Edukasi dan Implementasi Mini Fogging serta Abatisasi Selokan sebagai Upaya Pencegahan Perkembangbiakan Nyamuk pada Rumah Tahanan Kelas IIB Gresik

Authors

  • Apryan Dandys Aditya Program studi Teknik Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author
  • Tegar Saputra Program studi Teknik Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author
  • Naniek Pangestuti Program studi Teknik Pemasyarakatan, Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia Author

Keywords:

Fogging Skala Kecil, Larvasida, Pengendalian Nyamuk, Kesehatan Lingkungan, Pusat Penahanan

Abstract

Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Gresik merupakan lingkungan hunian dan layanan yang terus-menerus dihuni, sehingga kesehatan lingkungannya memerlukan perhatian berkelanjutan. Observasi awal dalam program pengabdian masyarakat ini mengidentifikasi beberapa saluran drainase dan selokan dengan aliran air yang buruk, akumulasi sedimen, serta genangan air yang berpotensi menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran staf serta warga binaan sekaligus mengendalikan populasi nyamuk melalui metode mini fogging dan aplikasi larvasida. Metode pengabdian masyarakat ini terdiri dari tiga tahap utama—persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi—yang mencakup observasi, identifikasi titik risiko, edukasi, praktik mini fogging dan aplikasi larvasida, serta pemantauan berkala. Program dilaksanakan mulai 19 Juni hingga 7 Agustus 2026, dengan intervensi utama pada 6 Juli 2026 dan pemantauan lanjutan hingga awal Agustus. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mini fogging telah dilaksanakan di area prioritas, larvasida diaplikasikan pada saluran drainase dan titik-titik genangan air, pengetahuan serta kesadaran lingkungan meningkat, genangan air dan larva nyamuk berkurang di beberapa titik yang ditangani, serta disusun rekomendasi untuk keberlanjutan program. Program ini menunjukkan bahwa kombinasi antara edukasi, intervensi langsung, dan pemantauan berkala dapat menjadi pendekatan preventif yang relevan untuk pengendalian vektor di lingkungan pemasyarakatan.

References

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. (2024). Pedoman penyelenggaraan pemasyarakatan. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Hidayat, A. (2022). Sanitasi dan Pengendalian Vektor Penyakit di Lapas: Pendekatan Biologis. Yogyakarta: Penerbit Deepublish.

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. (2022). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Jakarta: Kementerian Hukum dan HAM RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Pusat Data dan Informasi Kemenkes RI.

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2017 tentang Standar Kesehatan Lingkungan Kerja Perkantoran dan Industri. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

World Health Organization. (2023). Dengue and Severe Dengue Fact Sheet

Downloads

Published

2026-09-20

How to Cite

Edukasi dan Implementasi Mini Fogging serta Abatisasi Selokan sebagai Upaya Pencegahan Perkembangbiakan Nyamuk pada Rumah Tahanan Kelas IIB Gresik. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 8(1). https://journal.cib.institute/index.php/krepa/article/view/4317

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >> 

Similar Articles

11-20 of 265

You may also start an advanced similarity search for this article.