PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERAKTIF TIPE STAD (STUDENT TEAMS ACHIEVMENT DIVISION) TERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK DASAR PASSING BAWAH PERMAINAN SEPAK BOLA PADA MURID KELAS X1 SMAN 9 DENPASAR TAHUN AJARAN 2025/2026
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing bawah permainan sepak bola melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Denpasar Tahun Ajaran 2025/2026. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi awal yang menunjukkan bahwa hasil belajar siswa masih rendah. Dari 33 siswa, hanya 10 siswa (30,3%) yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP), sedangkan 23 siswa (69,7%) belum mencapai ketuntasan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dimana setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa yang terdiri atas 16 siswa putra dan 17 siswa putri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes praktik, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Siklus I terdapat 21 siswa (63,6%) yang mencapai ketuntasan dan 12 siswa (36,4%) belum tuntas sehingga belum memenuhi indikator keberhasilan klasikal sebesar 75%. Setelah dilakukan perbaikan tindakan pada Siklus II, seluruh siswa sebanyak 33 orang (100%) mencapai ketuntasan belajar dan tidak terdapat siswa yang belum tuntas (0%). Peningkatan hasil belajar terjadi karena penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD mampu mendorong siswa lebih aktif berdiskusi, bekerja sama, saling membantu dalam kelompok, serta lebih memahami teknik dasar passing bawah permainan sepak bola. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) efektif dalam meningkatkan hasil belajar teknik dasar passing bawah permainan sepak bola pada siswa kelas XI SMA Negeri 9 Denpasar Tahun Ajaran 2025/2026.
Kata Kunci: STAD, Hasil Belajar, Passing Bawah, Sepak Bola, PJOK.
Abstract
This study aimed to improve students' learning outcomes in the basic inside-foot passing technique in soccer through the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model among eleventh-grade students at SMA Negeri 9 Denpasar in the 2025/2026 academic year. The study was motivated by the results of a preliminary observation, which revealed that students' learning outcomes were still low. Of the 33 students, only 10 students (30.3%) achieved the Minimum Mastery Criterion (KKTP), while 23 students (69.7%) had not yet achieved mastery. This study employed a Classroom Action Research (CAR) design conducted in two cycles, each consisting of planning, action, observation, and reflection stages. The research subjects consisted of 33 students, including 16 males and 17 females. Data were collected through observation, performance tests, and documentation. The findings showed that in Cycle I, 21 students (63.6%) achieved learning mastery, while 12 students (36.4%) had not yet achieved mastery, indicating that the predetermined classical mastery criterion of 75% had not been reached. After improvements were implemented in Cycle II, all 33 students (100%) achieved learning mastery, and no students remained unsuccessful (0%). The improvement in learning outcomes occurred because the STAD cooperative learning model encouraged students to participate actively in discussions, collaborate with peers, assist one another, and better understand the basic inside-foot passing technique in soccer. Therefore, it can be concluded that the implementation of the Student Teams Achievement Division (STAD) cooperative learning model is effective in improving students' learning outcomes in the basic inside-foot passing technique in soccer among eleventh-grade students at SMA Negeri 9 Denpasar.
Keywords: Student Teams Achievement Division (STAD), Learning Outcomes, Inside-Foot Passing, Soccer, Physical Education.
Article Details
Section
References
Arimbawa, I. G. A. A., Astra, I. K. B., & Satyawan, I. M. (2017). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Media Gambar terhadap Hasil Belajar Teknik Dasar Passing Sepak Bola. Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga Dan Kesehatan Undiksha, 5(2), 1-9.
Depdiknas. (2006). Kurikulum tingkat satuan pendidikan (KTSP). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Isjoni. (2010). Pembelajaran kooperatif: Meningkatkan kecerdasan komunikasi antar murid. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Luxbacher, J. A. (2012). Sepak bola: Langkah-langkah menuju sukses (Edisi ke-2).
Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Mielke, D. (2007). Dasar-dasar sepak bola. Bandung: Pakar Raya.
Muhajir. (2017). Pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan SMA/MA kelas X. Jakarta: Erlangga.
Rosdiani, D. (2013). Model pembelajaran langsung dalam pendidikan jasmani dan kesehatan. Bandung: Alfabeta.
Rusman. (2018). Model-model pembelajaran: Mengembangkan profesionalisme guru. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Samsudin. (2008). Pembelajaran pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan.
Jakarta: Prenada Media Group.
Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Procrastination And Task Avoidance: Theory, Research and Treatment.
Slameto. (2010). Belajar dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Slavin, R. E. (1995). Cooperative learning: Theory, research, and practice. Boston: Allyn and Bacon.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Teori, riset, dan praktik. Bandung: Nusa Media.
Sucipto, dkk. (2000). Sepak bola. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional. Sudjana, N. (2010). Penilaian hasil proses belajar mengajar. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Sukmadinata, N. S. (2005). Landasan psikologi proses pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suparmini, M. (2021). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD
Taqwim, R. I., Winarno, M. E., & Roesdiyanto, R. (2020). Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Doctoral dissertation, State University of Malang).
Trianto. (2009). Mendesain model pembelajaran inovatif-progresif. Jakarta: Kencana.
terhadap Aktivitas dan Hasil Belajar. Journal of Education Action
Warsono, & Hariyanto. (2014). Pembelajaran aktif. Bandung: Remaja Rosdakarya. Winkel, W. S. (2009). Psikologi pengajaran. Jakarta: Gramedia