Abstract
Kecamatan Manyaran merupakan salah satu wilayah pengembangan komoditas bawang merah di Kabupaten Wonogiri yang telah melaksanakan Program Sekolah Lapang (SL) pada tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan kapasitas petani dalam penerapan teknologi budidaya. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Sekolah Lapang Komoditas Bawang Merah di Kecamatan Manyaran Kabupaten Wonogiri menggunakan model evaluasi Context, Input, Process, dan Product (CIPP). Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Informan ditentukan melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling yang melibatkan 13 informan, terdiri atas petani peserta SL, penyuluh pertanian lapangan, serta Kepala dan Staf Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Wonogiri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek context telah sesuai dengan kebutuhan dan tujuan program, namun masih diperlukan tindak lanjut untuk memenuhi kebutuhan utama petani. Pada aspek input masih ditemukan kendala terkait kesesuaian benih yang memengaruhi pelaksanaan budidaya. Aspek process menunjukkan bahwa seluruh tahapan program telah terlaksana dengan baik dan melibatkan partisipasi aktif peserta, meskipun pendampingan pascaprogram masih perlu diperkuat. Sementara itu, aspek product menunjukkan adanya penguatan pengetahuan, sikap, keterampilan, dan perubahan praktik budidaya, terutama pada petani yang telah berpengalaman membudidayakan bawang merah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pendampingan berkelanjutan serta optimalisasi pemasaran hasil budidaya guna meningkatkan keberlanjutan program.References
Adawiah, R. (2020). Evaluasi Program Pendidikan Karakter (Kajian Empiris di Sekolah Percontohan). Banjarmasin: Program Studi Pendidikan IPS FKIP Universitas Lambung Mangkurat.
Arifin, Z. (2013). Evaluasi Pembelajaran. Cet.5. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonogiri. 2022. Statistik Pertanian Kabupaten Wonogiri 2022. Wonogiri: BPS Kabupaten Wonogiri.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Wonogiri. 2024. Produksi Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Kabupaten Wonogiri 2023/2024. Wonogiri: BPS Kabupaten Wonogiri.
Dewi N. P. A., Sujana, I. N., & Meitriana, M. A. 2020. Evaluasi program sistem pertanian terintegrasi (Simantri). Jurnal Pendidikan Ekonomi Undiksha, 12(1), 107-116.
Fajar, A., Ht, A. M. A., & Said, S. A. (2025). Kontribusi Teknologi, Modal, dan Keterampilan Petani Terhadap Produktivitas Bawang Merah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 21(1).
Framita, R. M., Emiyati, E., Taufik, M., Purnawinata, D. T., Kurniawan, I., & Yuliastuti, W. (2024). Implementasi Education Of Sustainable Development (ESD) Dalam Pengolahan Limbah Organik Menjadi Kompos. Jumat Pertanian: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), 147-155.
Halid, C. A., Imran, S., & Wibowo, L. S. 2024. Evaluasi Program Penyuluhan Sistem Tanam Padi Jajar Legowo Terhadap Produksi Dan Pendapatan Di Desa Dutohe Barat Kecamatan Kabila Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 8(1), 139-153
Kettner, P. M., Moroney, R. M., & Martin, L. L. (2017). Designing and Managing Programs: An Effectiveness-Based Approach (5th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Khairi, A. 2024. Evaluasi Perubahan Perilaku Petani dengan Penyuluhan dan Tanpa Penyuluhan Pengolahan Lahan Bawang Merah. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 6(01), 290-304.
Limbong, E., Gayatri, S., & Prayoga, K. 2020. Dampak Sekolah Lapang Pengendalian Hama Terpadu (SLPHT) Terhadap Tingkat Penerapan Pengendalian Hama Terpadu Usahatani Kubis Di Kabupaten Semarang. Agroland: Jurnal Ilmu-ilmu Pertanian, 27(3), 287-298.
Muryadi, A. D. (2017). Model evaluasi program dalam penelitian evaluasi. Jurnal Ilmiah Penjas (Penelitian, Pendidikan Dan Pengajaran), 3(1).
Nurbiyati, T. 2015. Evaluasi Pengembangan Sumber Daya Manusia: Sebuah Review. Jurnal Kajian Bisnis, 23(1), pp : 52-63
Permentan No. 50 Tahun 2013
Priyono, M. V. 2021. Evaluasi Program Pemberian Bantuan Pengembangan Unit Pengolah Pupuk Organik (UPPO) Dari Kementerian Pertanian di Kabupaten Simalungun Sumatera Utara. GEMA PUBLICA, 6(1), 58- 75.
Ramadhana, Y. D., & Subekti, S. 2021. Pemanfaatan metode penyuluhan pertanian oleh petani cabai merah. Jurnal Kirana, 2(2), 113-133
Saputra, Y. A., Ulum, M. C., & Sofiyudin, A. 2022. Evaluasi Program Pemberdayaan Petani Melalui Model Cipp (Context, Input, Process, Dan Product). Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Administrasi Negara Vol, 6(02).
Soekartawi. 2002. Analisis Usahatani. UI Press. Jakarta.
Stufflebeam, D. L. (2003). The CIPP model for evaluation. In T. Kellaghan & D.L. Stufflebeam (Eds.), International handbook of educational evaluation (pp. 31–62). Dordrecht: Kluwer Academic Publishers
Supriyanto, S., Soeharso, N., & Achadiati, N. 2015. Kajian Evaluasi Program Penyuluhan Pupuk Bokashi di Kelompok Tani Angulir Hasto, Kecamatan Kedu Kabupaten Temanggung. Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian, 11(22), 36-48.