IMPLEMENTASI PROGRAM KKN DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA MELAYU DI DESA KAMPUNG PULAU KECAMATAN RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU

Authors

  • Anggun Ramadani Universitas Abdurrab Author
  • Selvira Monica Putri Universitas Abdurrab Author
  • Rizky Hadi Pranata Universitas Abdurrab Author
  • Nairobiul Azmi Universitas Abdurrab Author
  • Maulida Rahmalina Universitas Abdurrab Author
  • Gesitera Gulo Universitas Abdurrab Author
  • Diana Nazara Universitas Abdurrab Author
  • Bilqis Aurelia Salsabila Universitas Abdurrab Author
  • Arianti Dwi Putri Universitas Abdurrab Author
  • Tri Ella Febriyani Universitas Abdurrab Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/9ye8s358

Keywords:

Kuliah Kerja Nyata, pelestarian budaya, Melayu, Surat Pas Kapal, Nandung, kuliner tradisional

Abstract

Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat yang dilaksanakan perguruan tinggi sebagai sarana pemberdayaan sosial, ekonomi, maupun budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program KKN dalam upaya pelestarian budaya Melayu di Desa Kampung Pulau, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu. Fokus kegiatan pelestarian budaya yang dilakukan mahasiswa KKN meliputi pembacaan Surat Pas Kapal, pembacaan Nandung, serta pelestarian kuliner tradisional Melayu berupa bolu berendam dan kue hasidah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi yang melibatkan tokoh adat, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat setempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi KKN di Desa Kampung Pulau berhasil menghidupkan kembali tradisi lisan yang mulai jarang dipraktikkan, sekaligus memperkenalkan kuliner tradisional Melayu kepada generasi muda. Surat Pas Kapal dan Nandung tidak hanya berfungsi sebagai seni lisan, tetapi juga media pendidikan moral dan religius, sementara kuliner tradisional berperan sebagai simbol identitas budaya dan kebersamaan. Faktor pendukung utama keberhasilan kegiatan ini adalah dukungan tokoh adat, antusiasme masyarakat, dan kerja sama antara mahasiswa dengan komunitas lokal, sedangkan hambatan yang ditemui meliputi keterbatasan waktu, sumber daya, serta persepsi sebagian masyarakat terhadap tradisi lokal yang dianggap kuno. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa program KKN berperan penting sebagai media strategis dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal. Dengan melibatkan masyarakat secara partisipatif, kegiatan ini tidak hanya berdampak pada pelestarian tradisi, tetapi juga memperkuat identitas budaya Melayu sebagai bagian dari kearifan lokal yang perlu terus dipertahankan di tengah arus modernisasi.

References

Adira Anisa, dkk. 2023. Eksistensi Tradisi Lisan Nandung bagi Masyarakat Melayu Rengat di Kabupaten Indragiri Hulu. Sosial Jurnal Ilmu dan Humaniora Vol. 1 No. 3.

Arman, Dedi. 2019. Bolu Berendam, Kuliner Tradisional dari Inhu. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbkepri/bolu-berendam-kuliner-tradisional-dari-inhu/

Heriesta, Ayshah. 2021. Studi Deskripsi Tentang Jenis-Jenis Makanan Khas Melayu Riau Melalui Pendekatan Realistic Mathematic Education (Rme) Pada Pembelajaran Matematika. Skripsi. Universitas Islam Riau Pekanbaru.

Maghfiroh, Daniatul, dkk. 2025. Kue Asida Makanan Khas Melayu Yang Hampir Punah. Jurnal Agama, Sosial dan Budaya Vol. 4 No.3.

Suardi Rofiandri dan Sunarto. 2017. Sastra Lisan Nandung di Riau. Resital Vo. 18 No. 2.

Downloads

Published

2026-06-29

How to Cite

IMPLEMENTASI PROGRAM KKN DALAM UPAYA PELESTARIAN BUDAYA MELAYU DI DESA KAMPUNG PULAU KECAMATAN RENGAT KABUPATEN INDRAGIRI HULU. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(10). https://doi.org/10.2238/9ye8s358

Similar Articles

21-30 of 216

You may also start an advanced similarity search for this article.