Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

PENERAPAN PROMOSI PERILAKU UPAYA KESEHATAN DALAM BENTUK SANTUN MEROKOK SEBAGAI UPAYA MENGATASI PERILAKU KESEHATAN CENDERUNG BERESIKO DI WILAYAH PUSKESMAS BAWEN

Abstract

Penerapan promosi perilaku upaya kesehatan dalam bentuk santun merokok merupakan salah satu upaya untuk mengatasi perilaku kesehatan cenderung berisiko akibat kebiasaan merokok yang dapat membahayakan kesehatan perokok maupun orang di sekitarnya. Dalam promosi perilaku upaya kesehatan terdapat implementasi edukasi santun merokok yang berguna untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, motivasi individu untuk menerapkan perilaku hidup sehat dan kemampuan individu dalam menerapkan perilaku merokok yang lebih bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan promosi perilaku upaya kesehatan dalam bentuk santun merokok sebagai upaya mengatasi perilaku kesehatan cenderung berisiko di wilayah Puskesmas Bawen. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan studi kasus pada keluarga dengan masalah perilaku kesehatan cenderung beresiko. Pengumpulan data yang digunakan melalui wawancara, observasi, pemeriksana fisik, dan dokumentasi keperawatan. Intervensi yang dilakukan berupa promosi perilaku upaya kesehatan melalui edukasi santun merokok diberikan dalam bentuk penyuluhan kesehatan, diskusi, serta motivasi terhadap keluarga selama 3x30 menit. Hasil pengelolaan awal menunjukan keluarga yang merokok belum menunjukkan upaya untuk mengurangi perilaku merokok. Setelah diberikan edukasi sebanyak 3kali, keluarga menunjukan komitmen untuk menerapkan perilaku santun merokok. promosi perilaku upaya kesehatan membantu untuk meningkatkan pengetahuan serta ketrampilan dalan rangka mencapai derajat hidup sehat. Simpulan dari penerapan promosi perilaku upaya kesehatan dengan edukasi santun merokok dapat membantu mengatasi perilaku kesehatan cenderung beresiko pada keluarga.

Keywords

Promosi Perilaku Upaya Kesehatan, Santun Merokok, Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko

PDF

References

  1. Alfiani, A., & Wulansari. (2023). Pencegahan Perilaku Kesehatan Cenderung Beresiko Remaja dengan Promosi Perilaku. Jurnal Ilmu Kesehatan, 5(2), 341.
  2. Ariningtyas, N., Melati, A. W., Irwinsan, H. A., Sari, K., Ayundani, P. D., Kurniawati, P., Amanah, S. N., Olivia, V., & Siregar, A. (2025). Penyuluhan Tentang Bahaya Merokok dan Deklarasi Perokok Santun Untuk Mendukung Peningkatan Kesehatan Ibu dan Anak Di Dusun Demangan Klurahan Demangrejo Kapanewon Sentolo Kabupaten Kulon Progo. 3(2), 81–86.
  3. Aula, Y. N., & Nurhayati, F. (2015). Hubungan Lierasi Kesehatan dengan Perilaku Kesehatan Siswa Sekolah Menengah Atas Negeri Di Kota Surabaya. 139–144.
  4. BPS. (2025). Persentase Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas yang Merokok dalam Sebulan Terakhir Menurut Kabupaten/Kota dan Kelompok Umur di Provinsi Jawa Tengah (Persen), 2024. https://jateng.bps.go.id/id/statistics-table/2/MTc4NSMy/persentase-penduduk-usia-15-tahun-ke-atas-yang-merokok-dalam-sebulan-terakhir-menurut-kabupaten-kota-dan-kelompok-umur-di-provinsi-jawa-tengah.html
  5. Kodim, Y. (2021). Konsep Dasar Keperawatan.
  6. Kurniawan, P. T., Kurniawati, R., & Parmila. (2024). Penggunaan Permen Karet Xylitol Untuk Mengurangi Perilaku Kesehatan Resiko Merokok Pada Remaja Dengan ISPA. Jurnal Ilmiah Keperawatan Dan Kesehatan Alkautsar (JIKKA), 3(1), 58–69. https://jurnal.akperalkautsar.ac.id/index.php/JIKKA%0APENGGUNAAN
  7. Mubasyiroh, R., Dharmayanti, I., Indrawati, L., Tjandrarini, D. H., Rachmalina, R., Handayani, N., & Despitasari, M. (2021). Bunga Rampai 10 Tahun PHBS (Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat ) Masyarakat Indonesia. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (LPB) Anggota IKAPI No. 468/DKI/XI/2013 Jalan Percetakan Negara No. 23, Jakarta 10560 Telp. (021) 4261088, ext. 222, 223. Faks. (021) 4243933 Email :[email protected]; website : www.litba.
  8. Nitami, M., & Situngkir, D. (2024). Promosi Kesehatan Mengenai 'Bahaya Merokok' di Lingkungan Universitas Esa Unggul kepada Mahasiswa Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Tahun 2023. 15(1), 124–127.
  9. PPNI, D. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia : Definisi dan Indikator Diagnostik.
  10. PPNI, D. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia : Definisi dan Tindakan Keperawatan.
  11. PPNI, D. (2022). Standar Luaran Keperawatan Indonesia : Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan.
  12. Reong, A. R., Mane, G., Anita Aga, M. S., Mbola, M., & Sulastien, H. (2024). Gambaran Perilaku Merokok Pada Remaja. 12(3), 641–650.
  13. Sarman, Darmin, Fauzan, M. R., Rumaf, F., & Jaata, J. (2023). Promosi kesehatan tentang bahaya perilaku merokok bagi kesehatan masyarakat di desa lobong. 4(2), 1065–1069.
  14. Tristanti, I. (2016). Remaja dan Perilaku Merokok. 3, 328–330.
  15. WHO. (2025). Perokok Indonesia Mencapai 38,7% di 2025. https://data.goodstats.id/statistic/who-perokok-indonesia-mencapai-387-di-2025-wtg5r

Similar Articles

11-20 of 419

You may also start an advanced similarity search for this article.