REHABILITASI LAHAN GAMBUT MELALUI PENANAMAN KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) DI DESA PEDEKIK, KECAMATAN BENGKALIS, KABUPATEN BENGKALIS

Authors

  • Ibnu Daqiqil Universitas Riau Author
  • Saniyah Tri Johani Universitas Riau Author
  • Fitri Ramadhani Universitas Riau Author
  • Diva Septia Mawar Universitas Riau Author
  • Wan Nurul Ain Mulani Universitas Riau Author
  • Putri Annisa Universitas Riau Author
  • Bayu Saputra Universitas Riau Author
  • Zalifia Kaulika Balqis Nst. Universitas Riau Author
  • Annisa Fadila Universitas Riau Author
  • Muhammad Farid Maulana Universitas Riau Author
  • Sekar Ayu Permata Juwita Universitas Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.2238/e2a8e374

Keywords:

rehabilitasi lahan gambut, kopi Liberika, pemberdayaan masyarakat, Pedekik Lestari, Bengkalis

Abstract

Degradasi lahan gambut dan kejadian kebakaran lahan masih menjadi permasalahan lingkungan di Kabupaten Bengkalis, Riau. Desa Pedekik merupakan salah satu wilayah yang mengalami kejadian kebakaran lahan gambut, sehingga diperlukan upaya rehabilitasi yang tidak hanya memperhatikan aspek lingkungan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat. Kopi Liberika (Coffea liberica) memiliki potensi untuk dikembangkan pada lahan gambut karena telah dibudidayakan pada lahan gambut di sejumlah wilayah Riau dan dapat dikembangkan sebagai komoditas produktif. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui penanaman bibit kopi Liberika dengan melibatkan kelompok masyarakat Pedekik Lestari. Kegiatan dilaksanakan pada 30 Juli 2026 di Dusun III, Desa Pedekik, dengan melibatkan 10 mahasiswa KKN Universitas Riau, pembina Pedekik Lestari, dan unsur pemerintah desa. Sebanyak 1000 bibit kopi Liberika berhasil ditanam sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lahan gambut. Kegiatan juga diperkuat dengan penggalian pengetahuan lokal melalui wawancara dengan Rio Fernandes selaku pembina dan penggagas Pedekik Lestari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 1000 bibit berhasil ditanam dan terjadi kolaborasi antara mahasiswa, kelompok masyarakat, dan pemerintah desa. Penanaman ini menjadi langkah awal rehabilitasi lahan gambut yang produktif sekaligus membuka peluang keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan.

References

Adiba, M., Maryani, A. T., & Fathia, N. M. E. (2025). Effectiveness of coffee husk compost application on the growth of Liberica coffee seedlings (Coffea liberica W. Bull ex Hiern.) in peat soil. Jurnal Prajaiswara, 6(1).

Deshmukh, C. S., Julius, D., Desai, A. R., Asyhari, A., Page, S. E., Nardi, N., Susanto, A. P., Nurholis, N., Hendrizal, M., Kurnianto, S., Suardiwerianto, Y., Salam, Y. W., Agus, F., Astiani, D., Sabiham, S., Gauci, V., & Evans, C. D. (2021). Conservation slows down emission increase from a tropical peatland in Indonesia. Nature Geoscience, 14, 484–490. https://doi.org/10.1038/s41561-021-00785-2

Duaja, M. D., Kartika, E., & Johannes. (2020). Are aids enough to empower: Case of peatland Liberica Coffee farmer in Indonesia. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah, 8(4), 331–340.

Hafif, B., & Sasmita, K. D. (2020). The organic carbon dynamics of peat soil under liberica coffee cultivation. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 418(1), 012021. https://doi.org/10.1088/1755-1315/418/1/012021

Hafif, B., Ferry, Y., Martono, B., Harni, R., Sasmita, K. D., Saidi, B. B., Maswar, M., Heryanto, R. B., Nazir, N., Agus, F., & Ibrahim, M. S. D. (2024). Liberica coffee as an alternative cropping system for sustainable farming on Indonesian peatlands. International Journal of Agricultural and Biological Engineering, 17(1), 180–188.

Horton, A. J., Lehtinen, J., & Kummu, M. (2022). Targeted land management strategies could halve peatland fire occurrences in Central Kalimantan, Indonesia. Communications Earth & Environment, 3, 204.

Martono, B., Sudjarmoko, B., & Udarno, L. (2020). The potential of liberoid coffee cultivation on the peatlands (a case study: The peatlands in the Meranti Island, Riau). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 418, 012022. https://doi.org/10.1088/1755-1315/418/1/012022

Putra, S. S., Holden, J., & Baird, A. J. (2021). The effects of ditch dams on water-level dynamics in tropical peatlands. Hydrological Processes, 35(5), e14174. https://doi.org/10.1002/hyp.14174

Taufik, M., Widyastuti, M. T., Sulaiman, A., Murdiyarso, D., & Santikayasa, I. P. (2022). An improved drought-fire assessment for managing fire risks in tropical peatlands. Agricultural and Forest Meteorology, 312, 108738. https://doi.org/10.1016/j.agrformet.2021.108738

Wibisono, M. G., Asdak, C., Wawan, & Dwiratna, S. (2025). Unlocking the sustainability potential of Liberica coffee (Coffea liberica) in Riau’s tropical peatlands: Strategic insights from Rangsang Island, Indonesia. Sustainable Futures, 10, 101187.

Riauterkini.com. (2026, March 25). Terik panas, sejumlah lahan gambut di Bengkalis terbakar.

Riauterkini.com. (2026, June 18). Polres Bengkalis tetapkan seorang tersangka penyebab 180 hektar lahan terbakar di Pedekik.

RRI. (2026, April 8). Polisi tangkap pelaku karhutla Pedekik.

Downloads

Published

2026-08-16

How to Cite

REHABILITASI LAHAN GAMBUT MELALUI PENANAMAN KOPI LIBERIKA (Coffea liberica) DI DESA PEDEKIK, KECAMATAN BENGKALIS, KABUPATEN BENGKALIS. (2026). Kreativitas Pada Pengabdian Masyarakat (Krepa), 7(12). https://doi.org/10.2238/e2a8e374

Similar Articles

81-90 of 351

You may also start an advanced similarity search for this article.