SOSIALISASI PENINGKATAN KESADARAN MANAJEMEN WAKTU BAGI PELAJAR DI ERA DIGITAL DI SMAN 1 CARENANG
DOI:
https://doi.org/10.2238/1g4x5v11Keywords:
academic procrastination, digital era, socialization, students, time management, era digital, manajemen waktu, pelajar, prokrastinasi akademik, sosialisasiAbstract
The rapid growth of digital technology has made information more accessible, but it has also created new challenges for students, especially in maintaining learning focus and managing time effectively. This community service program aimed to improve students' awareness of time management in the digital era through a socialization activity at SMAN 1 Carenang. The method used was a participatory approach involving material delivery, interactive discussion, and understanding evaluation through Kahoot. The activity was held on Wednesday, May 20, 2026, from 09.00 to 10.00 WIB and involved 34 students, of whom 32 actively participated in the final evaluation. The results showed that participants understood the material well, as indicated by an average achievement score of 85%. The highest-scoring topic was activity prioritization at 91%, while the lowest score was found in procrastination at 66%. Overall, 62% of participants were categorized as very good, 28% as good, and 10% as fair. These findings indicate that time management socialization was effective in improving students' understanding of time organization, digital distraction control, and academic procrastination prevention. Similar activities should be conducted continuously so that students can develop more focused and productive study habits. Perkembangan teknologi digital membawa kemudahan akses informasi, tetapi pada saat yang sama juga memunculkan tantangan baru bagi pelajar, terutama dalam menjaga fokus belajar dan mengelola waktu secara efektif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran manajemen waktu bagi pelajar di era digital melalui sosialisasi di SMAN 1 Carenang. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan penyampaian materi, diskusi interaktif, dan evaluasi pemahaman melalui permainan Kahoot. Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 20 Mei 2026, pukul 09.00-10.00 WIB, dan diikuti oleh 34 siswa, dengan 32 siswa aktif pada evaluasi akhir. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami materi dengan baik, ditunjukkan oleh rata-rata capaian 85%. Topik dengan skor tertinggi adalah prioritas aktivitas sebesar 91%, sedangkan topik terendah terdapat pada prokrastinasi sebesar 66%. Secara umum, 62% peserta berada pada kategori sangat baik, 28% baik, dan 10% cukup. Hasil ini menunjukkan bahwa sosialisasi manajemen waktu efektif dalam meningkatkan pemahaman pelajar mengenai pengaturan waktu, pengendalian distraksi digital, dan pencegahan prokrastinasi akademik. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan agar pelajar memiliki kebiasaan belajar yang lebih terarah dan produktifReferences
Azizah, M. N., & Muslikah. (2021). Hubungan antara manajemen waktu dan regulasi diri dengan kecanduan smartphone. JIBK Undiksha, 12(1), 31-38.
Halleyda, N., Fitriah, S. S., Motik, G. A., & Satria, Y. (2022). Upaya penurunan prokrastinasi akademik siswa melalui pelatihan time management. Warta LPM, 25(4), 536-545. https://doi.org/10.23917/warta.v25i4.913
Mauliddhia, S. A., Tarigan, A. H. Z., Angelia, M., Tiara, & Ussivine. (2023). Upaya meningkatkan motivasi belajar dan manajemen waktu melalui pemberian psikoedukasi. JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 212-217. https://doi.org/10.47065/jpm.v4i2.1237
Mujahidin, E., Rachmat, R., Tamam, A. M., & Alim, A. (2022). Konsep manajemen waktu dalam perspektif pendidikan Islam. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 129-146. https://doi.org/10.30868/ei.v11i01.2203
Munawwaroh, N., Indreswari, H., & Hotifah, Y. (2022). Analisis hubungan manajemen waktu dan motivasi belajar dengan prokrastinasi akademik siswa SMA. Ilmu Pendidikan: Jurnal Kajian Teori Dan Praktik Kependidikan, 7(2), 108-118. https://doi.org/10.17977/um027v7i22022p108-118
Pemayun, A. A. G. S. D., Prahasasgita, M. S., Wulandari, D. N., & Herlovina, N. K. S. (2024). Pelatihan manajemen waktu pada mahasiswa psikologi Universitas Udayana. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(4), 7702-7713. https://doi.org/10.31004/cdj.v5i4.26716
Puspita, W. A. (2023). Manajemen waktu berpengaruh terhadap prestasi akademik mahasiswa yang bekerja paruh waktu. Karimah Tauhid, 2(4), 1049-1057. https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v2i4.8879
Putri, F. I., Sitorus, I., Khair, H., Yanti, N., & Syamsurizal. (2023). Hubungan kecanduan smartphone dengan prokrastinasi akademik siswa. Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam, 3(2), 237-248.
Ramly, R. A., & Ayu, S. (2022). Pengaruh media sosial terhadap hasil belajar siswa. Jurnal Kependidikan Media, 11(3), 107-119. https://doi.org/10.26618/jkm.v11i3.9405
Sofiyanti, C., Rakhmawati, D., & Ismah. (2023). Hubungan antara manajemen waktu dengan prokrastinasi akademik siswa kelas X SMA Teuku Umar Semarang. Jurnal Bimbingan Konseling Dan Psikologi, 3(2), 70-82.
Syifa, S. F., Nur Istirohmah, A., Lestari, P., & Nur Azizah, M. (2023). Dampak penggunaan media sosial terhadap prestasi belajar peserta didik. Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran Dan Inovasi Pendidikan), 5(1), 21-27. https://doi.org/10.52005/belaindika.v5i1.100
Tamala, N., Sahrani, R., & Dewi, F. I. R. (2024). Tantangan digital: prokrastinasi akademik dan penggunaan smartphone pada remaja SMA. Psyche 165 Journal, 17(2), 87-94. https://doi.org/10.35134/jpsy165.v17i2.359
Wahidaty, H. (2021). Manajemen waktu: dari teori menuju kesadaran diri peserta didik. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1880-1889. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.1015
Widyawati, R., Laksmi, A., & Prabowo, M. (2023). Strategi manajemen waktu mahasiswa pekerja dalam mempertahankan prestasi belajar. Jurnal Ilmu Pendidikan, 21(1).
Zebua, E. K., & Santosa, M. (2023). Pentingnya manajemen waktu dalam meningkatkan kualitas belajar mahasiswa. Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(2), 2060-2071. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.13436

