Inisiasi Green Village: Pembuatan Kebun Percontohan Tanaman Produktif Berbasis Eco-Friendly di Desa Balam Merah
DOI:
https://doi.cibangsa.org/DOI-2026-90Keywords:
partisipasi masyarakat, kepedulian lingkungan, pelestarian lingkungan, penghijauan, penanaman pohonAbstract
Kerusakan lingkungan akibat minimnya tutupan lahan hijau memerlukan penanganan melalui edukasi dan aksi nyata penghijauan berbasis eco-friendly sejak lingkup masyarakat dan pemuda desa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kepedulian, dan partisipasi aktif pemuda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui inisiasi Green Village, sekaligus membangun kebun percontohan tanaman produktif sebagai upaya mengubah lahan gersang menjadi area yang produktif dan bermanfaat secara ekologis maupun ekonomis. Kegiatan melibatkan 21 pemuda desa melalui penanaman 200 bibit pohon (tembesu, durian, jengkol, dan alpukat) di lapangan Desa Balam Merah, serta pembagian sebagian bibit kepada sekolah, rumah warga, dan masjid untuk memperluas gerakan penghijauan. Metode pelaksanaan meliputi edukasi mengenai jenis dan pengelolaan sampah organik -anorganik, praktik pemilahan dan pembuatan tempat sampah, serta praktik penanaman dan perawatan tanaman produktif. Hasil kuesioner pemahaman peserta menunjukkan 13 peserta (61,9%) sangat paham, 5 peserta (23,8%) paham dan mulai peduli, serta 3 peserta (14,3%) memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru, yang menegaskan bahwa seluruh peserta berpartisipasi aktif dari tahap edukasi hingga praktik penanaman dan pembuatan sarana pengelolaan sampah, serta menumbuhkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap keberlanjutan kebun percontohan yang telah dibangun. Inisiasi Green Village ini menjadi salah satu model pemberdayaan pemuda dalam pelestarian lingkungan yang selaras dengan SDG 12, SDG 13, dan SDG 15, sekaligus berpotensi menghasilkan manfaat ekologis dan ekonomis berkelanjutan bagi Desa Balam Merah.References
Akmal, F., Fadhillah, S. K., Mardhiah, A., Harinawati, H., Andyna, C., & Jafaruddin, J. (2026). Gerakan peduli lingkungan melalui penanaman pohon sebagai program pengabdian kepada masyarakat di Desa Meunasah Panggoi, Kota Lhokseumawe. Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(2), 79 –91. https://doi.org/10.55606/jppmi.v5i2.2668
Hasanah, F., Handayani, V. T., & Wardiani, S. R. (2025). Pelatihan buat ecobrick indah (BEBI) di Sekolah Dasar Negeri Ciawi Jatinangor. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 15–22.
Mauluddin, M. R. E., & Isnainazzahra, U. E. (2024). Pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik untuk pembuatan kompos sebagai implementasi poin SDGs di Desa Domas. TRIDHARMADIMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jayakarta, 4(2), 1–8. https://doi.org/10.52362/tridharmadimas.v4i2.1589
Paliling, F., Simon, C. G., Bethony, F. R., Lasarus, R., Salo, L. A., Fikran, F., & Ramba, D. (2024). Penggunaan kebun percontohan sebagai upaya mendorong sukses pertanian organik di Lembang Toyasa Akung, Bangkelekila, Toraja Utara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 5(1), 829–835. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i1.2816
Tahilia, Y. L., Yazidah, N. I., Sulistyorini, Y., Riyanto, & Saputra, N. N. (2025). Pemanfaatan sampah plastik sebagai keterampilan siswa untuk pembuatan ecobrick di Desa Ngingit Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang. Community Services and Social Work Bulletin, 5(1), 7–12.

