ANALISIS IKON, INDEKS, DAN SIMBOL CHARLES SANDERS PEIRCE DALAM KONTEN KREATIF TIKTOK SADAM PERMANA

Main Article Content

Mavika Khairunnisa
Raisatul Munawarah
Moulina Fitri
Bungsu Keumala Sari

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menggeser pola komunikasi masyarakat ke platform digital seperti TikTok, yang kini berfungsi sebagai ruang publik virtual untuk menyampaikan kritik sosial dan edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana kreator konten Sadam Permana Wiyana mengonstruksi argumen kritisnya mengenai "Kasus Videografer" dan anggaran desa dengan menggunakan unsur verbal serta visual berdasarkan teori semiotika Charles Sanders Peirce. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik observasi dan dokumentasi berupa tangkapan layar serta pencatatan narasi video secara berulang dari akun TikTok @sadampermanawiyana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa video tersebut secara simultan mengintegrasikan tiga elemen tanda dalam hubungan logis triadik (representamen, objek, dan interpretant). Aspek ikon diwujudkan melalui kemiripan fisik berupa visual wajah, pakaian, dan latar ruangan. Aspek indeks ditunjukkan melalui hubungan sebab-akibat seperti ekspresi wajah, gerakan mulut, dan kesesuaian subtitle dengan aktivitas berbicara. Aspek simbol direpresentasikan melalui tulisan teks utama, logo TikTok, dan identitas nama akun yang maknanya bersumber dari konvensi serta kesepakatan sosial masyarakat digital. Kombinasi ketiga unsur tanda ini secara efektif memperjelas penyampaian pesan kritis mengenai profesionalisme dan keadilan harga, sehingga persepsi publik dapat terbentuk secara terstruktur dan mudah dipahami oleh audiens.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS IKON, INDEKS, DAN SIMBOL CHARLES SANDERS PEIRCE DALAM KONTEN KREATIF TIKTOK SADAM PERMANA. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(2). https://doi.org/10.2238/rpjqe113

References

Bahri, S. (2022). “Semiotika Komunikasi Sebagai Satu Pendekatan Memahami Makna dalam Komunikasi.” Jurnal Al-Fikrah, 11(2), 182–193.

Bambang, M. (2014). Semiotics In Research Method of Communication. Jurnal Penelitian Komunikasi, Informatika Dan Media Massa, 16(1), 73–82. https://media.neliti.com/media/publications/222421-semiotics-in-research-method-of-communic.pdf

Basalamah Ali Abubakar. (2021). Semiotik dan Penerapannya dalam Studi Sastra. Al-Jami’ah: Jurnal Islamiyah, 59(1), 23–45.

Faisal, S. (2019). Metode Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar dan Penerapannya dalam Penelitian Pendidikan. Rajawali Pers., 0, 1–7.

Hanifah Fitri, Muhammad Ichsan, & Ria Yunita. (2024). Analisis Semiotika Charles Sanders Pierce Pada Konten Tiktok Dalam Political Branding Prabowo-Gibran Di Pemilihan Umum 2024. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 2134–2151. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.538

Haoxing, Z., & System, C. (n.d.). No 主観的健康感を中心とした在宅高齢者における 健康関連指標に関する共分散構造分析Title.

Ni Wayan Sartini. (1995). Tinjauan Teoritik tentang Semiotik. Menopause, 2(3), 145–158.

Nia Khairunnisa, M. Sholeh Sihombing, Cantika Mawarni, & Christian Sinaga. (2025). Analisis Sistem Tanda di Ramayana Teladan Medan : Kajian Semiotik Charles Sanders Peirce. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa Dan Sastra Inggris, 3(2), 184–195. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i2.1867

Sarwo Nugroho, & Fa’iqah Salsabil Qadiriyyah. (2021). Pendekatan Multimodal untuk Mempelajari Media Sosial sebagai Teknologi Semiotik. Seminar Nasional Teknologi Dan Multidisiplin Ilmu (SEMNASTEKMU), 1(1), 41–49. https://doi.org/10.51903/semnastekmu.v1i1.82

Veronika, R., Ginting, B., Arindani, D., Mega, C., Lubis, W., & Shella, A. P. (2022). Literasi Digital Sebagai Wujud Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Pasopati …, 3(2), 118–122. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/pasopati/article/view/10869