Vol. 25 No. 10 (2026): Musytari: Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi, ISSN 3025-9495
Articles

PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP IMPULSIVE BUYING PRODUK SKINCARE SOMETHINC DI TIKTOK SHOP PADA GENERASI Z DI KOTA DEPOK

Sarah Suci Rahmadani
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta
Sabaruddin Siagian
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta
Otto V Siregar
Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika, Jakarta

Published 2026-09-09

Keywords

  • Brand Ambassador,
  • Fear of Missing Out (FOMO),
  • Impulsive Buying

How to Cite

PENGARUH BRAND AMBASSADOR DAN FEAR OF MISSING OUT (FOMO) TERHADAP IMPULSIVE BUYING PRODUK SKINCARE SOMETHINC DI TIKTOK SHOP PADA GENERASI Z DI KOTA DEPOK. (2026). Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, Dan Ekonomi, 25(10). https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-154

Abstract

Pesatnya perkembangan tren digital dan e-commerce saat ini memicu fenomena perilaku belanja spontan pada kalangan remaja. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh brand ambassador dan Fear of Missing Out (FOMO) terhadap impulsive buying produk skincare Somethinc di TikTok Shop pada Generasi Z di Kota Depok, baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner daring berskala Likert yang disebarkan kepada 100 responden menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan rumus Lemeshow. Analisis data dilakukan dengan IBM SPSS versi 27 melalui uji validitas, reliabilitas, regresi linear berganda, uji t, uji F, dan uji koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) brand ambassador berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap impulsive buying (thitung 3,977 > ttabel 1,985; sig. = 0,000) dengan kontribusi 23,9%; (2) FOMO berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap impulsive buying (thitung 6,384 > ttabel 1,985; sig. = 0,000) dengan kontribusi 41,6%; dan (3) secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan (Fhitung 92,146 > Ftabel 3,09; sig. = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 65,5%, sedangkan 34,5% sisanya dipengaruhi variabel lain di luar model. FOMO terbukti sebagai faktor yang lebih dominan dalam mendorong perilaku impulsive buying Generasi Z.

References

  1. Adiningtyas, S., & Hakim, L. (2022). Pengaruh Pengetahuan Investasi, Motivasi, dan Uang Saku terhadap Minat Mahasiswa Berinvestasi di Pasar Modal Syariah dengan Risiko Investasi sebagai Variabel Intervening. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(01), 474. https://doi.org/10.29040/jiei.v8i1.4609
  2. Asrulla, Risnata, Jailani, M. S., & Jeka, F. (2023). Populasi dan Sampling (Kuantitatif), Serta Pemilihan Informan Kunci (Kualitatif) dalam Pendekatan Praktis. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3).
  3. Badan Pusat Statistik. (2025). Statistik Telekomunikasi Indonesia 2024 (Vol. 13). Badan Pusat Statistika. https://www.bps.go.id
  4. B., S. K. W., Widiastuti, F., Chairunnisa, F., & Rosyid, G. Y. (2025). Social Media Advertising, Fear of Missing Out (FOMO), and Impulsive Purchase Decision of iPhone among Generation Z in Indonesia: Evidence from Jambi City. International Journal of Science and Society, 7(4), 2025. http://ijsoc.goacademica.com
  5. Elad, B. (2025, Desember 7). TikTok Shopping Statistics By Region, Users And Facts (2025). ElectroIQ. https://electroiq.com/stats/tiktok-shopping-statistics/
  6. Erlangga, H., Setiawati, T., Riadi, F., Hindarsah, I., & Riani, D. (2024). Consumer Behavior in The Digital Age: A Qualitative Analysis of Online Shopping Patterns in Indonesia. Majalah Ilmiah Bijak, 21(2), 424–432. https://doi.org/10.31334/bijak.v21i1.4334
  7. Gazela, F. C., & Dwijayanti, R. (2025). Pengaruh FoMO (Fear of Missing Out), Potongan Harga, dan Celebrity Endorsement Terhadap Pembelian Impulsif Produk Skincare di Platform TikTok Shop Pada Mahasiswa di Surabaya. INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, 5(4), 5762–5770.
  8. Harris, I., Michael, M., Michelle, M., Sherlyna, S., Auroka, E., & Selly, S. (2025). Korelasi just in time dengan Generasi Z dalam dunia kerja di era modern. Fortunate Business Review, 5(2), 11–19. https://doi.org/10.63643/fbr.v5i2.297
  9. Huslaili, M., Isyanto, P., Sumarni, N., Buana, U., & Karawang, P. (2023). Pengaruh Brand Ambassador NCT 127 Dan Brand Image Terhadap Perilaku Impulsive Buying Produk Nature Republic Pada Penggemar NCT 127 Dalam Media Sosial Twitter. Management Studies and Entrepreneurship Journal, 4(5), 7807–7817. http://journal.yrpipku.com/index.php/msej
  10. Listi, S. A., Yacob, S., & Musnaini. (2025). The Influence of EXO As A Brand Ambassador And Advertising On Impulse Buying On Scarlett Whitening Products With Fear of Missing Out (FOMO) As An Intervening Variable. Journal of Business Studies and Management Review (JBSMR), 8(2), 2597–369.
  11. Louis, A., Chandra, D., Situmeang, R. R., & Situngkir, S. (2023). Pengaruh Harga, Kualitas Produk Dan Kualitas Pelayanan Terhadap Keputusan Pembelian Pada PT. Panca Asri Sentosa. Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen Dan Akuntansi (Jebma), 3(3). https://doi.org/doi.org/jebma.v3n3.3114
  12. Pangkaca, N., Rejeki, A., & Sholichah, I. F. (2021). Pengaruh Kontrol Diri Terhadap Pembelian Impulsif Belanja Online Pada Karyawan Department Store. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 2(7).
  13. Puspa, S. D., Riyono, J., & Puspitasari, F. (2021). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemahaman Konsep Matematis Mahasiswa dalam Pembelajaran Jarak Jauh Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 05(01).
  14. Radjawane, L. E. (2023). Teknik Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif. In S. Bahri (Ed.), Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (pp. 77–90). Media Sains Indonesia.
  15. Rofiudin, M., Shabry, M., & Juniarsa, N. (2022). Pengaruh Harga dan Fitur Layanan Terhadap Minat Beli Konsumen Tokopedia Pasca Covid 19 di Malang Raya. Insiparasi: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial, 19(2).
  16. Shewale, R. (2026, Maret 30). TikTok Shop Statistics (2025-2026): Global GMV & Insights. Resourcera. https://resourcera.com/data/social/tiktok-shop-statistics/
  17. Sholihah, S. M., Aditiya, N. Y., Evani, E. S., & Maghfiroh, S. (2023). Konsep Uji Asumsi Klasik Pada Regresi Linier Berganda. Jurnal Riset Akuntansi Soedirman, 2(2). https://doi.org/10.32424/1.jras.2023.2.2.10792
  18. Soesana, A., Subakti, H., Karwanto, Fitri, A., Kuswandi, S., Sastri, L., Falani, I., Aswan, N., Hasibuan, F. A., & Lestari, H. (2023). Buku Metodologi Penelitian Kuantitatif (A. Karim, Ed.). Yayasan Kita Menulis.
  19. Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
  20. Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D (Sutopo, Ed.; 5th ed.). Alfabeta.