EDUKASI GIZI DAN POLA HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI POSYANDU MAWAR 13 CIBARUSAH KOTA
DOI:
https://doi.org/10.2238/aqzpyn52Keywords:
Stunting, edukasi gizi, pola hidup sehat, Pyramid Method, PosyanduAbstract
Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kondisi ini terjadi akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), sehingga berdampak terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah melalui peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang dan pola hidup sehat. Berdasarkan hasil observasi di Posyandu Mawar 13, Desa Cibarusah Kota, Kabupaten Bekasi, masih ditemukan ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu balita yang memerlukan edukasi mengenai pencegahan stunting. Oleh karena itu, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pelita Bangsa Tahun 2026 melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan edukasi gizi dan pola hidup sehat. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah Pyramid Method, yaitu penyampaian materi secara bertahap mulai dari konsep dasar hingga materi yang lebih kompleks. Kegiatan dilaksanakan melalui observasi, penyuluhan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, serta pembagian 50 lembar leaflet sebagai media edukasi. Penyuluhan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri atas ibu hamil, ibu menyusui, dan ibu yang memiliki balita di Posyandu Mawar 13. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti penyuluhan hingga selesai, berpartisipasi aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab, serta mampu menjelaskan kembali materi mengenai pengertian stunting, pentingnya pemenuhan gizi pada periode 1.000 HPK, pemberian ASI eksklusif, MP-ASI sesuai usia anak, dan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Kegiatan penyuluhan berjalan dengan baik dan mendapat respons positif dari peserta. Penerapan Pyramid Method yang dipadukan dengan media leaflet membantu meningkatkan pemahaman peserta mengenai upaya pencegahan stunting serta mendukung peran Posyandu sebagai sarana edukasi kesehatan masyarakat.References
Ariani, D. S. (2025). Edukasi Stunting melalui E-Leaflet. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
BKPK, K. (2025). POTRET STUNTING DI INDONESIA. Humas Bkpk.
Djaafar, T. A. (2022). Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu Balita Dengan Media Leaflet Tentang Stunting. Jurnal Promotif Preventif, 7(2).
Fauziah, Y. K. (2024). Perubahan Pengetahuan Ibu Sebelum dan Sesudah Membaca Media Leaflet tentang Stunting pada Ibu Anak Balita Stunting. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia, 9(1), 220–227.
Kesmas, M. G. (2024). Nutrition Education as an Effort to Increase Knowledge Relate to Stunting Prevention for Posyandu Cadres. Siti Rahayu Nadhiroh.
Lestari, R. A. (2024). Efektivitas Penggunaan Media Leaflet dengan Tingkat Pengetahuan dan Sikap Ibu Mengenai Stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Prasetiyo, W. H. (2025). Penyuluhan Pencegahan Stunting dan Gizi Seimbang Menuju Desa Bebas Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan.
Priyadi, A. A. (2024). Community Education about Stunting in Neglasari Village. Journal of Community Services.
Priyadi, A. A. (2024). ommunity Education about Stunting in Neglasari Village. Journal of Community Service.
Tyarini, I. A. (2024). Community Empowerment in Stunting Prevention and Control to Build a Healthy and Productive Generation. Pengabdian Masyarakat Edukasi Indonesia.

