EFEKTIVITAS PERENDAMAN MENGGUNAKAN JERUK NIPIS SEBAGAI ALTERNATIF PENURUNAN KADAR KADMIUM (Cd) PADA CUMI

Main Article Content

Zihan Pomalingo
Sirajuddien Bialangi
Ayu Rofia Nurfadillah

Abstract

Cumi (Loligo sp.) merupakan hasil perikanan yang banyak dikonsumsi masyarakat, namun berisiko terkontaminasi logam berat kadmium (Cd) akibat pencemaran perairan. Hasil pemeriksaan kadar Cd pada cumi di Desa Langgula sebesar 1,766 mg/kg, melebihi batas maksimum BPOM RI yaitu 0,10 mg/kg. Salah satu upaya untuk menurunkan kadar Cd pada cumi adalah dengan memanfaatkan jeruk nipis yang mengandung asam sitrat sebagai agen pengkelat logam. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas perendaman jeruk nipis dalam menurunkan kadar Cd pada cumi serta mengetahui perbedaan efektivitas kedua jenis jeruk tersebut. Penelitian menggunakan desain true experimental dengan rancangan acak lengkap (RAL). Sampel cumi direndam menggunakan larutan jeruk nipis konsentrasi 75% dan 85% selama 30 menit dengan tiga kali pengulangan. Kadar Cd dianalisis melalui uji laboratorium dan data dianalisis menggunakan uji t independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman jeruk nipis efektif menurunkan kadar Cd pada cumi. Jeruk nipis dengan konsentrasi 75% menurunkan kadar Cd sebesar 29,9%, sedangkan konsentrasi 85% sebesar 55,1%. Perlakuan jeruk nipis konsentrasi 85% menunjukkan penurunan kadar Cd terbesar dibandingkan perlakuan lainnya . Disarankan kepada masyarakat untuk menerapkan perendaman menggunakan jeruk nipis sebelum pengolahan cumi serta kepada peneliti selanjutnya untuk meneliti pengaruh waktu perendaman terhadap penurunan kadar Cd pada cumi.

Article Details

Section

Articles

References

Asti, N. A., Johan, H., Parlindungan, D., Primairyani, A., Defianti, A., & Nursaadah, E. (2025). Reduction Lead Metal in Process Marinating Local Food Fish Pendap Using Lemon Juice (Citrus limon). JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 10(2), 341–350.

Flora, S. J. S., & Pachauri, V. (2010). Vhelation in Metal Intoxication. International Journal of Environmental Research and Public Health, 7(7), 2745–2788.

Hidayati, N., Mardiyono, & Wimpy. (2022). Pemanfaatan larutan Asam Sitrat Sebagai Upaya Penurunan Kadar Logam Berat Krom Pada Sayuran Kubis. Farmasetis, 11(3), 237–246.

Kurniawati, F. (2023). Analisis Kandungan Logam Berat Arsen, Formalin, dan salmonella sp. pada Cumi-Cumi Segar (Loligo sp.) di Pasar Tradisional Kota Bogor [Universitas Djuanda Bogor]. https://repository.unida.ac.id/3750/

Mobin, F., Deloya, J. M., & Guo, L. (2025). The Impact of Citric Acid on Metal Accumulation in Lemna minor. Water, 17(6), 830. https://doi.org/10.3390/w17060830

Munadi, R., Hasan, T., & Firdha, T. (2023). Identifikasi Kandungan Kimia Buah Lemon Cui (Citrus microcarpa) Asal Ambon dan Uji Aktivitas Sebagai Antioksidan. Cokrominoto Journal of Chemical Science, 5(2), 60–65.

Ningrum, P. E., & Sunardi. (2022). Pengaruh Penambahan Ekstrak Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) terhadap Penurunan Cemaran Logam Timbal dalam Ikan Bandeng (Chanos chanos). Indonesian Journal of Chemical, 05(02), 68–77. https://doi.org/10.20885/ijca.vol5.iss2.art1

Nurfadillah, A. (2013). Cemaran Logam Berat dalam Air PDAM Kota Gorontalo. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 62–69

Nurvita, S., Nurjazuli, & D., N. A. Y. (2015). Pengaruh Variasi Konsentrasi Air Jeuk Nipis (Citrus aurantifolia) dalam Menurunkan Kadar Kadmium (Cd) pada Daging Kerang Darah (Anadara Granosa). Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 3(3), 807–814.

Rahmadani, & Tambun, M. S. M. O. S. . (2025). Potensi Filtrat Kulit Jeruk Sunist dalam Menurunkan Kadar Logam Merkuri (Hg) Pasca Penambangan Emas di Sungai Barito: Potential of Sunkist Orange Peel Filtrate in Reducing Metal Mercury (Hg) Levels After Gold Mining in the Barito river. Jurnal Surya Medika (JSM), 11(3), 279–284. https://doi.org/10.33084/jsm.v11i3.7449

Rauf, A. P. (2024). Identifikasi Kandungan Kadmium (Cd) pada Hasil Tangkapan Cumi (Loligo sp.) di Desa Langgula Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. In International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (Vol. 1, Issue 1).

Retno, F., Silalahi, W., Zainuri, M., & Wulandari, Y. (2023). Studi Kandungan Logam Berat Timbal ( Pb ) dan Seng ( Zn ) di Perairan Muara Sungai Cisadane Kabupaten Tangerang. 05(01), 1–6.

Sampang, R. Y., & Domingo, J. K. (2008). Comparative Study on the Potassium and Citrate Content of Calamansi (Citrus Microcarpa Bunge), Dalandan (Citrus auratium), and Pomelo (Citrus grandis Osbeck) with Potassium Citrate Tablets. Philippine Journal of Urology, 18(1), 7–10.

Septiawan, M. R., Asnawi, I., Rahman, F. R., & Ramadhan, A. (2023). Studi Khelasi Timbal (Pb) Pada Sampel Air Menggunakan Asam Sitrat. 2, 11–16.

Sharma, R., Verma, S., Rana, S., & Rana, A. (2018). Rapid screening and quantification of major organic acids in citrus fruits and their bioactivity studies. Journal of Food Science and Technology, 55(4), 1339–1349. https://doi.org/10.1007/s13197-018-3045-x

Sun, Y., Zhou, Q., Xie, X., & Liu, R. (2020). Low Molecular Weight Organic Acids as Metal Chelators in soil and Environmental Systems. Molecules, 25(14).