Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

IMPLEMENTASI NILAI-NILAI IBADAH DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL IBU HAMIL: TINJAUAN PERSPEKTIF ISLAM DAN KEBIDANAN

Abstract

Kehamilan merupakan proses fisiologis yang disertai perubahan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual yang dapat memengaruhi kesehatan mental ibu hamil. Kondisi kecemasan, stres, dan ketidakstabilan emosi selama kehamilan berpotensi memberikan dampak negatif terhadap kesehatan ibu maupun janin. Islam menempatkan nilai-nilai ibadah sebagai bentuk koping spiritual yang berperan dalam menjaga keseimbangan psikologis individu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi nilai-nilai ibadah dalam upaya peningkatan kesehatan mental ibu hamil berdasarkan perspektif Islam dan kebidanan. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan menganalisis artikel ilmiah, buku, dan sumber pustaka yang relevan terbit pada tahun 2020–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelaksanaan ibadah seperti salat, dzikir, membaca Al-Qur'an, doa, dan tawakal memiliki kontribusi dalam menurunkan tingkat kecemasan, meningkatkan kestabilan emosi, serta memperbaiki kesejahteraan psikologis ibu hamil. Dari perspektif kebidanan, intervensi spiritual yang terintegrasi dalam pelayanan antenatal mampu mendukung pendekatan asuhan kebidanan komprehensif. Dengan demikian, implementasi nilai-nilai ibadah dapat direkomendasikan sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan mental ibu hamil.

Keywords

nilai ibadah; kesehatan mental; ibu hamil; perspektif Islam; kebidanan.

PDF

References

  1. World Health Organization. World Mental Health Report: Transforming Mental Health for All. Geneva: WHO; 2022.
  2. World Health Organization. Recommendations on Maternal and Newborn Care for a Positive Postnatal Experience. Geneva: WHO; 2022.
  3. International Confederation of Midwives. Essential Competencies for Midwifery Practice. Hague: ICM; 2021.
  4. Lowdermilk DL, Perry SE, Cashion K, Alden KR. Maternity and Women's Health Care. 12th ed. St Louis: Elsevier; 2020.
  5. Cunningham FG, Leveno KJ, Bloom SL, Dashe JS, Hoffman BL, Casey BM. Williams Obstetrics. 26th ed. New York: McGraw-Hill; 2022.
  6. Bobak IM, Lowdermilk DL, Jensen MD. Buku Ajar Keperawatan Maternitas. Jakarta: EGC; 2019.
  7. Biaggi A, Conroy S, Pawlby S, Pariante CM. Identifying the women at risk of antenatal anxiety and depression: A systematic review. J Affect Disord. 2016;191:62–77.
  8. Nasreen HE, Kabir ZN, Forsell Y, Edhborg M. Prevalence and associated factors of depressive and anxiety symptoms during pregnancy. BMC Pregnancy Childbirth. 2021;21(1):1–10.
  9. Rahman A, Surkan PJ, Cayetano CE, Rwagatare P, Dickson KE. Grand challenges: Integrating maternal mental health into maternal and child health programmes. PLoS Med. 2020;17(5):e1003152.
  10. Hasanah U, Fitriyani E, Nurhayati S. Pengaruh terapi murottal Al-Qur'an terhadap tingkat kecemasan ibu hamil trimester III. Jurnal Kebidanan Indonesia. 2022;13(2):110–118.
  11. Yanti D, Sari RP, Mulyani R. Spiritual intervention in reducing anxiety among pregnant women: A literature review. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan. 2023;15(1):45–56.
  12. Azizah N, Fitriani A. Spiritualitas Islam dan kesehatan mental pada ibu hamil. Jurnal Psikologi Islam. 2021;8(2):101–114.
  13. Al-Ghazali. Ihya Ulumuddin. Jakarta: Republika Penerbit; 2017.
  14. Hamka. Tasawuf Modern. Jakarta: Republika; 2018.
  15. Quraish Shihab M. Tafsir Al-Mishbah. Jakarta: Lentera Hati; 2019.
  16. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Antenatal Terpadu. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.
  17. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Pelayanan Kesehatan Jiwa di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer. Jakarta: Kemenkes RI; 2021.
  18. Saifuddin AB. Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo; 2020.
  19. Hidayat AAA. Metode Penelitian Kebidanan dan Teknik Analisis Data. Jakarta: Salemba Medika; 2020.
  20. Notoatmodjo S. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta; 2018.
  21. Stuart GW. Principles and Practice of Psychiatric Nursing. 11th ed. Missouri: Elsevier; 2021.
  22. Videbeck SL. Psychiatric Mental Health Nursing. 8th ed. Philadelphia: Wolters Kluwer; 2020.
  23. Yusuf S, Nurihsan AJ. Teori Kepribadian dan Kesehatan Mental. Bandung: Remaja Rosdakarya; 2019.
  24. Snyder H. Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. J Bus Res. 2019;104:333–339.
  25. Aromataris E, Munn Z. JBI Manual for Evidence Synthesis. Adelaide: Joanna Briggs Institute; 2020.
  26. Page MJ, McKenzie JE, Bossuyt PM, Boutron I, Hoffmann TC, Mulrow CD, et al. The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ. 2021;372:n71.
  27. Xiao Y, Watson M. Guidance on conducting a systematic literature review. J Plan Educ Res. 2019;39(1):93–112.
  28. Sulistyaningsih. Kebidanan Komunitas dan Pendekatan Spiritual dalam Pelayanan Maternal. Yogyakarta: Deepublish; 2021.
  29. Hidayati T, Widyastuti Y. Dukungan spiritual terhadap kesejahteraan psikologis ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi. 2022;13(3):156–164.
  30. Rachmawati D, Pratiwi NL. Pendekatan spiritual dalam pelayanan kebidanan holistik pada ibu hamil. Jurnal Midwifery Update. 2023;5(2):88–97.

Similar Articles

1-10 of 422

You may also start an advanced similarity search for this article.