Abstract
Fenomena fatherless di Indonesia semakin mendapat perhatian seiring meningkatnya angka ketidakhadiran ayah dalam keluarga. Kondisi tumbuh tanpa kehadiran figur ayah, baik secara fisik maupun psikologis, berpotensi memengaruhi cara individu memandang pernikahan atau yang dikenal sebagai marital attitude. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fatherless terhadap marital attitude pada dewasa awal pengguna TikTok dan Instagram. Sebanyak 270 responden dipilih melalui teknik purposive sampling, terdiri dari 101 laki-laki (37,4%) dan 169 perempuan (62,6%), berusia 18–40 tahun, belum menikah, dan menggunakan TikTok atau Instagram minimal dua jam per hari. Instrumen penelitian menggunakan Skala Fatherless yang disusun berdasarkan aspek Lamb et al. (2017) serta General Attitudes Toward Marriage Scale (GATM) yang diadaptasi dari Park dan Rosen (2013). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga hipotesis diterima. Koefisien korelasi R = 0,425 menunjukkan hubungan positif yang sedang, dengan koefisien determinasi R² = 0,181, artinya fatherless berkontribusi sebesar 18,1% terhadap pembentukan marital attitude. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat fatherless yang dialami individu, semakin besar dampaknya terhadap marital attitude dewasa awal, khususnya dalam konteks paparan konten pernikahan di media sosial.References
Ardiningrum, N., Fatgehipon, A. H., & Martini. (2025). Fenomena 'Marriage is Scary' di Tiktok dan Implikasinya terhadap Persepsi Pernikahan pada Kalangan Mahasiswi. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 10(2), 1-11.
Arsyia, F., & Aji, N. U. (2023). Dampak Fatherless Terhadap Karakter Anak Dalam Pandangan Islam. Abata: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 2028.
Aulia, A. P., Santoso, M. B., & Apsari, N. C. (2025). Persepsi pernikahan pada perempuan dewasa muda sebagai implikasi dari fenomena fatherless. 173185.
Badan Pusat Statistik. (2025). Nikah dan Cerai Menurut Provinsi (kejadian), 2024.
CNN Indonesia. (2024). Indonesia Pengguna TikTok Terbanyak di Dunia, Kalahkan AS hingga Rusia.
Dwilianto, R., Matondang, A. U., & Yarni, L. (2024). Perkembangan masa dewasa awal. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 8816-8827.
Fitriani, N. (2023). Marital attitude mahasiswa ditinjau dari kondisi pernikahan orang tua. Psikoislamika: Jurnal Psikologi Dan Psikologi Islam, 20(1), 516525.
Guardia, A. C. L., Nelson, J. A., & Lertora, I. M. (2014). The Impact of Father Absence on Daughter Sexual Development and Behaviors: Implications for Professional Counselors. The Family Journal, 22(3), 339-346.
Kemp, S. (2023). Digital 2023: Indonesia. DataReportal.
Lamb, M. E., Pleck, J. H., Charnov, E. L., & Levine, J. A. (2017). Paternal behavior in humans. Integrative and Comparative Biology, 25(3), 883-894.
Listiya Ismi Amaliya, Christiana Hari Soetjiningsih, & Ratriana Yuliastuti Endang Kusumiati. (2025). Antara Harapan Dan Ketakutan: Persepsi Wanita Fatherless Terhadap Pernikahan. Media Bina Ilmiah, 19(11), 6195-6212.
McLanahan, S., Tach, L., & Schneider, D. (2013). The causal effects of father absence. Annual Review of Sociology, 39, 399-427.
Mosko, J. E., & Pistole, M. C. (2010). Attachment and Religiousness: Contributions to Young Adult Marital attitudes and Readiness. The Family Journal, 18(2).
Mustafa, K., Hartono, R., Khoirunnisa, S., & Junaidin. (2023). Kecemasan terhadap Pernikahan pada Perempuan Dewasa Awal yang Mengalami Fatherless. Journal on Education, 05(04), 16649-16658.
Nabila, N., & Aditya, Y. (2022). Perbandingan Marital attitudes Antara Dewasa Muda Dari Keluarga Utuh Dan Bercerai. Jurnal EMPATI, 11(2), 80-90.
Park, S. S., & Rosén, L. A. (2013). The Marital Scales: Measurement of Intent, Attitudes, and Aspects Regarding Marital Relationships. Journal of Divorce and Remarriage, 54(4), 295-312.
Poernomo, M., Pratiwi, M. R., & Yusriana, A. (2024). Phenomenological Study of Fatherlessness in the Lives of Daughters. Jurnal Ilmu Sosial, 23(1), 1-15.
Putri Fajriyanti, A., & Saputri, D. (2024). Fenomena Fatherless di Indonesia. IJSS, 7(1), 94-99.
Riggio, H. R., & Weiser, D. A. (2008). Attitudes toward marriage: Embeddedness and outcomes in personal relationships. Personal Relationships, 15(1), 123140.
Rosa, N. (2025). 15,9 Juta Anak Indonesia Tumbuh Tanpa Sosok Ayah, Ini Dampak Psikologisnya. Detik Kalimantan.