Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENERAPAN DUKUNGAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN DENGAN GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA

Abstract

Latar Belakang: Gangguan mobilitas fisik merupakan kondisi keterbatasan gerak yang sering terjadi pada pasien pasca operasi akibat penurunan kekuatan otot dan imobilisasi. Kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi apabila tidak ditangani secara tepat. Pasien dengan gangguan mobilitas fisik memerlukan intervensi yang dapat meningkatkan kekuatan otot dan rentang gerak, sehingga Tujuan: studi kasus ini untuk menggambarkan penerapan dukungan mobilisasi dini pada pasien dengan gangguan mobilitas fisik di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Metode: yang digunakan adalah studi kasus deskriptif pada Tn. S dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi. Intervensi diberikan selama tiga hari secara bertahap, dengan durasi 5-30 menit setiap sesi. Hasil: studi kasus menunjukkan adanya peningkatan kekuatan otot dari skala 2 menjadi 4 serta peningkatan rentang gerak dari skala 3 menjadi 5, disertai peningkatan kemandirian pasien dalam melakukan mobilisasi. Kesimpulan: Penerapan dukungan mobilisasi dini secara terstruktur dapat meningkatkan mobilitas fisik dan mempercepat proses pemulihan pasien.

Keywords

Gangguan Mobilitas Fisik, Kekuatan Otot, Mobilisasi Dini, Rentang Gerak

PDF

References

  1. Aprisunadi, Nursalam, N., Mustikasari, M., Ifadah, E., & Hapsari, E. (2023). Effect of Early Mobilization on Hip and Lower Extremity Postoperative: A Literature Review. SAGE Open Nursing, 9, 1–17. https://doi.org/10.1177/23779608231167825
  2. Bakhtiar, A., & Ambarwati, W. (2025). Penerapan Mobilisasi Dini Pada Pasien Post Sectio Caesarea Untuk Mempercepat Pemulihan Dan Kualitas Hidup Ibu Post Partum. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 14, 81–91.
  3. Chaiwat, O., Wachiramatee, T., Sathitkarnmanee, B., Rattanamung, S., Dajpratham, P., Thikom, N., & Thanakiattiwibun, C. (2025). Preventing muscle loss through early mobilization in non-critically ill older adults admitted to surgical intensive care units. Scientific Reports, 15(1). https://doi.org/10.1038/s41598-025-12699-9
  4. Febrianti, S. R., & Yunita, E. (2024). Penyuluhan Peningkatan Pengetahuan WUS Tentang Efek Samping KB Suntik 3 Bulan di Desa Nyalabu Daya Kecamatan Pamekasan Kabupaten Pamekasan. Jurnal Pahlawan Kesehatan, 1, 121–126.
  5. Guo, X., Zhou, Y., Li, X., & Mu, J. (2025). Resistance exercise training improves disuse-induced skeletal muscle atrophy in humans: a meta-analysis of randomized controlled trials. BMC Musculoskeletal Disorders, 26(1). https://doi.org/10.1186/s12891-025-08384-7
  6. Huang, J., Li, P., Wang, H., Lv, C., Han, J., & Lu, X. (2023). Exploring elderly patients’ experiences and concerns about early mobilization implemented in postoperative care following lumbar spinal surgery: a qualitative study. BMC Nursing, 22(1). https://doi.org/10.1186/s12912-023-01510-7
  7. Jun, L., Robinson, M., Geetha, T., Broderick, T. L., & Babu, J. R. (2023). Prevalence and Mechanisms of Skeletal Muscle Atrophy in Metabolic Conditions. Dalam International Journal of Molecular Sciences (Vol. 24, Nomor 3, hlm. 1). MDPI. https://doi.org/10.3390/ijms24032973
  8. Omairan, A. M., Shujaa, K. A., Khawaji, R. E., Ashqar, M. I., Aleisawi, R. B., Rashedi, A. A., Alsulami, N. W., Alkhattabi, A. S., Gallah, F. N. A., Alharthi, K. S. M., Almutairi, N. K. S., & Almassawi, A. A. M. (2024). Effectiveness of early mobilization in reducing postoperative complications; nursing roles. Journal Of International Crisis And Risk Communication Research, 7, 2972–2976.
  9. Rahmanti, A., Wisnu, I., & Pratiwi, I. (2022). Penerapan Mobilisasi Dini Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Pada Pasien Pasca Operasi Di RS TK III Bhakti Wira Tamtama Semarang. JURNAL ILMIAH KEDOKTERAN DAN KESEHATAN, 3, 240–249. http://ejurnal.stie-trianandra.ac.id/index.php/klinikHalamanUTAMAJurnal:http://ejurnal.stie-trianandra.ac.id/index.php
  10. Sabella, D., Parmilah, & Wulandari, T. S. (2024). Efektifitas Tindakan Dukungan Mobilisasi Untuk Meningkatkan Mobilitas Fisik Pada Pasien Post Sectio Caesarea. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA), 3. https://doi.org/https://doi.org/10.64314/jikka.v3i1.241
  11. Syokumawena, Mediarti, D., & Janiati, N. (2022). Implementasi Keperawatan Pasien Post Operasi Fraktur Ekstremitas Bawah Dengan Masalah Gangguan Mobilitas Fisik. Jurnal Keperawatan Merdeka (JKM), 2, 132–138.
  12. Toriyama, T., Fukutani, T., Sakurai, T., Takeda, M., Tomii, K., Kodaira, H., Sekizaki, K., Kobayashi, Y., & Nishimura, N. (2025). Characteristics of Early Postoperative Sedentary Time in Patients with Hip Fractures. Progress in Rehabilitation Medicine, 10(0), 1–9. https://doi.org/10.2490/prm.20250014
  13. Wardani, N., Ardiana, A., & Rondhianto, R. (2025). Impact Of Early Mobilization On Postoprative Pain And Recovery: A Scoping Review. Nursing Information Journal, 5(1), 123–139. https://doi.org/10.54832/nij.v5i1.1167
  14. Wu, X., Li, Z., Cao, J., Jiao, J., Wang, Y., Liu, G., Liu, Y., Li, F., Song, B., Jin, J., Liu, Y., Wen, X., Cheng, S., & Wan, X. (2018). The association between major complications of immobility during hospitalization and quality of life among bedridden patients: A 3 month prospective multi-center study. Plos One, 13(10), 1–14. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0205729

Similar Articles

1-10 of 242

You may also start an advanced similarity search for this article.