Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran cabai merah di Desa Mekarsari serta mengidentifikasi peluang dan tantangan yang dihadapi petani dalam memasarkan hasil panennya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan cabai merah di pasar yang belum diimbangi dengan sistem pemasaran yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani. Kebaruan penelitian terletak pada analisis kondisi pemasaran cabai merah di tingkat desa melalui pendekatan analisis SWOT sebagai dasar penyusunan strategi pemasaran yang lebih efektif. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, kuesioner, serta data sekunder yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa petani cabai merah masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan akses pasar, ketergantungan terhadap tengkulak, serta belum optimalnya pemanfaatan media digital dalam pemasaran. Di sisi lain, kualitas produk yang baik dan tingginya permintaan pasar menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan petani. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan strategi pemasaran yang lebih terintegrasi melalui penguatan kelembagaan petani, pemanfaatan teknologi informasi, dan peningkatan akses pasar guna mendukung keberlanjutan usaha tani cabai merah.References
Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Hortikultura Indonesia 2024. Badan Pusat Statistik.
Cicelia, N. A., Rosanti, N., & Rahmalia, D. (2025). Analisis sistem pemasaran cabai merah di Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Ilmu Agribisnis: Journal of Agribusiness Science, 13(1), 72–79. https://doi.org/10.23960/jiia.v13i1.9540
Kotler, P., & Keller, K. L. (2022). Marketing Management (16th ed.). Pearson.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2023). Statistik Hortikultura 2023. Direktorat Jenderal Hortikultura.
Melati, N. S. K. (2025). Strategi pemasaran komoditas cabai (Studi kasus di Kelompok Tani Sidoluhur, Desa Cabeyan, Kabupaten Sukoharjo). Paradigma Agribisnis, 8(2). https://doi.org/10.33603/jpa.v8i2.11342
Saruan, T. J., & Rembang, V. V. (2025). Analisis strategi pemasaran produk pertanian dengan dukungan teknologi digital di pedesaan. Jurnal Agribisnis.
Sibuea, M. B., Sulastri, S., Sibuea, F. A., Martial, T., Fitriani, F., & Mukhlis, M. (2025). Analisis pemasaran cabai merah dengan pendekatan structure conduct and performance di Langkat. AGRIBIOS. https://doi.org/10.36841/agribios.v23i1.5781
Sugandi, I. M., Sukmawani, R., & Rini, N. K. (2025). Strategi pemasaran produk cabai merah keriting di CV. Tamara Agro Indonesia. Agri Wiralodra, 17(2), 98–108. https://doi.org/10.31943/agriwiralodra.v17i2.149
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi ke-2). Alfabeta.
Veliadona, C. R., Suyono, S., & Nurdiani, U. (2022). Efisiensi pemasaran cabai merah keriting di Kecamatan Ambal Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. MAHATANI: Jurnal Agribisnis, 5(2). https://doi.org/10.52434/mja.v5i2.2054
Apriyanto, M. T., & Chofyan, I. (2021). Strategi pengembangan agribisnis cabai merah di kawasan agropolitan Kabupaten Ciamis. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 16(1), 9–16. https://doi.org/10.29313/jpwk.v16i1.285
Lubis, F. A., Harisudin, M., & Fajarningsih, R. U. (2020). Strategi pengembangan agribisnis cabai merah di Kabupaten Sleman dengan metode Analytical Hierarchy Process. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 5(2), 119–128. https://doi.org/10.18196/agr.5281
Fazrulliansyah, F., Andrie, B. M., & Nurahman, I. S. (2025). Strategi pemasaran cabai merah besar di Desa Cibeureum Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroinfo Galuh. https://doi.org/10.25157/jimag.v12i1.17415
Saputra, A. R., Setiawan, I., & Setia, B. (2022). Analisis efisiensi pemasaran cabai merah varietas Tanjung. Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH.
Food and Agriculture Organization. (2023). The State of Food and Agriculture 2023. FAO.
Food and Agriculture Organization. (2024). FAOSTAT Crops and Livestock Products. FAO.
Organisation for Economic Co-operation and Development. (2023). Agricultural Policy Monitoring and Evaluation 2023. OECD.
World Bank. (2024). Food Security Update. World Bank.
United Nations. (2023). Sustainable Development Goals Report 2023. United Nations.
International Food Policy Research Institute. (2023). Global Food Policy Report 2023. IFPRI.