PUDARNYA NILAI-NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT DI ERA GLOBALISASI: TANTANGAN DAN UPAYA PENGUATAN
- Authors
-
-
Ruben Gutama
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jawa Timur, Surabaya, IndonesiaAuthor -
Bambang S. Irianto
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik dan Sains, Universitas Pembangunan Nasional 'Veteran' Jawa Timur, Surabaya, IndonesiaAuthor
-
- Keywords:
- Pancasila, Globalisasi, Nilai Sosial, Generasi Muda, Pendidikan Karakter
- Abstract
- Globalisasi memperluas pertukaran informasi, budaya, dan teknologi yang membawa manfaat sekaligus tantangan bagi pengamalan nilai-nilai Pancasila. Artikel ini membahas bentuk memudarnya pengamalan Pancasila dalam kehidupan masyarakat, faktor yang memengaruhinya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk memperkuat penerapannya . Penulisan menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah artikel ilmiah dan sumber relevan mengenai Pancasila, globalisasi, pendidikan nilai, dan karakter generasi muda. Pembahasan menunjukkan bahwa perkembangan teknologi bukan penyebab tunggal lunturnya nilai Pancasila; persoalan juga berkaitan dengan rendahnya pemahaman nilai, lemahnya keteladanan, serta kebiasaan sosial yang kurang mencerminkan toleransi, kemanusiaan, persatuan, musyawarah, dan keadilan. Penguatan nilai Pancasila perlu dilakukan melalui pendidikan, keteladanan keluarga dan lingkungan, literasi digital, serta keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial. Dengan demikian, Pancasila tetap relevan sebagai pedoman dalam menyikapi perubahan global secara kritis dan bertanggung jawab.
- References
-
Hsieh, H.-F., & Shannon, S. E. (2005). Three approaches to qualitative content analysis. Qualitative Health Research, 15(9), 1277–1288. https://doi.org/10.1177/1049732305276687
Murti, R. W., Pratama, H., & Yulianto, H. J. (2024). Impoliteness strategies in online political discourse: A case study of Indonesian netizens' comments on TikTok. English Education Journal, 14(3), 428–439. https://doi.org/10.15294/cxj95428
Papacharissi, Z. (2004). Democracy online: Civility, politeness, and the democratic potential of online political discussion groups. New Media & Society, 6(2), 259–283. https://doi.org/10.1177/1461444804041444
Regiani, E., & Dewi, D. A. (2021). Pudarnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan masyarakat di era globalisasi. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1), 30–38. https://doi.org/10.31316/jk.v5i1.1402
Royani, N., Ismail, M., Sawaludin, S., & Alqadri, B. (2025). Dampak penggunaan media sosial Tik Tok terhadap civic disposition siswa di Madrasah Aliyah Al-Istiqomah NW Dasan Poto. Jurnal Pancasila dan Kewarganegaraan, 10(2), 126–137. https://doi.org/10.24269/jpk.v10i2.12065
Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. (2024, 27 Mei). Mendikbudristek batalkan kenaikan UKT. https://setkab.go.id/mendikbudristek-batalkan-kenaikan-ukt/
Sholehoddin, A., Cahyadi, D., & Kasanova, R. (2026). Wacana resistensi netizen terhadap kebijakan pendidikan dalam kolom komentar TikTok KompasTV: Analisis wacana kritis Norman Fairclough. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 4(2), 3314–3320. https://doi.org/10.69693/ijmst.v4i2.11069
- Downloads
- Published
- 2026-10-25
- Section
- Articles
How to Cite
Similar Articles
- Aulia Asnawi, Sitti Zulfaa, Irsyad Dahri, PERLINDUNGAN PEMUDA WNI KORBAN ONLINE SCAM DI KAMBOJA: PERAN KBRI PHNOM PENH DALAM PERSPEKTIF HUKUM DIPLOMATIK DAN KONSULER , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 12 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
- Andritia Permana, Ajid Haryadi, Mudawaroh, KEABSAHAN HUKUM TRANSAKSI DIGITAL BERDASARKAN HUKUM POSITIF PERDATA INDONESIA , Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan: Vol. 16 No. 9 (2026): Causa: Jurnal Hukum dan Kewarganegaraan, ISSN: 3031-0369
You may also start an advanced similarity search for this article.