Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

EFEKTIVITAS EDUKASI TENTANG KETIDAKNYAMANAN KEHAMILAN TRIMESTER III TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL DI PUSKESMAS KANDANGAN TAHUN 2026

Abstract

Kehamilan trimester III ditandai dengan berbagai perubahan fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan, sehingga ibu memerluakan pengetahuan yang memadai untuk mengenali keluhan fisiologis, melakukan penanganan yang tepat, dan mengetahui tanda bahaya. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas edukasi tentang ketidaknyamanan kehamilan trimester III terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil di Puskesmas Kandangan Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain kuantitatif quasi experiment dengan rancangan one-group pretest-posttest. Sampel berjumlah 10 ibu hamil trimester III yang dipilih dengan simple random sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner 25 soal sebelum dan setelah edukasi. Edukasi diberikan secara langsung menggunakan metode ceramah interaktif dan tanya jawab dengan dukungan media leaflet. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat; karena data selisih tidak berdistribusi normal, digunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 56,0 sebelum edukasi menjadi 81,2 setelah edukasi, dengan peningkatan rata-rata 25,2 poin. Sebelum edukasi, 60% responden berada pada kategori cukup dan 40% kategori kurang; setelah edukasi, 80% berada pada kategori baik dan 20% kategori cukup. Uji Wilcoxon menunjukkan p=0,002, sehingga terdapat perbedaan pengetahuan yang bermakna sebelum dan setelah edukasi. Edukasi tentang ketidaknyamanan kehamilan trimester III efektif meningkatkan pengetahuan ibu hamil pada kelompok penelitian.

Keywords

edukasi kesehatan, kehamilan trimester III, ketidaknyamanan kehamilan, pengetahuan, ibu hamil

PDF

References

  1. Ashfia, N., & Ismarwati. (2020). Hubungan paritas dengan tingkat kecemasan ibu hamil trimester III di Puskesmas Kandangan Kabupaten Temanggung. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan.
  2. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  3. Cunningham, F. G., Leveno, K. J., Bloom, S. L., Dashe, J. S., Hoffman, B. L., Casey, B. M., & Spong, C. Y. (2022). Williams obstetrics (26th ed.). McGraw Hill.
  4. Dahlan, M. S. (2020). Statistik untuk kedokteran dan kesehatan: Deskriptif, bivariat, dan multivariat. Epidemiologi Indonesia.
  5. Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung. (2025). Profil kesehatan Kabupaten Temanggung tahun 2024. Dinas Kesehatan Kabupaten Temanggung.
  6. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah. (2025). Profil kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2024. Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah.
  7. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Buku KIA: Kesehatan ibu dan anak. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  8. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman pelayanan antenatal terpadu. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  9. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
  10. Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
  11. Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
  12. Prawirohardjo, S. (2020). Ilmu kebidanan (Edisi ke-4). PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
  13. Rovika, R., & Aniroh, U. (2024). Hubungan tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet Fe dengan kejadian anemia pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kandangan. Jurnal Kebidanan.
  14. Septianingrum, A., & Widayanti, W. (2022). Efektivitas edukasi kelas ibu hamil terhadap pengetahuan ibu hamil tentang ketidaknyamanan kehamilan trimester III. Jurnal Kebidanan.
  15. Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
  16. Varney, H., Kriebs, J. M., & Gegor, C. L. (2019). Varney's midwifery (6th ed.). Jones & Bartlett Learning.
  17. Veftisia, V., Afriyani, L. D., & Rachmawati, A. (2022). Peningkatan pengetahuan dan keterampilan ibu dalam mengatasi nyeri punggung pada ibu hamil trimester III. Jurnal Kebidanan Indonesia.
  18. World Health Organization. (2016). WHO recommendations on antenatal care for a positive pregnancy experience. World Health Organization.
  19. World Health Organization. (2020). WHO antenatal care recommendations for a positive pregnancy experience: Nutritional interventions update. World Health Organization.
  20. World Health Organization. (2022). WHO recommendations on maternal and newborn care for a positive postnatal experience. World Health Organization.

Similar Articles

21-30 of 417

You may also start an advanced similarity search for this article.