BEDAH KARAKTER RASKIM DRAMA TARLING “TURUN PANGKAT” BERDASARKAN TEORI HIERARKI KEBUTUHAN ABRAHAM MASLOW

Main Article Content

Dina Amalia
Gita Lestari
Didi Supriyadi

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai-nilai kemanusiaan yang terintegrasi dalam naskah drama tarling “Turun Pangkat Putra Sangkala” karya Abdul Adjib dari perspektif teori psikologi humanistik yang berasal dari Abraham Maslow. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis teks. Data yang dianalisis berupa dialog dan cuplikan naskah yang disesuaikan dengan kebutuhan hierarki Maslow yang mencakup kebutuhan fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan sosial, kebutuhan penghargaan, dan aktualisasi diri. Temuan-Temuan penelitian ini menegaskan bahwa kelima tingkat kebutuhan tersebut secara inheren terdapat dalam naskah melalui tokoh, dialog, dan alur cerita. Misalnya, motivasi Raskim untuk menjalin hubungan memenuhi kebutuhan fisiologis, sedangkan kepeduliannya terhadap rumah dan istrinya memenuhi kebutuhan rasa aman; interaksi pinjam-meminjam dan kerja sama yang berlanjut memenuhi kebutuhan sosial melalui tokoh-tokoh yang saling berbagi barang, dan kedua tetangga yang tinggal berdampingan tidak mengetahui bagaimana kerja sama dilakukan tanpa adanya kebutuhan penghargaan, sebab Bos mengakui kompetensi Raskim yang membantunya menyelesaikan tugas (norma). Aktualisasi diri tercermin dalam dirinya yang mengambil inisiatif dengan menyelesaikan masalah kapan saja tanpa perlu diperkenalkan. Penelitian ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa drama tarling karya Abdul Adjib merupakan karya sastra tradisional yang kaya nilai kemanusiaan dan relevan sebagai media refleksi kondisi sosial-psikologis masyarakat Cirebon.

Article Details

Section

Articles

How to Cite

BEDAH KARAKTER RASKIM DRAMA TARLING “TURUN PANGKAT” BERDASARKAN TEORI HIERARKI KEBUTUHAN ABRAHAM MASLOW. (2026). Argopuro: Jurnal Ilmu Bahasa, 13(4). https://doi.org/10.2238/8srpt558

References

Edmawati, M.D., Muh, A.R., Rufait, B.B.M., Andi, S.H., Nurul, A., Yanti, M. Z. Muh, dan N. F. Maulida, (2024). Mengenal Diri Sendiri. Makassar: Nasmedia

Fajri, M., & Naufal, A. (2023). Seni tarling sebagai identitas budaya masyarakat Cirebon. Jurnal Kajian Seni dan Budaya, 5(1), 45–58.

Hidayatullah, R. (2025). Tarling Cirebon sebagai warisan budaya tak benda: Kajian historis dan estetika. Jurnal Ilmu Budaya, 13(2), 112–127.

Hikmawan, D. (2017). Prinsip-prinsip psikologi humanistik dalam pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 3(1), 22–35.

Jarvis, M. (2021). Psikologi Humanistik, SPA Teamwork, Editor. Yogyakarta: Nusamedia.

Maduretno, T. W., Judijanto, L., & Lintong, D. C. A. (2026). Psikologi humanistik dalam kajian sastra dan budaya. Penerbit:Akademia.

Pribadi, R. (2019). Konflik eksternal dalam naskah drama tarling sebagai bahan ajar sastra di sekolah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(2), 88 –101.

Pribadi, A.A (2019). Konflik Eksternal dalam Naskah Drama Mega-Mega karya Arifin C. Noer dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di SMA, skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Universitas Sriwijaya. [Online]. Tersedia: https://repository.unsri.ac.id/3321/

Raule, J.H. (2022). Aspek Psikososial dari Aktualisasi Diri Manajemen Sumber Daya Manusia. Pasaman Barat: Azka Pustaka

Subaweh, Ahmad Maskur, Sholeh, Muhammad, & Rusli. (2025). Exploring Humanity in Mega-Mega Arifin C . Noer Through Humanistic Psychology. Journal of General Education and Humanities, 4(3), 867–880. https://doi.org/https://doi.org/10.58421/gehu.v4i3.555

Sari, M. (2024). Metodologi penelitian kualitatif deskriptif dalam ilmu sosial dan humaniora. Pustaka Ilmu.

Sartika, D., & Mulyana, A. (2021). Kesenian tarling sebagai identitas masyarakat Cirebon: Perspektif sosiologi budaya. Jurnal Sosiologi dan Antropologi, 5(3), 134–149.

Siyoto, S., & Sodik, A. (2015). Dasar metodologi penelitian. Literasi Media Publishing.

Winata, H., & Triana, N. (2019). Dinamika perkembangan seni tarling Cirebon: Antara tradisi dan modernisasi. Jurnal Seni dan Budaya Nusantara, 4(2), 77–93.

Yohana, N., dkk. (2020). Konflik batin tokoh Koyal dalam drama tarling: Kajian psikologi sastra. Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 7(1), 55–70.

Yohana, T. Sulastri, dan R. A. Nugrohol,(2023): "Konflik batin tokoh Koyal dalam naskah drama Mega-Mega karya Arifin C. Noer: Sebuah Tinjauan Psikologi Sastra," BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, vol. 7, no. 2, hal. 153–166, [Online]. Tersedia: http://dx.doi.org/10.17977/um007v8i12024p111-128

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.