Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

LITERATURE REVIEW: DAMPAK DISMENOREA TERHADAP TINGKAT STRESS PADA MAHASISWI

Abstract

Dismenorea merupakan keluhan ginekologis yang paling sering dialami wanita usia reproduktif, khususnya mahasiswi. Nyeri menstruasi yang muncul tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis, kualitas hidup, konsentrasi belajar, serta produktivitas akademik. Literature review ini bertujuan mengkaji dan menganalisis berbagai temuan ilmiah mengenai dampak dismenorea terhadap tingkat stres pada mahasiswi berdasarkan artikel open acces terbaru yang dipublikasikan pada tahun 2020-2025. Metode yang digunakan berupa telaah literatur secara sistematis melalui penelusuran artikel pada database Google Scholar, Semantic Scholar, Pubmed, dan ResearchGate dengan kata kunci dismenorea, mahasiswi, dan tingkat stres. Artikel yang diperoleh diseleksi berdasarkan kesesuaian topik, tahun publikasi, aksesibilitas, dan relevansi isi. Sehingga sebanyak 13 artikel memenuhi kriteria inklusi untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa stres berperan sebagi salah satu faktor yang berkaitan dengan kejadian dan tingkat keparahan dismenorea. Beberapa penelitian menemukan hubungan signifikan antara stres dan Dismenorea. Dismenorea yang tidak dikelola dengan baik dapat memperburuk tekanan psikologis, mengganggu aktivitas harian, menurunkan konsentrasi, menghambat kehadiran kuliah, serta memengaruhi pencapaian akaademik mahasiswi. Secara keseluruhan, dismenirea dan stres memiliki hubungan yaang kompleks dan dapat saling memperburuk. Oleh karena itu, pengelolaan stres, edukasi kesehatan reproduksi, pola hidup sehat, dan penanganan nyeri mentruasi perlu menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan serta pengendalian dampak dismenorea pada mahasiswi. Temuan ini mengaskan perlunya pendekatan promotif dan preventif di lingkungan kampus agar mahasiswi mampu mengelola Dismenorea dan tekanan akademik secara lebih adaptif, baik dan mandiri

Keywords

Dismenorea, Stres, Mahasiswi, Nyeri Haid, Kesehatan Reproduksi

PDF

References

  1. Adem, M. U., Fati, N. M., Musa, F., Eyeberu, A., Tiruye, G., Wondimu, L., Tofik, S., Fantahun, S., & Debella, A. (2025). Primary dysmenorrhea among female medical students at Haramaya University: A cross sectional study in Harar, Eastern Ethiopia. Scientific Reports, 15, 39945. doi: 10.1038/s41598-025-23680-x
  2. Anggraini, M. A., Lasiaprillianty, I. W., & Danianto, A. (2022). Diagnosis dan Tata Laksana Dismenore Primer. Cermin Dunia Kedokteran, 49(2), 201–206. https://doi.org/10.55175/cdk.v49i4.219
  3. Anwar, A., Asmin, E., Pontoh, A. S., & Nurdin, M. A. (2023). Korelasi Stres dan Kecemasan dengan Nyeri Haid : Studi pada Mahasiswi Tingkat Awal dan Akhir. Jurnal Promotif Preventif, 6(3), 382–387.
  4. Ardianti, A. D. R., & Suprihhartini. (2022). Hubungan stres dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Semarang Angkatan 2022. Medika Alkhairaat: Jurnal Penelitian Kedokteran Dan Kesehatan, 6(2), 577–584.
  5. Asmalia, R., Anggina, D. N., Badri, P. R. A., & Ghifari, M. Z. (2025). Dismenorea pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dalam Kaitannya dengan Pengetahuan dan Stres. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 16(5), 59–63. http://forikes-ejournal.com/index.php/SF/article/view/4894
  6. Balis, B., Musa, I., Regassa, L. D., Dachasa, D. B., Mohammed, F., Cheru, A., Mohammed, E., Abdurahman, D., Deressa, A., Lami, M., & Jibro, U. (2025). Burden, impacts and management practices of dysmenorrhea among female students in Ethiopia: A systematic review and meta-analysis. International Health, 17(5), 649–660. https://doi.org/10.1093/inthealth/ihaf028
  7. Candra, A., Nurinasari, H., Nugraheni, A., Sari, A. N., & Wahidah, N. J. (2025). Hubungan Tingkat Dismenorea Primer dengan Aktivitas Belajar Mahasiswi Kebidanan Sarjana Terapan Universitas Sebelas Maret. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(3). https://doi.org/10.22146/jkr.76523
  8. de Moraes, P. C., Avila, M. A., Firão, C. B., Soares de Sousa, V. P., & Driusso, P. (2025). Perceived stress is associated with primary dysmenorrhea in Brazilian women: A cross-sectional study. BMC Public Health, 25, 1290. https://doi.org/10.1186/s12889-025-21804-6.
  9. Fasya, A., Arjita, I. P. D., Pratiwi, M. R. A., & Andika, I. B. Y. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik dan Tingkat Stres dengan Kejadian Dismenorea Primer pada Mahasiswi Fakultas Kedokteran. Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal, 12(Januari), 75–82.
  10. Jumiati, R., Putri, I. M., & Dwihestie, L. K. (2024). Tingkatr Stress pada Mahasisswi Berhubungan dengan Kejadian Dismenorhea. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(1), 34–42.
  11. Lestarina, N. N. W., & Amanda, J. W. (2021). Hubungan Antara Stres Dengan Dismenorea Primer Pada Mahasiswi. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(3), 2021.
  12. Liu, H., Han, D., Hu, Y., Huang, L., Wang, J., & Zhu, D. (2025). Association between stress and dysmenorrhea among Chinese female adolescent students: A cross-sectional epidemiology study. Scientific Reports, 15, 22180. https://doi.org/10.1038/s41598-025-05152-4.
  13. Odongo, E., Byamugisha, J., Ajeani, J., & Mukisa, J. (2023). Prevalence and effects of menstrual disorders on quality of life of female undergraduate students in Makerere University College of Health Sciences: A cross-sectional survey. BMC Women’s Health, 23, 152. https://doi.org/10.1186/s12905-023-02290-7
  14. Oktora, M. Z., Reza, T., Naufal Cahyadi, G., Hafani, & Puteriyani, N. (2025). Deteksi dan Edukasi Dismenore sebagai Masalah Kesehatan Reproduksi pada Mahasiswi Kedokteran Universitas Baiturrahmah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES), 3(1), 75–80. https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v3i1.270.
  15. Situmorang, H., Sutanto, R. L., Tjoa, K., & Rivaldo, R. (2025). Association between primary dysmenorrhoea on quality of life, mental health and academic performance among medical students in Indonesia: A cross-sectional study. BMJ Open, 15(1), e093237. https://doi.org/10.1136/bmjopen-2024-093237
  16. Tambunan, M. S., & Hidayat, F. (2023). Keterkaitan dismenorea dengan kebiasaan konsumsi makanan cepat saji. Tarumanagara Medical Journal, 5(2), 319–324. https://doi.org/10.24912/tmj.v5i2.24700

Similar Articles

21-30 of 402

You may also start an advanced similarity search for this article.