psikologi, 25(2), 257–270. https://doi.org/10.20885/psikologika.vol25.iss2.art7

Chodorow, N. (1978). The Reproduction of Mothering.

Duffy, B. E., & Hund, E. (2015). “Having it All” on Social Media: Entrepreneurial Femininity and Self-Branding Among Fashion Bloggers. Social Media and Society, 1(2). https://doi.org/10.1177/2056305115604337

Goh, D. H.-L., Ang, R. P., Chua, A. Y. K., & Lee, C. S. (2009). Why we share: A study of Motivations for mobile media sharing. 1–13.

Hollway, W., Mitchell, J., & Walsh, J. (2015). Psychoanalysis and Feminism: Then and now. 20(2), 112–130. https://doi.org/10.1057/pcs.2015.3

Indriani, L., Samola, T. F., & Pureklolon, T. T. (2026). Fenomena Oversharing Di Media Sosial : Bentuk Ekspresi Diri Dan Tantangan Privasi Bagi Generasi Z. Jurnal Komunikasi & Administrasi Publik, 13(1), 161–168.

Kurniasih, N. (2023). Pemberdayaan Perempuan Di Era Digital Bunda Cerdas Cakap Digital. Community Development Journal, 4(3), 6053–6059.

Lane, L. (2023). Strategic femininity on Facebook: women’s experiences negotiating gendered discourses on social media. 23(5), 2440–2454. https://doi.org/https://doi.org/10.1080/14680777.2022.2056754

Saidah, M., Kharima, N., & Gul, M. (2026). Generation Z Oversharing and Vulnerability to Online Gender-Based Violence : A Phenomenological Study of Instagram. Journal of Gender Studies, 10(1), 79–98.

Downloads

Published

2026-07-04