SOSIALISASI PUPUK ORGANIK CAIR DARI ECENG GONDOK DAN KOTORAN ITIK SERTA PENGENALAN TUNGAU PADA TANAMAN PADI DESA TAMBALANG
Keywords:
eceng gondok, kotoran itik, pupuk organik cair, tungau, tanaman padi, organisme pengganggu tanamanAbstract
Desa Tambalang merupakan wilayah yang memiliki kegiatan pertanian lahan basah dengan berbagai bahan organik yang tersedia di lingkungan masyarakat, seperti eceng gondok dan kotoran itik. Bahan-bahan tersebut dapat dimanfaatkan kembali sebagai sumber bahan organik untuk mendukung kegiatan pertanian. Selain pemanfaatan bahan organik, pengenalan organisme pengganggu tanaman juga penting sebagai bagian dari pengamatan kondisi pertanaman. Berdasarkan hasil identifikasi pada tanaman padi milik petani di Desa Tambalang, ditemukan tungau sebagai salah satu organisme yang berpotensi mengganggu tanaman. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan pemanfaatan eceng gondok dan kotoran itik sebagai bahan pupuk organik cair sekaligus mengenalkan tungau dan dampaknya pada tanaman padi. Kegiatan dilaksanakan pada Jumat, 22 Agustus 2026 di Kantor Desa Tambalang, Kecamatan Sungai Pandan, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, dengan jumlah peserta sebanyak 20 orang. Tahapan kegiatan meliputi pre-test, sosialisasi, demonstrasi, aplikasi pupuk organik cair, diskusi, dan post-test. Materi sosialisasi disampaikan secara terpadu, dimulai dari pemanfaatan bahan organik sebagai pupuk organik cair kemudian dilanjutkan dengan pengenalan organisme pengganggu tanaman, termasuk tungau pada tanaman padi. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 54.00 meningkat menjadi 81.50 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 27.50 poin atau 50.93%. Kegiatan ini memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan organik lokal serta pengenalan tungau sebagai salah satu organisme pengganggu tanaman padi.References
Arbi, Gema Zacky, Prihadi Santoso, & Joko Kusmoro. (2015). Pengaruh pemberian pupuk organik cair terhadap kandungan klorofil, antosianin dan pertumbuhan tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L. cv. Simeera). BIOTIKA Jurnal Ilmiah Biologi, 13(1), 27–35. https://doi.org/10.24198/bjib.v13i1.10088
Bala, Suvash Ch. (2024). Acari fauna association and yield loss assessment of rice due to sheath mite, Steneotarsonemus spinki (Smiley) in the Gangetic Basin of West Bengal. Journal of Entomological Research, 48(2), 238–241. https://doi.org/10.5958/0974-4576.2024.00047.6
Bensoussan, Nicolas, M. Estrella Santamaria, Vladimir Zhurov, Isabel Diaz, Miodrag Grbić, & Vojislava Grbić. (2016). Plant-herbivore interaction: Dissection of the cellular pattern of Tetranychus urticae feeding on the host plant. Frontiers in Plant Science, 7, 1105. https://doi.org/10.3389/fpls.2016.01105
Blasi, Édina A. R., Giseli Buffon, Ronize Z. da Silva, Claudia Stein, Andressa Dametto, Noeli J. Ferla, Walter O. Beys-da-Silva, & Raul A. Sperotto. (2015). Alterations in rice, corn and wheat plants infested by phytophagous mite. International Journal of Acarology, 41(1), 10–18. https://doi.org/10.1080/01647954.2014.988643
Danga, Jeni Rambu Yaku, Sesilia Irmaya Bulu, Dominggus Ngongo Riti, Yustina Sriyutun Saghu, Restisary Nduka, Maria Gorety Landu Wohangara, & Rusnianti Rambu Lika. (2026). Pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan jumlah daun tanaman kacang panjang (Vigna sesquipedali). Jurnal Agroteknologi, 5(1), 38–44. https://doi.org/10.53863/agronu.v5i01.2161
Karlitus, Janata, Mangardi, & Ratri Yulianingsih. (2024). Pengaruh pemberian pupuk organik cair eceng gondok terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bayam (Amaranthus sp.). PIPER, 20(2), 147–157. https://doi.org/10.51826/piper.v20i2.1285
Lakshmi, V. Jhansi, N. V. Krishnaiah, I. C. Pasalu, & G. Katti. (2008). Bio-ecology and management of rice mites – A review. Agricultural Reviews, 29(1), 31–39.
Maurisa, Anik, Triana Ahdiati, Maulana Citrabayu Hesakallam, Dzaikra Haykal Firjatullah, Shintya Ardelia Putri, Naufal Difa Akhdaani, Naufal Rifki Mahardhika, Zulfa Putri Yuniar, Farah Novinda Rafaditya, & Shafa Hilyatunnissa. (2026). Pemberdayaan masyarakat melalui sosialisasi dan praktik pembuatan pupuk organik cair berbahan dasar limbah rumah tangga di Desa Gandasuli Purbalingga. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (NADIMAS), 5(1). https://doi.org/10.31884/nadimas.v5i1.101
Mustopa, T., Ramadhan, R., & Supriyono. (2023). Pengaruh konsentrasi dan waktu aplikasi pupuk organik cair (POC) terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman jagung (Zea mays L.). Agrinula: Jurnal Agroteknologi dan Perkebunan, 6(2), 21–37. https://doi.org/10.36490/agri.v6i2.878
Nachman, Gösta, & Rostislav Zemek. (2002). Interactions in a tritrophic acarine predator-prey metapopulation system III: Effects of Tetranychus urticae (Acari: Tetranychidae) on host plant condition. Experimental and Applied Acarology, 26(1–2), 27–42. https://doi.org/10.1023/A:1020906102492
Rincón, Ricardo A., Daniel Rodríguez, & Ericsson Coy-Barrera. (2019). Botanicals against Tetranychus urticae Koch under laboratory conditions: A survey of alternatives for controlling pest mites. Plants, 8(8), 272. https://doi.org/10.3390/plants8080272
Rioja, Cristina, Vladimir Zhurov, Kristie Bruinsma, Miodrag Grbić, & Vojislava Grbić. (2017). Plant-herbivore interactions: A case of an extreme generalist, the two-spotted spider mite Tetranychus urticae. Molecular Plant-Microbe Interactions, 30(12), 935–945. https://doi.org/10.1094/MPMI-07-17-0168-CR
Subeni. (2020). Pengaruh pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi hijau pada sistem hidroponik. Jurnal Pertanian Agros, 22(1). https://doi.org/10.37159/jpa.v22i1.1104
Yanuarius, Felix, Nurhadiah, & Mangardi. (2025). Pemberian pupuk organik cair (POC) limbah sayur terhadap pertumbuhan dan hasil jagung ketan (Zea mays Ceratina). PIPER, 21(1). https://doi.org/10.51826/piper.v21i1.1587
Zhu, Yijing, Taoqi Wu, Qianyu Hu, Wenze He, Yushi Zheng, Yongjian Xie, Qiong Rao, & Xunyue Liu. (2024). Plant essential oils: Dual action of toxicity and egg-laying inhibition on Tetranychus urticae (Acari: Tetranychidae), unveiling their potential as botanical pesticides. Plants, 13(6), 763. https://doi.org/10.3390/plants13060763

